ChatGPT Segera Bisa Bikin PowerPoint Lewat Suara

Jumali
Jumali Jum'at, 22 Mei 2026 10:07 WIB
ChatGPT Segera Bisa Bikin PowerPoint Lewat Suara

Ilustrasi Artificial Intelligence - Freepik

Harianjogja.com, JOGJA—OpenAI dikabarkan tengah mengembangkan integrasi baru antara ChatGPT dan Microsoft PowerPoint yang memungkinkan pengguna membuat presentasi hanya dengan berbicara.

Teknologi tersebut disebut memanfaatkan kemampuan voice AI untuk mengubah percakapan menjadi slide presentasi otomatis tanpa perlu menyusun desain maupun mengetik isi satu per satu.

Pengembangan ini dinilai menjadi langkah baru dalam tren produktivitas berbasis AI yang semakin mengandalkan interaksi alami seperti percakapan suara.

Laporan dari Digital Trends menyebut integrasi tersebut memungkinkan pengguna cukup menjelaskan topik presentasi secara lisan, lalu AI akan membantu menyusun isi slide, kerangka presentasi, hingga catatan pembicara secara otomatis.

Pengguna misalnya hanya perlu memberi instruksi seperti membuat presentasi tentang pemasaran digital atau laporan bisnis tertentu, kemudian sistem AI akan mengubahnya menjadi deck presentasi yang lebih terstruktur.

Pendekatan tersebut dikenal sebagai conversational productivity atau produktivitas berbasis percakapan, di mana AI berfungsi layaknya asisten digital yang dapat diajak berdialog secara langsung.

Tidak hanya membuat slide otomatis, integrasi antara ChatGPT dan Microsoft PowerPoint juga disebut mampu melakukan penyuntingan secara real time.

Pengguna nantinya dapat meminta AI memperpendek teks, menambahkan grafik, mengganti gaya desain, hingga mengubah nada presentasi hanya melalui perintah suara.

Kemampuan tersebut diperkirakan akan membantu pekerja kantoran, mahasiswa, dosen, hingga pelaku bisnis yang sering membuat presentasi dalam waktu singkat.

Teknologi presentasi berbasis AI sebenarnya mulai berkembang sejak 2025 melalui berbagai layanan seperti Microsoft Copilot, Gamma, dan generator presentasi otomatis lainnya.

Namun pendekatan terbaru dari OpenAI disebut lebih fokus pada komunikasi dua arah yang terasa alami seperti bekerja bersama asisten manusia.

Sebelumnya, OpenAI juga telah memperluas kemampuan ChatGPT untuk mengolah berbagai format dokumen seperti PDF, spreadsheet, hingga file presentasi.

Fitur Chat with Presentations bahkan memungkinkan pengguna mengunggah file PowerPoint untuk diringkas, diperbaiki, maupun dikembangkan melalui percakapan dengan AI.

Meski menawarkan kemudahan besar, pengembangan teknologi tersebut juga memunculkan sejumlah kekhawatiran terkait akurasi informasi dan kualitas isi presentasi.

AI masih berpotensi menghasilkan data yang kurang tepat, konteks yang terlalu umum, atau narasi yang tidak sesuai kebutuhan jika instruksi pengguna tidak spesifik.

Karena itu, pengguna tetap disarankan melakukan pemeriksaan manual sebelum menggunakan hasil presentasi AI untuk kebutuhan profesional seperti laporan keuangan, proposal bisnis, atau materi akademik.

Hingga kini, belum ada jadwal resmi kapan fitur voice AI untuk PowerPoint tersebut dirilis secara luas.

Namun pengembangan AI produktivitas diperkirakan akan menjadi salah satu fokus utama industri teknologi sepanjang 2026, seiring meningkatnya kebutuhan otomatisasi pekerjaan digital.

Perkembangan ini juga menandai perubahan cara bekerja modern yang semakin bergantung pada kolaborasi antara manusia dan kecerdasan buatan dalam aktivitas sehari-hari.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online