Asupan Zat Besi Anak Baru 65,8 Persen, Ini Dampaknya
Asupan zat besi anak Indonesia baru 65,8 persen dari AKG. Dokter RSCM mengingatkan dampaknya terhadap kognitif dan tumbuh kembang.
Supermoon - Foto dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, JOGJA—Fenomena bulan purnama yang dikenal sebagai Pink Moon dapat disaksikan masyarakat pada Rabu (1/4/2026) malam hingga Kamis dini hari. Momen ini menjadi salah satu peristiwa astronomi menarik yang bisa diamati tanpa alat khusus.
Profesor astronomi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional, Thomas Djamaluddin, menjelaskan fenomena ini dapat diamati sejak waktu magrib hingga menjelang matahari terbit.
“Purnama pink tahun ini terjadi pada Rabu malam hingga Kamis, 1–2 April 2026,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).
Menurutnya, masyarakat dapat menyaksikan fenomena ini secara langsung tanpa bantuan alat, meski penggunaan teleskop atau kamera dapat membantu mendapatkan visual yang lebih detail.
“Dapat diamati tanpa alat atau dengan teleskop plus kamera,” tambahnya.
Bukan Berwarna Pink
Thomas menegaskan, fenomena Pink Moon sejatinya adalah bulan purnama biasa yang tidak berwarna merah muda. Warna bulan tetap terlihat putih kekuningan seperti purnama pada umumnya. Istilah “Pink Moon” berasal dari tradisi di Amerika Serikat yang digunakan untuk menamai purnama di bulan April, bukan karena perubahan warna bulan.
“Warnanya bukan pink, sama dengan purnama umumnya. Itu hanya penamaan,” jelasnya.
Fenomena ini juga dipastikan aman untuk diamati dan tidak menimbulkan dampak negatif bagi manusia. Namun, seperti purnama pada umumnya, akan terjadi peningkatan pasang air laut akibat posisi Bulan dan Matahari yang hampir segaris dengan Bumi.
Waktu Terbaik Menyaksikan Pink Moon
Berdasarkan data dari Time and Date, waktu terbaik untuk menikmati Pink Moon adalah sesaat setelah bulan terbit, yakni sekitar waktu magrib. Pada posisi tersebut, bulan akan terlihat lebih besar karena efek ilusi optik atmosfer. Selain itu, cahaya bulan juga tampak lebih hangat dengan nuansa keemasan. Fenomena Pink Moon menjadi momen menarik bagi masyarakat untuk menikmati keindahan langit malam. Meski hanya purnama biasa, efek visual saat bulan terbit menjadikannya pengalaman yang sayang untuk dilewatkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Asupan zat besi anak Indonesia baru 65,8 persen dari AKG. Dokter RSCM mengingatkan dampaknya terhadap kognitif dan tumbuh kembang.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000.
Airlangga Hartarto memastikan pasokan Pertalite dan biodiesel Indonesia aman hingga akhir 2026 meski konflik global memengaruhi harga energi.