Hyundai Siapkan Investasi Rp494 Triliun, Fokus AI, EV, dan Robotaksi
Hyundai Motor Group menyiapkan investasi Rp494 triliun untuk membangun ekosistem AI, kendaraan listrik, dan mobilitas masa depan di Korea Selatan.
Peluncuran satelit Starlink oleh roket Falcon 9 milik SpaceX./x.com @SpaceX\r\n\r\n
Harianjogja.com, JAKARTA—Sisa bagian atas roket Falcon 9 milik SpaceX menabrak permukaan Bulan dan meninggalkan kawah. Insiden tersebut mendapat perhatian investor SpaceX sekaligus kembali menyoroti belum ketatnya regulasi mengenai penanganan sampah antariksa di Bulan.
Badan Penerbangan dan Antariksa Korea Selatan (KASA) menjadi pihak yang berhasil mengabadikan citra lokasi benturan tersebut melalui pengorbit Bulan Danuri. Citra itu dirilis pada 6 Agustus, memperlihatkan lokasi benturan yang diperkirakan terjadi sehari sebelumnya.
Mengutip The Register, Minggu (9/8/2026), peristiwa tersebut menjadi perhatian investor setelah penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham perusahaan. Kombinasi kata "kawah" dan "SpaceX" bahkan disebut menjadi sesuatu yang dihindari investor ketika memantau pergerakan harga saham perusahaan dalam beberapa pekan setelah IPO.
Kawah Falcon 9 Terabadikan Danuri
Citra yang dirilis KASA memperlihatkan lokasi benturan sisa roket Falcon 9 di permukaan Bulan. Waktu benturan tersebut diperkirakan bertepatan sehari sebelum citra dirilis dan tepat pada peringatan empat tahun peluncuran Danuri menggunakan roket buatan perusahaan milik Elon Musk tersebut.
Misi awal Danuri dirancang berlangsung selama satu tahun. Namun, misi itu telah diperpanjang dua kali hingga 2027.
Dalam rencana berikutnya, Danuri justru dijadwalkan secara sengaja menabrakkan diri ke Bulan pada Maret 2028 untuk membuat kawah benturannya sendiri.
Bagian yang menabrak Bulan merupakan bagian atas atau upper stage Falcon 9 yang bersifat sekali pakai (expendable). Komponen tersebut sebelumnya digunakan untuk mengirim misi Blue Ghost Mission 1 milik Firefly Aerospace dan misi RESILIENCE milik ispace ke Bulan pada 2025.
Mengapa Sisa Roket Falcon 9 Bisa Menabrak Bulan?
Pada sebagian besar penerbangan Falcon 9, bagian atas roket akan terbakar di atmosfer Bumi. Namun, mekanisme pembuangan normal tersebut tidak dapat diterapkan ketika roket berada pada lintasan transfer Bulan (lunar transfer orbit).
SpaceX mengatakan benturan semacam itu memang jarang terjadi, tetapi tetap mungkin terjadi pada objek yang berada pada jenis orbit tersebut.
"Dampak seperti ini tergolong langka, tetapi bisa terjadi pada objek di jenis orbit tersebut. Kami telah bekerja sama dengan NASA untuk solusi pembuangan yang optimal," tulis pihak SpaceX dalam sebuah unggahan.
Perusahaan juga menyebut koordinasi untuk melakukan manuver pembuangan terkendali tidak selalu dapat dilakukan.
Kepala NASA Jared Isaacman turut menanggapi insiden tersebut. Menurutnya, otoritas antariksa Amerika Serikat tersebut pada masa lalu memang pernah sengaja menabrakkan bagian roket yang tidak lagi digunakan ke Bulan untuk kepentingan penelitian seismik.
"Realitanya, meteoroid menghantam permukaan Bulan setiap jam, dengan benturan yang sebanding dengan bagian atas roket ini terjadi kira-kira setiap enam hari," komentar Isaacman.
Sampah Antariksa Bulan Jadi Sorotan
Meskipun bagian atas Falcon 9 yang menabrak Bulan tidak membahayakan manusia, insiden tersebut kembali memperlihatkan persoalan mengenai pengelolaan benda buatan manusia di lingkungan Bulan.
Peristiwa ini menegaskan kebutuhan untuk menyusun aturan penggunaan ruang angkasa Bulan guna mencegah penumpukan sampah antariksa yang tidak terkendali.
Sementara itu, Lunar Reconnaissance Orbiter milik NASA juga tengah berupaya mengabadikan lokasi benturan tersebut. Pengorbit NASA itu diharapkan menghasilkan foto tambahan yang diperkirakan akan dipublikasikan dalam sepekan ke depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Hyundai Motor Group menyiapkan investasi Rp494 triliun untuk membangun ekosistem AI, kendaraan listrik, dan mobilitas masa depan di Korea Selatan.
Pasporia hadir di Alun-Alun Wates dalam rangka HUT Ke-81 RI. Imigrasi DIY menyediakan 25 kuota bagi pemohon paspor.
Karhutla TNBTS dipadamkan dengan strategi darat hingga udara. Dua helikopter melakukan water bombing dari Ranu Regulo.
Mario Suryo Aji finis ke-22 di Moto2 GP Inggris 2026. Filip Salac menjadi pemenang setelah unggul 0,303 detik atas Ivan Ortola.
Layanan paspor hadir di CFD Sudirman Jogja dengan 30 kuota. Simak cara daftar, jadwal layanan, hingga lokasi berikutnya.
PKB Bantul menargetkan 9-10 kursi pada Pemilu 2029 dan membidik pemilih muda melalui penguatan kaderisasi lintas kelompok.