In This Ekonomi, Ini Cara Efektif Mengelola Keuangan di Tengah Inflasi
Biaya hidup yang terus meningkat menuntut pengelolaan keuangan yang lebih disiplin. Simak delapan langkah praktis agar kondisi finansial tetap aman hingga akhir
Ilustrasi mobil listrik atau kendaraan listrik. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—BYD Great Tang resmi diperkenalkan sebagai SUV listrik flagship yang disiapkan menantang dominasi Mercedes GLS dan Tesla Model X. Mengusung arsitektur 1000V serta dukungan pengisian daya 1 Megawatt, model ini dijadwalkan meluncur pada 5 Maret 2026.
Model ini diposisikan sebagai penantang langsung Mercedes-Benz GLS, sekaligus membidik ceruk kendaraan listrik kelas atas yang selama ini dihuni Mercedes-Benz EQS SUV dan Tesla Model X.
Mengutip laporan Carnews China, manajemen BYD memastikan peluncuran resmi akan digelar pada 5 Maret 2026. Informasi tersebut disampaikan oleh Lu Tian, General Manager Divisi Penjualan BYD Dynasty.
Secara dimensi, BYD Great Tang hadir dengan panjang 5.302 milimeter dan jarak sumbu roda 3.130 milimeter. Ukuran tersebut menempatkannya sejajar dengan Mercedes GLS di kelas SUV bongsor tujuh penumpang. Kabin diklaim lapang dan dirancang menghadirkan pengalaman premium untuk menandingi produk Eropa dan Amerika.
Keunggulan utama BYD Great Tang terletak pada fondasi teknologinya. SUV ini mengadopsi Super e-Platform dengan arsitektur kelistrikan 1000 volt. Sistem tegangan tinggi tersebut diklaim mampu meningkatkan efisiensi daya sekaligus mendukung pengisian baterai dalam waktu sangat singkat—melampaui mayoritas SUV listrik premium yang masih menggunakan sistem tegangan lebih rendah.
Kemampuan pengisian daya menjadi sorotan utama. Great Tang mendukung input hingga 1000 kW atau setara 1 Megawatt. "Setup ini, dikombinasikan dengan baterai 10C flash charging dan arus 1000A, diproyeksikan memberikan daya pengisian hingga 1000 kW," demikian tertulis dalam laporan spesifikasi. Dengan teknologi tersebut, proses pengisian daya untuk kendaraan berbobot sekitar 3,5 ton dapat berlangsung hanya dalam hitungan menit.
Dari sisi performa, SUV listrik ini mampu mencapai kecepatan puncak 250 kilometer per jam. Catatan tersebut menempatkannya sejajar dengan Tesla Model X dalam hal akselerasi dan performa jalan bebas hambatan. Untuk menunjang kenyamanan, BYD menyematkan opsi suspensi udara guna menjaga stabilitas dan kenyamanan berkendara, bahkan pada kecepatan tinggi.
Desain eksterior tetap mempertahankan karakter SUV konvensional yang gagah dan elegan. Penggunaan velg 21 inci serta panoramic sunroof sebagai fitur standar memperkuat kesan premium. Strategi ini dinilai menyasar konsumen Mercedes GLS yang menginginkan kemewahan klasik, bukan pendekatan desain futuristik minimalis.
Tak hanya produk, BYD juga memperkuat strategi lewat pengembangan infrastruktur pengisian daya “Megawatt Flash Charging”. Langkah tersebut diproyeksikan menjadi tandingan ekosistem Supercharger milik Tesla. Dengan durasi pengisian yang semakin singkat, BYD Great Tang menawarkan alternatif mobilitas jarak jauh tanpa ketergantungan bahan bakar fosil.
Peluncuran BYD Great Tang pada 5 Maret 2026 akan menjadi momen penting dalam persaingan SUV premium global. Menggabungkan dimensi setara GLS, performa sekelas Tesla, dan teknologi baterai 1000V, BYD Great Tang berpotensi menggeser peta persaingan di segmen kendaraan listrik kelas atas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Biaya hidup yang terus meningkat menuntut pengelolaan keuangan yang lebih disiplin. Simak delapan langkah praktis agar kondisi finansial tetap aman hingga akhir
Polri memastikan situasi Indonesia tetap kondusif meski sejumlah mal memasang pagar tinggi dan meminta masyarakat tidak terpancing isu keamanan.
Wings Air resmi membuka rute Kualanamu–Mandailing Natal untuk memperkuat konektivitas dan mempercepat mobilitas di Sumatera Utara.
Mazda meluncurkan All-New CX-5 di GIIAS 2026 dengan desain baru, fitur keselamatan lebih lengkap, dan harga mulai Rp599 juta.
Uni Eropa menyerukan penguatan perbatasan setelah krisis migrasi di Ceuta, sementara hampir 70.000 imigran telah kembali ke Maroko.
Kejagung menggeledah rumah Febrie Adriansyah di Kebayoran Baru dan menyita dokumen terkait penyidikan dugaan TPPU.