WPSplinter Ancam Router Wi-Fi, Ini Cara Melindungi Jaringan Rumah
Celah WPSplinter pada perangkat lunak Wi-Fi Broadcom berpotensi membahayakan router. Simak risiko dan cara mengamankan jaringan rumah.
Galaxy Z Fold5 dan Z Flip5 (Samsung)
Harianjogja.com, JOGJA—Perubahan besar sedang menanti Anda pengguna ponsel Samsung. Aplikasi bawaan Samsung Messages yang selama ini menjadi sarana utama berkirim pesan di perangkat Galaxy dipastikan akan dihentikan secara bertahap setelah 17 tahun beroperasi sejak 2009. Keputusan ini menandai pergeseran penting dalam ekosistem komunikasi Samsung menuju standar perpesanan yang lebih modern.
Kebijakan ini tidak hanya sekadar mengganti aplikasi bawaan, tetapi juga menjadi bagian dari transisi global industri ponsel Android menuju sistem komunikasi berbasis Rich Communication Services (RCS) yang lebih aman dan seragam. Dampaknya langsung terasa bagi Anda yang masih aktif menggunakan Samsung Messages dalam aktivitas harian.
Samsung secara resmi mengarahkan pengguna untuk beralih ke Google Messages sebagai aplikasi utama. Ada tiga alasan utama di balik langkah ini. Pertama, dukungan penuh terhadap RCS yang memungkinkan fitur pesan lebih canggih dan aman. Kedua, peningkatan standar keamanan melalui enkripsi end-to-end. Ketiga, penyederhanaan ekosistem Android agar pembaruan fitur lebih cepat dan konsisten di semua perangkat.
Bagi Anda yang mengutamakan privasi, perubahan ini justru dinilai membawa peningkatan perlindungan data dalam komunikasi digital.
Namun, ada hal penting yang perlu diperhatikan. Penghentian layanan Samsung Messages akan dilakukan bertahap mulai Juli 2026, diawali di Amerika Serikat sebelum diperluas ke negara lain, termasuk Indonesia. Artinya, Anda masih memiliki waktu terbatas untuk melakukan persiapan agar tidak kehilangan riwayat percakapan penting.
Langkah paling krusial yang harus Anda lakukan adalah mencadangkan data pesan. Tanpa backup, risiko kehilangan chat lama bisa terjadi selama proses migrasi.
Untuk itu, tersedia beberapa opsi pencadangan yang bisa Anda pilih. Pertama, Google Drive yang paling praktis karena terhubung langsung dengan akun Android. Kedua, Samsung Cloud bagi Anda yang masih berada dalam ekosistem Samsung. Ketiga, penyimpanan eksternal seperti SSD atau perangkat USB yang lebih aman untuk data sensitif dan penting.
Setelah beralih ke Google Messages, Anda akan mendapatkan sejumlah fitur baru. Keunggulannya meliputi enkripsi end-to-end, dukungan pengiriman media berkualitas tinggi, indikator mengetik, serta reaksi emoji yang lebih modern. Aplikasi ini juga mendukung sinkronisasi lintas perangkat melalui web dan tablet.
Meski demikian, ada beberapa penyesuaian yang perlu Anda perhatikan. Proses sinkronisasi pesan lama bisa memakan waktu hingga 48 jam, dan tampilan antarmuka Google Messages berbeda dari gaya One UI Samsung yang sudah familiar bagi sebagian pengguna.
Dengan perubahan ini, Samsung menegaskan arah baru ekosistemnya di mana komunikasi berbasis RCS menjadi standar utama. Bagi Anda pengguna Galaxy, langkah terbaik saat ini adalah segera memperbarui Google Messages ke versi terbaru dan melakukan backup sebelum migrasi penuh diterapkan secara global.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Celah WPSplinter pada perangkat lunak Wi-Fi Broadcom berpotensi membahayakan router. Simak risiko dan cara mengamankan jaringan rumah.
Indonesia Kaya menghadirkan legenda Timun Mas dan Nyi Roro Kidul dalam delapan episode musikal vertikal yang tayang di TikTok.
Yusril menyoroti 23 definisi keuangan negara yang dinilai berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum bagi pengelola BUMN.
Bareskrim mengamankan WN Taiwan berinisial YCY terkait 1,16 ton ketamin senilai Rp3,48 triliun yang diangkut kapal MT Global 168.
DPRD Kota Jogja meminta pengawasan tarif parkir diperketat menjelang liburan. Pemkot juga didorong menambah kantong parkir dan mengatur lalu lintas.
Ekonomi ilegal global diperkirakan mencapai US$6 triliun pada 2025. Simak dampaknya dan empat pusat kejahatan terorganisasi di Asia Tenggara.