Kemenkes Tegaskan Nakes Berhak Tolak Layanan Saat Diintimidasi
Kemenkes menegaskan tenaga medis dan nakes berhak menghentikan pelayanan jika mengalami intimidasi, sesuai UU Kesehatan.
Media sosial X - ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, JAKARTA— Platform media sosial X kian agresif mendorong pengguna untuk berlangganan layanan premium dengan menghadirkan pembatasan baru bagi akun yang belum terverifikasi. Kebijakan ini memicu pro dan kontra karena dinilai membatasi kebebasan pengguna dalam berinteraksi.
Berdasarkan laporan terbaru, pengguna tanpa centang biru kini hanya dapat membuat maksimal 50 unggahan per hari. Selain itu, jumlah balasan juga dibatasi hingga 200 respons dalam sehari. Aturan ini jauh lebih ketat dibandingkan kebijakan sebelumnya yang masih memberikan ruang hingga ribuan unggahan per hari.
Informasi pembatasan tersebut terungkap melalui pembaruan di halaman pusat bantuan X. Dalam penjelasannya, perusahaan menyebutkan bahwa pembatasan ini berlaku khusus untuk akun yang belum terverifikasi, sementara pengguna berbayar mendapatkan fleksibilitas lebih besar.
Langkah ini disebut-sebut sebagai strategi untuk menekan aktivitas spam dan akun bot yang selama ini menjadi masalah klasik di platform tersebut. Dengan membatasi jumlah interaksi, X berharap kualitas percakapan menjadi lebih sehat dan relevan.
Tak hanya itu, kebijakan ini juga memperkuat arah bisnis X yang semakin berfokus pada model langganan. Sejak perubahan besar yang dilakukan dalam beberapa tahun terakhir, platform ini terus menambahkan fitur eksklusif bagi pengguna berbayar, termasuk prioritas visibilitas, fitur edit unggahan, hingga monetisasi konten.
Namun demikian, pembatasan ini memunculkan kekhawatiran di kalangan pengguna aktif. Bagi mereka yang terbiasa mencuit dalam jumlah besar—seperti kreator konten, pegiat komunitas, maupun pelaku bisnis digital—aturan baru ini dinilai dapat menghambat produktivitas.
Di sisi lain, tidak sedikit pengguna yang menilai kebijakan ini sebagai langkah realistis untuk menjaga ekosistem platform tetap sehat. Pembatasan dinilai bisa mengurangi banjir konten tidak berkualitas yang kerap mengganggu pengalaman pengguna.
Adapun untuk menikmati fitur tanpa batasan ketat, pengguna dapat berlangganan layanan premium dengan biaya mulai dari sekitar 3 dolar AS per bulan atau setara Rp50 ribuan. Paket tahunan juga tersedia dengan harga yang lebih hemat.
Ke depan, kebijakan ini berpotensi memicu pergeseran perilaku pengguna. Sebagian mungkin memilih berlangganan, sementara lainnya bisa saja beralih ke platform alternatif yang menawarkan kebebasan lebih besar tanpa batasan unggahan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemenkes menegaskan tenaga medis dan nakes berhak menghentikan pelayanan jika mengalami intimidasi, sesuai UU Kesehatan.
Belasan ruas jalan di Kulonprogo diperbaiki sepanjang Juni 2026. DPUPKP fokus tingkatkan keselamatan dan kelancaran akses warga.
Dua pemuda tertangkap warga saat mencuri besi proyek KDMP di Bantul. Polisi dalami kemungkinan keterlibatan pelaku lain.
Mesir mengalahkan Australia 4-2 lewat adu penalti dan lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. The Pharaohs mengakhiri penantian sejak 1934.
Cek jadwal KRL Solo–Jogja Sabtu 4 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, perjalanan fleksibel.
Kecelakaan di Gedong Kuning Bantul tewaskan satu pengendara. Diduga akibat melawan arus, satu korban lainnya luka serius.