India Minta WhatsApp Tunda Fitur Username karena Risiko Penipuan
India minta WhatsApp tunda fitur username karena khawatir dipakai penjahat siber. WhatsApp membela diri dengan perlindungan berlapis. Fitur ini masih opsional.
Google Chrome - Google
Harianjogja.com, JOGJA—Google mulai menghadirkan fitur privasi baru di browser Chrome yang memungkinkan pengguna menyamarkan lokasi saat mengakses situs web. Lewat fitur bernama approximate location, pengguna kini dapat memilih membagikan lokasi perkiraan tanpa harus memberikan titik koordinat yang terlalu akurat.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Google meningkatkan perlindungan privasi di tengah kekhawatiran pengguna terkait pelacakan lokasi digital yang semakin masif.
Sebelumnya, situs web yang meminta akses lokasi melalui Chrome biasanya akan menerima koordinat cukup detail jika pengguna memberikan izin. Dengan sistem baru ini, Chrome menyediakan opsi tambahan agar pengguna hanya membagikan lokasi kasar atau approximate location.
Artinya, website tetap bisa menampilkan layanan berbasis wilayah seperti prakiraan cuaca, rekomendasi tempat terdekat, hingga pencarian lokal tanpa mengetahui posisi pengguna secara presisi.
Google menghadirkan fitur tersebut melalui pembaruan geolocation API terbaru di Chrome. Saat sebuah situs meminta akses lokasi, browser akan memberikan pilihan tingkat akurasi lokasi yang ingin dibagikan pengguna.
Pendekatan ini dinilai memberi keseimbangan antara kenyamanan penggunaan layanan digital dan perlindungan data pribadi.
Konsep approximate location sebenarnya bukan hal baru. Sistem serupa sebelumnya telah diterapkan di Android dan iOS melalui pengaturan lokasi kasar pada aplikasi tertentu.
Kini, fitur tersebut mulai diperluas ke browser Chrome agar perlindungan privasi pengguna semakin menyeluruh, baik di perangkat desktop maupun Android.
Pembaruan ini juga dianggap penting karena data lokasi menjadi salah satu informasi paling sensitif di era digital. Dalam beberapa tahun terakhir, lokasi pengguna sering dimanfaatkan untuk kebutuhan iklan tertarget, analitik perilaku, hingga pelacakan aktivitas online.
Dengan approximate location, risiko penyalahgunaan data lokasi oleh situs atau layanan pihak ketiga diharapkan dapat ditekan.
Meski demikian, fitur ini tetap memungkinkan layanan berbasis lokasi berjalan normal. Pengguna masih dapat menerima rekomendasi restoran, informasi cuaca, atau hasil pencarian wilayah sekitar tanpa harus membocorkan posisi detail mereka.
Google disebut akan menggulirkan fitur ini secara bertahap melalui pembaruan Chrome terbaru. Pengguna desktop maupun Android diperkirakan akan mulai mendapatkannya dalam waktu dekat.
Ke depan, Google juga disebut terus menyiapkan fitur keamanan dan privasi tambahan di Chrome untuk menjawab meningkatnya kekhawatiran publik terkait keamanan data digital.
Bagi pengguna internet yang semakin peduli soal privasi, fitur approximate location bisa menjadi solusi baru agar aktivitas browsing tetap nyaman tanpa harus menyerahkan data lokasi secara penuh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
India minta WhatsApp tunda fitur username karena khawatir dipakai penjahat siber. WhatsApp membela diri dengan perlindungan berlapis. Fitur ini masih opsional.
Pemerintah menargetkan 40 ribu Kopdes Merah Putih mulai beroperasi Oktober 2026 untuk memperkuat ekonomi desa dan layanan masyarakat.
MTA Pakem dan RSA UGM gelar donor darah di Sleman. Diikuti 150 peserta, bantu penuhi kebutuhan stok darah.
Jadwal KRL Jogja–Solo Minggu 5 Juli 2026 lengkap dari Jogja hingga Palur. Tarif Rp8.000, cek jam keberangkatan terbaru.
Pemerintah targetkan 40.000 Kopdes Merah Putih beroperasi Oktober 2026 untuk dorong ekonomi desa dan distribusi bantuan.
Jadwal KRL Jogja–Solo Minggu 5 Juli 2026 lengkap dari Jogja hingga Palur. Tarif Rp8.000, cek jam keberangkatan terbaru.