BYD Atto 3 Generasi Ketiga Resmi Meluncur Pakai RWD

Jumali
Jumali Jum'at, 22 Mei 2026 09:37 WIB
BYD Atto 3 Generasi Ketiga Resmi Meluncur Pakai RWD

BYD Atto 3/ Carnewschina

Harianjogja.com, JOGJA—BYD resmi meluncurkan generasi ketiga BYD Atto 3 atau Yuan Plus di pasar domestik Tiongkok pada 21 Mei 2026. Model terbaru ini hadir dengan perubahan besar mulai dari platform baru, teknologi pengisian daya super cepat, hingga sistem penggerak roda belakang atau Rear-Wheel Drive (RWD).

Peluncuran tersebut menjadi langkah penting bagi BYD untuk menahan penurunan penjualan di segmen SUV listrik yang kini semakin kompetitif, baik dari merek lokal Tiongkok maupun pabrikan Eropa.

Dilansir dari Carnewschina, BYD Atto 3 dipasarkan dalam empat varian dengan harga mulai 119.900 yuan atau sekitar Rp260 juta hingga 149.900 yuan untuk varian tertinggi. Di pasar global, termasuk Indonesia, mobil ini tetap menggunakan nama Atto 3, sementara di Tiongkok dipasarkan sebagai Yuan Plus.

Penggerak Kini Berubah ke RWD

Salah satu perubahan terbesar pada generasi terbaru Atto 3 adalah penggunaan platform e-Platform 3.0 Evo generasi terbaru milik BYD.

Jika generasi sebelumnya memakai sistem Front-Wheel Drive (FWD), kini BYD mengubah konfigurasi menjadi RWD untuk meningkatkan distribusi bobot, stabilitas, dan pengalaman berkendara.

BYD Atto 3 tersedia dalam dua pilihan motor listrik:

- 200 kW atau 272 hp dengan jarak tempuh hingga 540 km
- 240 kW atau 326 hp dengan jarak tempuh hingga 630 km

Kedua varian menggunakan baterai Blade generasi kedua berbasis Lithium Ferro Phosphate (LFP).

BYD juga membawa teknologi flash-charging terbaru yang menjadi salah satu sorotan utama pada Atto 3 generasi ketiga.

Mobil ini diklaim mampu mengisi daya dari 10 persen ke 70 persen hanya dalam waktu lima menit. Sementara pengisian dari 10 persen hingga 97 persen disebut membutuhkan waktu sekitar sembilan menit.

Untuk kapasitas baterai, tersedia dua opsi:

- 57,5 kWh untuk jarak tempuh 540 km
- 68,5 kWh untuk jarak tempuh 630 km

Teknologi tersebut menjadi senjata utama BYD untuk mengurangi kekhawatiran pengguna terhadap jarak tempuh maupun waktu pengisian baterai saat perjalanan jauh.

Generasi terbaru Atto 3 juga mengalami perubahan ukuran cukup signifikan. Panjang mobil kini mencapai 4.665 mm atau bertambah sekitar 210 mm dibanding model sebelumnya.

Sementara wheelbase bertambah 50 mm menjadi 2.770 mm yang membuat ruang kabin lebih lega untuk kebutuhan keluarga.

Desain eksterior kini memakai gagang pintu semi-tersembunyi serta lampu belakang full-width dengan pola anyaman.

BYD menyediakan delapan pilihan warna yang terdiri dari dua warna solid dan enam warna dual-tone.

Mobil ini juga memiliki frunk elektrik berkapasitas 180 liter yang dapat dibuka menggunakan fitur knock-to-open.

Di sektor teknologi, BYD menyematkan sistem bantuan mengemudi DiPilot 300 atau dikenal sebagai “God’s Eye B” di Tiongkok.

Sistem tersebut memadukan lidar dan 30 sensor pemantau yang memungkinkan fitur navigasi otomatis di jalan tol maupun area perkotaan.

Selain itu, tersedia pula fitur parkir otomatis, iTAC 2.0 untuk kontrol torsi cerdas, DiSus-C untuk pengaturan suspensi pintar, hingga TBC atau Tire Blowout Control guna menjaga stabilitas saat ban pecah.

Interior Makin Premium

Kabin Atto 3 terbaru juga mengalami peningkatan besar. Mobil ini memakai floating screen berukuran lebih besar dengan sistem DiLink terbaru.

Beberapa fitur premium yang dibawa antara lain:

- Head-up display (HUD)
- Wireless charging 50W
- Ventilasi dan pemanas kursi depan
- Setir berpemanas
- Sistem audio 16 speaker

BYD juga menambahkan sejumlah ruang penyimpanan unik seperti boks figurin di dashboard penumpang, laci bawah jok belakang, tempat kacamata, dan wadah tisu terintegrasi.


Peluncuran generasi ketiga Atto 3 dilakukan di tengah penurunan penjualan yang cukup tajam.

Model ini sempat mencatat penjualan bulanan tertinggi pada Agustus 2025 dengan 42.156 unit. Namun pada kuartal pertama 2026, penjualannya turun drastis menjadi 10.675 unit.

Karena itu, BYD mencoba memperkuat posisi Atto 3 lewat peningkatan dimensi, teknologi pengisian ultra cepat, serta fitur semi otonom yang biasanya hanya tersedia di mobil listrik premium.

Strategi tersebut diharapkan mampu mempertahankan dominasi BYD di pasar SUV listrik global yang kini semakin kompetitif.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online