Masih Sulit Menabung Bisa Jadi Tanda Posisi Ekonomi Anda
Penurunan kemiskinan ekstrem di Indonesia menyoroti lima indikator yang sering digunakan untuk mengenali kondisi kelas menengah bawah dan kelas bawah.
Foto ilustrasi Whatssapp. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Pengguna WhatsApp di Indonesia perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko kebocoran data dan pembobolan akun. Tanpa disadari, aplikasi ini menyimpan banyak informasi sensitif seperti kontak, lokasi, hingga riwayat percakapan.
Namun, WhatsApp sebenarnya telah menyediakan sejumlah fitur keamanan tersembunyi yang dapat membantu melindungi akun dari penipuan, penyadapan, hingga peretasan. Sayangnya, fitur ini belum banyak dimanfaatkan pengguna.
Dengan mengaktifkan fitur-fitur berikut, risiko kejahatan siber dapat ditekan secara signifikan. Berikut empat fitur penting yang wajib Anda aktifkan sekarang juga:
1. Blokir Otomatis Pesan dari Nomor Tidak Dikenal
Pesan dari nomor asing sering kali menjadi pintu masuk penipuan atau phishing. Fitur ini berfungsi menyaring bahkan memblokir pesan dari akun mencurigakan secara otomatis.
Dengan mengaktifkannya, pengguna tidak lagi terganggu oleh spam dan risiko pencurian data dapat diminimalkan.
Cara mengaktifkan:
Buka WhatsApp → Settings → Privacy → Advanced → Aktifkan “Block unknown account messages”.
2. Lindungi Alamat IP Saat Panggilan
Saat melakukan panggilan, alamat IP Anda berpotensi terlacak oleh pihak lain. Fitur ini mengalihkan koneksi melalui server WhatsApp untuk menyamarkan lokasi pengguna.
Meski kualitas panggilan bisa sedikit menurun, keamanan dan privasi menjadi jauh lebih terjaga.
Cara mengaktifkan:
Buka WhatsApp → Settings → Privacy → Advanced → Aktifkan “Protect IP address in calls”.
3. Nonaktifkan Pratinjau Tautan
Fitur pratinjau tautan dapat membuka celah pelacakan karena mengambil data dari situs eksternal. Ini juga berpotensi mengarahkan pengguna ke link berbahaya.
Dengan menonaktifkannya, pengguna dapat mengurangi risiko pelacakan dan ancaman phishing.
Cara mengaktifkan:
Buka WhatsApp → Settings → Privacy → Advanced → Nonaktifkan “Link previews”.
4. Aktifkan Strict Account Settings
Fitur ini memberikan perlindungan ekstra dengan pengaturan keamanan yang lebih ketat, terutama bagi pengguna berisiko tinggi seperti jurnalis atau figur publik.
Saat diaktifkan, beberapa fitur mungkin dibatasi demi meningkatkan keamanan akun secara keseluruhan.
Cara mengaktifkan:
Buka WhatsApp → Settings → Privacy → Advanced → Aktifkan “Strict account settings”.
Dengan mengaktifkan fitur keamanan WhatsApp ini, pengguna dapat meminimalkan risiko pembobolan akun, penipuan, hingga kebocoran data pribadi. Pengaturan ini mudah dilakukan dan menjadi langkah penting untuk menjaga keamanan digital di era serba online.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penurunan kemiskinan ekstrem di Indonesia menyoroti lima indikator yang sering digunakan untuk mengenali kondisi kelas menengah bawah dan kelas bawah.
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.
Distribusi Minyakita melalui BUMN mencapai 50,16%, namun harga rata-rata nasional masih berada di atas HET Rp15.700 per liter.
PDIP Kota Yogyakarta menanam 300 pohon, menggelar simulasi bencana, dan pelayanan kesehatan lansia saat pelantikan pengurus.
Samsung Galaxy Watch Ultra2 hadir dengan fitur kesehatan berbasis AI untuk trail running, diving, dan pemantauan kebugaran harian.
Fenomena upwelling di Waduk Kedung Ombo Boyolali menyebabkan 10 ton ikan mati dan kerugian petani KJA mencapai Rp247 juta.