Mobil Listrik Kian Diminati di Jogja, Begini Cara Memilih yang Pas

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Selasa, 12 Mei 2026 16:07 WIB
Mobil Listrik Kian Diminati di Jogja, Begini Cara Memilih yang Pas

Suasana INDOMOBIL Expo 2026 di Pakuwon Mall Jogja, 12–17 Mei 2026, Selasa (12/5/2026). Ist

Harianjogja.com, JOGJA—Penggunaan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah terus menunjukkan tren peningkatan yang signifikan. Perkembangan ini tidak hanya terlihat dari jumlah kendaraan yang bertambah, tetapi juga dari semakin aktifnya penggunaan infrastruktur pengisian daya.

Data terbaru mencatat, jumlah mobil listrik berpelat AB di DIY telah mencapai sekitar 1.200 unit. Sementara itu, kendaraan listrik roda dua bahkan melampaui 3.000 unit. Tak hanya itu, aktivitas pengisian daya kendaraan listrik meningkat tajam hingga empat sampai lima kali lipat secara tahunan.

Senior Manager Niaga PLN Yogyakarta, Deny Setiawan, menyebut tren ini sebagai sinyal positif menuju masa depan energi yang lebih bersih.

“Ini menunjukkan penggunaan EV (kendaraan listrik) di DIY cukup signifikan, harapannya eksponsional,” katanya, di sela menghadiri INDOMOBIL Expo 2026 di Pakuwon Mall Jogja, 12–17 Mei 2026.

Untuk mendukung pertumbuhan tersebut, PLN terus memperluas jaringan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Saat ini, tercatat ada 32 mesin SPKLU milik PLN di DIY, ditambah 73 unit dari pihak swasta, serta sekitar 700 titik home charging yang digunakan masyarakat.

INDOMOBIL Expo Dorong Adopsi Kendaraan Listrik

Momentum pertumbuhan ini juga diperkuat dengan kehadiran INDOMOBIL Expo Jogja 2026 yang menghadirkan berbagai merek kendaraan listrik global dalam satu lokasi. Mulai dari Changan, Citroën, GAC AION, Maxus, Volkswagen, hingga Indomobil eMotor.

Santiko Wardoyo, CEO INDOMOBIL Dealership Group, menegaskan bahwa expo ini bukan sekadar ajang pameran.

“Melalui INDOMOBIL Expo Jogja, kami ingin memperlihatkan bahwa kendaraan listrik kini semakin relevan untuk kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia, termasuk di DIY dan Jawa Tengah. Tidak hanya dari sisi teknologi, tetapi juga kemudahan kepemilikan, efisiensi penggunaan, serta kesiapan ekosistem pendukungnya,” ujar Santiko.

Berbagai model yang ditampilkan, seperti AION V, Hyptec HT, Citroën eC3, hingga Volkswagen ID. Buzz, menawarkan pilihan yang beragam sesuai kebutuhan—mulai dari kendaraan harian hingga mobil keluarga dan premium.

“Penggunaan kendaraan listrik bisa lebih hemat bahan bakar, karena saat ini harga BBM kan juga naik terus,” tutupnya.

Tips Memilih Mobil Listrik yang Tepat

Seiring meningkatnya minat masyarakat, memilih mobil listrik yang sesuai kebutuhan menjadi hal penting. Berikut beberapa tips yang bisa dipertimbangkan:

1. Sesuaikan dengan kebutuhan harian

Pilih mobil listrik dengan jarak tempuh yang sesuai aktivitas. Untuk penggunaan dalam kota seperti Jogja, EV dengan range menengah sudah cukup ideal.

2. Perhatikan ketersediaan SPKLU

Pastikan lokasi tempat tinggal atau rute harian memiliki akses ke SPKLU atau memungkinkan pemasangan home charging.

3. Hitung efisiensi biaya

Bandingkan biaya operasional listrik dengan BBM. Mobil listrik umumnya lebih hemat dalam jangka panjang.

4. Cek fitur dan teknologi

Perhatikan fitur keselamatan, kenyamanan, serta teknologi yang ditawarkan, seperti sistem bantuan berkendara dan konektivitas.

5. Pertimbangkan layanan purna jual

Pastikan merek yang dipilih memiliki jaringan servis dan ketersediaan suku cadang yang memadai.

Dengan tren yang terus meningkat, dukungan infrastruktur yang semakin luas, serta hadirnya berbagai pilihan kendaraan di pasaran, mobil listrik kini menjadi alternatif yang semakin realistis bagi masyarakat Jogja. Tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga menawarkan efisiensi dan kenyamanan untuk mobilitas sehari-hari.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online