Apple Music Rilis Discovery Station untuk Cari Lagu Baru
Apple Music menghadirkan Discovery Station, fitur rekomendasi musik baru berbasis algoritma personal untuk menemukan lagu baru.
iPhone 17. - Apple
Harianjogja.com, JOGJA—Ketergantungan panjang Apple terhadap TSMC mulai menunjukkan perubahan signifikan. Setelah bertahun-tahun mengandalkan penuh manufaktur chip dari Taiwan, Apple kini mulai menguji produksi sebagian chip perangkatnya melalui Intel di Amerika Serikat.
MacRumors, Minggu (17/5/2026) melaporkan, langkah ini bukan berarti Apple akan meninggalkan TSMC dalam waktu dekat. Sebaliknya, strategi tersebut dipandang sebagai langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas rantai pasok sekaligus mengurangi risiko ketergantungan pada satu pemasok utama di tengah ketidakpastian global.
Analis rantai pasok teknologi Ming-Chi Kuo menyebut Intel telah memulai produksi skala kecil chip kategori low-end dan legacy menggunakan teknologi manufaktur 18A-P series dengan metode Foveros packaging. Sebagian besar pesanan awal disebut berasal dari lini iPhone.
Tahapan implementasi kerja sama ini juga dilakukan bertahap. Pada 2026, fokus Apple masih sebatas menguji kualitas dan stabilitas produksi Intel. Memasuki 2027 hingga 2028, volume produksi diperkirakan meningkat menuju skala massal sebelum kembali disesuaikan pada 2029 mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar.
Kabar tersebut sempat memengaruhi pasar global. Saham TSMC dilaporkan turun sekitar 1,5% setelah isu kerja sama Apple dan Intel beredar luas. Meski demikian, TSMC diperkirakan tetap menjadi pemasok utama Apple dengan porsi lebih dari 90% untuk beberapa tahun mendatang, terutama untuk perangkat flagship seperti iPhone Pro dan MacBook Pro.
Ada sejumlah faktor yang mendorong Apple mulai membuka diri terhadap Intel.
Salah satunya adalah tekanan geopolitik Amerika Serikat. Pemerintah AS terus mendorong perusahaan teknologi besar meningkatkan produksi domestik demi mengurangi ketergantungan terhadap manufaktur Asia Timur. Dengan melibatkan Intel, Apple dinilai dapat memperkuat komitmen produksi dalam negeri tanpa harus langsung melepas teknologi manufaktur canggih TSMC.
Faktor lain datang dari ledakan industri kecerdasan buatan atau AI. Permintaan chip AI dari perusahaan seperti NVIDIA, Google, dan Meta membuat kapasitas produksi node canggih TSMC semakin padat.
Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran Apple terkait ketersediaan pasokan chip untuk iPhone dan Mac di masa depan. CEO Apple Tim Cook sebelumnya juga pernah mengakui keterbatasan pasokan chip sempat menghambat pertumbuhan beberapa produk perusahaan.
Selain menjaga pasokan, diversifikasi pemasok juga memberi keuntungan dari sisi bisnis. Dengan memiliki alternatif selain TSMC, Apple dapat meningkatkan posisi tawar dalam negosiasi biaya produksi sekaligus meminimalkan risiko jika salah satu pemasok menghadapi kendala operasional.
Bagi konsumen, dampaknya kemungkinan belum akan terasa dalam waktu dekat. Chip Intel saat ini diproyeksikan hanya digunakan untuk perangkat entry-level atau model lawas. Produk flagship Apple masih akan memakai chip produksi TSMC yang dikenal unggul dari sisi performa dan efisiensi daya.
Namun dalam jangka panjang, strategi diversifikasi ini berpotensi membuat pasokan perangkat Apple lebih stabil, mengurangi risiko kelangkaan produk, hingga membuka peluang efisiensi biaya produksi yang dapat memengaruhi harga jual perangkat di pasar.
Jika di masa depan muncul perbandingan kualitas “chip Intel vs TSMC” pada perangkat Apple, isu tersebut diperkirakan akan menjadi perhatian besar industri teknologi global. Meski begitu, proses transisi saat ini berjalan perlahan dan lebih bersifat strategis dibanding revolusioner.
Keputusan Apple menggandeng Intel menunjukkan perubahan besar dalam peta persaingan industri semikonduktor dunia. Dengan tetap mempertahankan TSMC sebagai pemasok utama sambil membangun alternatif baru melalui Intel, Apple berusaha memastikan rantai pasoknya tetap aman di tengah tekanan geopolitik dan persaingan AI yang semakin agresif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Apple Music menghadirkan Discovery Station, fitur rekomendasi musik baru berbasis algoritma personal untuk menemukan lagu baru.
Program Beasiswa Santri Jateng 2026 masih dibuka hingga Juli. Pendaftar sudah mencapai 825 santri untuk studi dalam dan luar negeri.
Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas guguran sejauh 2 kilometer pada Minggu malam. BPPTKG minta warga tetap waspada.
AHY memastikan penyesuaian tarif tiket pesawat dilakukan terukur di tengah kenaikan harga energi dunia akibat konflik Timur Tengah.
Mario Suryo Aji turun ke posisi 24 klasemen Moto2 2026 setelah absen di Catalunya akibat cedera. Manuel Gonzalez kukuh di puncak.
Pelajar asal Ngampilan tewas dibacok dalam aksi klitih di Kotabaru Jogja setelah diduga dikejar pelaku dari Jalan Magelang.