KPK Panggil Anggota DPR Nabil Husien Terkait Batu Bara
KPK panggil Nabil Husien dan 11 saksi lain dalam kasus dugaan gratifikasi batu bara Kutai Kartanegara.
KIA Carnival Hybrid yang dipajang di GIIAS 2025. (ANTARA/KIA)
Harianjogja.com, JAKARTA—Produsen otomotif asal Korea Selatan, Kia Corporation, memastikan bahwa kehadiran van listrik PV5 Passenger di Australia pada kuartal IV 2026 tidak akan menggantikan posisi MPV andalannya, Kia Carnival.
Model listrik terbaru tersebut justru akan mengisi segmen berbeda di pasar kendaraan penumpang, terutama karena Kia belum memiliki rencana menghadirkan versi tanpa emisi untuk Carnival.
PV5 Tidak Geser Posisi Carnival
Kepala Perencanaan Produk Kia Australia, Roland Rivero, menegaskan bahwa Carnival masih menjadi tulang punggung penjualan perusahaan di Australia. Bahkan, Kia berkomitmen untuk terus mengembangkan model tersebut, termasuk menyiapkan generasi barunya.
“Tidak ada rencana untuk membuat Carnival tanpa emisi sehingga masih ada peluang bagi PV5 untuk menarik berbagai macam pelanggan,” ujarnya, dikutip Selasa (23/6/2026)
Sepanjang 2025, Kia Carnival tercatat sebagai kendaraan penumpang paling laris di Australia dengan penjualan mencapai 10.948 unit, menguasai sekitar tiga perempat pasar kendaraan MPV di negara tersebut.
PV5 Dibidik Segmen Terbatas
Berbeda dengan Carnival, Kia PV5 akan diposisikan sebagai kendaraan listrik baru dengan target pasar yang lebih kecil. Kia hanya menargetkan penjualan sekitar 500 unit per tahun untuk varian Passenger tujuh penumpang dan versi Cargo dua kursi.
Langkah ini bukan hanya untuk memperluas lini produk, tetapi juga membantu Kia memenuhi regulasi emisi melalui skema New Vehicle Efficiency Standard (NVES) yang diterapkan pemerintah Australia.
Spesifikasi dan Jarak Tempuh
PV5 Passenger dijadwalkan meluncur pada kuartal IV 2026 (Oktober–Desember). Model ini diperkirakan menggunakan baterai lithium-ion berkapasitas 71,2 kWh dengan jarak tempuh sekitar 390 kilometer dalam sekali pengisian.
Motor listrik tunggal berkekuatan 120 kW dengan torsi 250 Nm akan menggerakkan roda depan kendaraan tersebut.
Posisi Harga di Pasar
Meski harga resmi belum diumumkan, Kia memberi sinyal bahwa PV5 akan ditempatkan berdekatan dengan Carnival varian menengah. Sebagai gambaran, Carnival Sport+ di Australia saat ini dibanderol sekitar 66.730 dolar Australia atau sekitar Rp710 juta, sementara varian diesel S berada di kisaran 54.560 dolar Australia atau sekitar Rp580 juta.
Dengan strategi ini, Kia berupaya menjaga keseimbangan antara kendaraan listrik masa depan dan MPV konvensional yang masih menjadi tulang punggung penjualan di pasar Australia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK panggil Nabil Husien dan 11 saksi lain dalam kasus dugaan gratifikasi batu bara Kutai Kartanegara.
Gojek dan Grab resmi menerapkan potongan komisi ojol 8% mulai 1 Juli 2026. Pengemudi berpotensi menerima 92% pendapatan per transaksi.
Cak Imin mendukung fokus baru Program MBG yang memprioritaskan ibu hamil, ibu menyusui, dan balita untuk mempercepat penurunan stunting.
Jokowi menegaskan penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa kewenangan kejaksaan. Keduanya tidak ditahan dalam kasus dugaan pencemaran nama baik.
Puluhan siswa SMP di Yogyakarta mendapat kesempatan belajar teknologi secara langsung bersama mahasiswa dari Indonesia dan Hong Kong
Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bantul memprediksi tingkat hunian kamar hotel atau okupansi selama musim libur sekolah 2026 hanya menc