Perkuat Kualitas Layanan Kebidanan Melalui Transformasi Digital
Di era modern, layanan kesehatan mengalami perubahan pesat seiring dengan kemajuan teknologi informasi.
Foto ilustrasi bermain game. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Industri game Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan pesat seiring berkembangnya sektor digital. Sejumlah developer game lokal kini berhasil menembus pasar global dengan kualitas storyline, grafis, dan gameplay yang semakin inovatif serta kompetitif di kancah internasional.
Perkembangan industri game Indonesia tidak hanya ditandai dengan meningkatnya jumlah pengembang, tetapi juga keberhasilan mereka menghadirkan karya yang mampu bersaing di tingkat dunia. Dari game mobile hingga PC dan konsol, kualitas produksi developer lokal kian diakui secara global.
Berikut enam developer game Indonesia yang sukses mendunia beserta karya populernya:
1. Agate International
Studio game berbasis di Bandung ini didirikan pada 2009 oleh 18 mahasiswa dan telah berkembang menjadi salah satu pengembang terbesar di Indonesia. Agate telah merilis lebih dari 50 judul game di berbagai platform seperti Android, iOS, PlayStation, Nintendo Switch, dan Steam. Beberapa karya terkenalnya antara lain Valthirian Arc, Code Atma, Rage in Peace, serta Kukoos: Lost Pets.
2. Mojiken Studio
Berasal dari Surabaya, Mojiken dikenal lewat pendekatan visual artistik yang kuat dan narasi berbasis budaya lokal. Didirikan pada 2014, studio ini mencuri perhatian lewat kolaborasinya dengan Toge Productions dalam game A Space for the Unbound.
3. Toge Productions
Developer yang berbasis di Tangerang ini berdiri sejak 2009 dan dikenal dengan gaya visual estetik serta cerita yang emosional. Karya populernya antara lain Coffee Talk, When The Past Was Around, dan She and the Light Bearer. Toge Productions juga telah meraih berbagai penghargaan global seperti BAFTA dan Indie Awards.
4. GameChanger Studio
Studio yang berdiri di Jakarta sejak 2013 ini telah menghasilkan lebih dari 30 game. Mereka dikenal lewat karya seperti My Lovely Daughter dan 1998: The Toll Keeper Story yang mengangkat isu sosial dengan pendekatan naratif yang kuat.
5. Digital Happiness
Developer asal Bandung ini menjadi pelopor game horor lokal sejak berdiri pada 2013. Karya terkenalnya, DreadOut dan DreadOut 2, sukses menembus pasar global dengan mengangkat mitologi dan urban legend khas Indonesia.
6. Rolling Glory Jam
Masih dari Bandung, studio ini fokus pada pengembangan game bergenre RPG dan action dengan kualitas grafis tinggi. Beberapa karya yang berhasil dikenal luas antara lain What Comes After dan Hello Goodboy yang telah dipasarkan secara global di berbagai platform.
Keberhasilan para developer game Indonesia ini menjadi bukti bahwa industri game nasional memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan bersaing di pasar internasional, seiring meningkatnya kualitas produksi serta dukungan terhadap ekosistem industri kreatif digital.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Di era modern, layanan kesehatan mengalami perubahan pesat seiring dengan kemajuan teknologi informasi.
PT Importa Jaya Abadi (Importa) meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas pencapaian penjualan 1 juta unit lemari pakaian besi
Kasus Ebola di Kongo meningkat. Dosen UMY mengingatkan Indonesia memperkuat kewaspadaan, deteksi dini, dan sistem kesehatan menghadapi ancaman penyakit menular.
Kemhan mengevaluasi total Latsarmil SPPI 2026 usai lima peserta meninggal, mencakup seleksi kesehatan, latihan fisik, dan metode pembelajaran.
Bareskrim menyelidiki 15 perusahaan yang diduga menjadi sponsor 321 WNA dalam kasus sindikat judi online Hayam Wuruk.
Xpeng G6 AWD resmi meluncur di Indonesia dengan motor ganda, tenaga 358 kW, akselerasi 4,13 detik, dan identitas baru Black Edition.