Bantuan Modal Usaha Tanpa Agunan 2026, Ini Syarat dan Cara Mengajukannya
Pelaku UMKM bisa mempelajari pilihan bantuan modal usaha tanpa agunan, dokumen yang perlu disiapkan, cara pengajuan, serta ketentuan KUR 2026.
Ferrari Luce/ AP
Harianjogja.com, JOGJA—Ferrari resmi meluncurkan Ferrari Luce, mobil listrik penuh pertama dalam sejarah pabrikan asal Maranello, Italia. Kehadiran model ini langsung menyita perhatian karena menjadi langkah besar Ferrari memasuki era kendaraan listrik murni di segmen supercar.
Reuters mengungkapkan, mobil ini dibanderol lebih dari 500.000 euro atau sekitar Rp10 miliar, menjadikannya produk eksklusif yang hanya menyasar kalangan kolektor kelas atas. Dengan kecepatan maksimum mencapai 310 km/jam, Luce tetap mempertahankan karakter performa tinggi khas Ferrari meski tanpa suara mesin pembakaran internal.
Dalam peluncurannya, Ferrari menyebut langkah ini sebagai bentuk “risiko dan sedikit pertaruhan”. Managing Director Grant Thornton Stax, Phil Dunne, menilai keputusan tersebut menunjukkan keberanian Ferrari dalam memimpin pasar elektrifikasi kendaraan mewah.
Dari sisi desain, Luce melibatkan studio desain LoveFrom yang didirikan oleh mantan desainer Apple, Jony Ive. Hasil kolaborasi tersebut menghadirkan tampilan yang lebih futuristik dan berbeda dari model Ferrari sebelumnya, namun tetap mempertahankan identitas khas kuda jingkrak.
Di bawah kepemimpinan CEO Benedetto Vigna, Ferrari telah menggelontorkan investasi besar untuk pengembangan kendaraan listrik, termasuk pembangunan fasilitas produksi khusus di Maranello. Namun, di saat bersamaan, perusahaan justru merevisi target elektrifikasi jangka panjangnya.
Ferrari kini memperkirakan mobil listrik murni hanya akan mencakup sekitar 20% dari total lini produk pada 2030, turun dari target sebelumnya sebesar 40%. Sisanya tetap akan diisi oleh kendaraan hibrida dan mesin pembakaran internal, menandakan pendekatan transisi yang lebih hati-hati.
Perubahan strategi ini terjadi di tengah kondisi pasar yang dinilai belum sepenuhnya siap menerima mobil listrik super berperforma tinggi. Ferrari bahkan menunda peluncuran EV kedua hingga setidaknya 2028 akibat permintaan yang masih terbatas.
Fenomena ini tidak hanya dialami Ferrari. Lamborghini juga dilaporkan menyesuaikan rencana elektrifikasinya karena pasar supercar listrik belum menunjukkan pertumbuhan sesuai ekspektasi.
Dengan demikian, Ferrari Luce bukan sekadar produk baru, tetapi juga simbol eksperimen besar Ferrari dalam menguji arah masa depan industri otomotif mewah: antara keberanian inovasi atau kehati-hatian menghadapi pasar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pelaku UMKM bisa mempelajari pilihan bantuan modal usaha tanpa agunan, dokumen yang perlu disiapkan, cara pengajuan, serta ketentuan KUR 2026.
Propam Polresta Jogja menetapkan Aipda S sebagai terduga pelanggar kasus Alkid dan mengamankannya di Patsus untuk pemeriksaan.
Nusantara Explorer segera hadir sebagai kereta wisata KAI. Simak fasilitas, kapasitas, progres kesiapan, dan gambaran harga tiketnya.
Influenza tipe A belum ditemukan di Jogja. Hasto meminta puskesmas memperkuat skrining dan rujukan pasien bergejala berkepanjangan.
Sebanyak 9.921 penerima bansos Gunungkidul terindikasi judi online. Dinsos mengingatkan game online dengan top up juga berisiko.
Pemkab Gunungkidul yakin Perda RTRW segera terbit sebelum 7 Oktober untuk mendorong pemerataan pembangunan antarwilayah.