Tak Harus ke Bengkel! Pemeriksaan Mobil Ini Bisa Dilakukan Mandiri

Jumali
Jumali Rabu, 19 Agustus 2026 14:37 WIB
Tak Harus ke Bengkel! Pemeriksaan Mobil Ini Bisa Dilakukan Mandiri

Bengkel mobil. - Freepik

Harianjogja.com, JOGJA— Biaya perawatan mobil di bengkel memang sering menjadi pengeluaran yang cukup memberatkan. Namun, tahukah Anda bahwa tidak semua perawatan harus dilakukan oleh mekanik profesional? Sejumlah pemeriksaan dan perawatan ringan sebenarnya bisa dilakukan sendiri di rumah, hanya dengan peralatan sederhana. Selain menghemat biaya, kebiasaan ini juga membuat Anda lebih memahami kondisi kendaraan dan dapat mendeteksi potensi kerusakan lebih awal.

1. Periksa Oli Mesin

Oli adalah darah bagi mesin mobil. Pemeriksaan oli mesin dapat dilakukan secara rutin dengan memastikan volumenya berada di antara tanda minimum dan maksimum pada stik oli. Selain volume, perhatikan juga kondisi oli. Jika oli terlihat sangat pekat, berwarna hitam pekat, atau sudah melewati jadwal penggantian yang direkomendasikan pabrikan, segera lakukan penggantian.

2. Periksa Tekanan dan Kondisi Ban

Ban adalah satu-satunya bagian mobil yang bersentuhan langsung dengan jalan. Tekanan ban yang tidak sesuai dapat memengaruhi kenyamanan, konsumsi bahan bakar, hingga keselamatan berkendara. Gunakan pressure gauge atau pompa angin digital untuk memeriksa tekanan, dan pastikan sesuai dengan rekomendasi yang tertera pada pilar pintu atau buku manual kendaraan.

Jangan lupa periksa kondisi fisik tapak ban. Jika ditemukan retakan, benjolan, atau keausan yang tidak merata, segera lakukan pemeriksaan lebih lanjut di bengkel. Tanda-tanda tersebut bisa menjadi indikasi masalah pada sistem suspensi atau tekanan angin yang tidak tepat.

3. Bersihkan Filter Udara Mesin

Bayangkan filter udara sebagai "masker" untuk mesin Anda. Filter udara yang kotor akan membatasi pasokan udara ke ruang bakar, yang pada akhirnya menurunkan performa mesin dan efisiensi bahan bakar.

Pembersihan filter udara cukup mudah. Buka rumah filter, keluarkan filter udara, lalu bersihkan menggunakan udara bertekanan rendah—jangan gunakan air karena dapat merusak serat filter. Jika kondisinya sudah terlalu kotor atau usang, lebih baik ganti dengan yang baru.

4. Periksa Air Radiator dan Cairan Kendaraan

Selain oli mesin, ada beberapa cairan vital lain yang perlu diperiksa secara berkala:

  • Air radiator atau coolant: mencegah mesin overheat.
  • Minyak rem: menjaga sistem pengereman tetap responsif.
  • Air wiper: memastikan visibilitas saat hujan.
  • Oli power steering: untuk kendaraan yang masih menggunakan sistem hidraulik.
  • Pastikan seluruh cairan berada pada batas yang direkomendasikan—jangan sampai kurang atau berlebihan.

5. Periksa Kondisi Aki

Aki yang bermasalah bisa membuat mobil mogok di tempat yang tidak diinginkan. Pemeriksaan sederhana dapat dilakukan dengan melihat kondisi terminal aki. Jika terdapat kerak putih pada terminal aki (yang merupakan tanda korosi), bersihkan menggunakan sikat khusus atau kain ampelas halus.

Pastikan pula baut pengikat aki tetap dalam kondisi kencang. Aki yang longgar dapat menyebabkan koneksi listrik terputus-putus dan merusak komponen elektronik.

6. Periksa Lampu Kendaraan

Lampu adalah "mata" mobil Anda di malam hari dan saat cuaca buruk. Periksa seluruh lampu secara berkala: lampu utama (depan), lampu sein, lampu rem, lampu mundur, serta lampu kabut jika tersedia.

Penggantian bohlam yang mati umumnya dapat dilakukan sendiri dengan mengikuti petunjuk pada buku manual kendaraan. Pastikan Anda membeli bohlam dengan spesifikasi yang sesuai.

7. Bersihkan Kabin dan Ruang Mesin

Membersihkan interior secara rutin tidak hanya membuat kabin lebih nyaman, tetapi juga membantu menjaga kualitas udara di dalam mobil. Debu dan kotoran yang menumpuk dapat memicu alergi dan masalah pernapasan.

Ruang mesin juga perlu diperhatikan. Bersihkan dari debu dan daun kering yang menumpuk. Ruang mesin yang bersih akan memudahkan Anda melihat apabila terjadi kebocoran oli atau cairan lainnya—sebuah tanda awal yang bisa menyelamatkan Anda dari kerusakan besar.

Kapan Mobil Harus Dibawa ke Bengkel?

Tidak semua perawatan mobil dapat dilakukan sendiri. Servis berkala di bengkel resmi tetap diperlukan untuk memastikan seluruh sistem kendaraan bekerja dengan optimal.

Beberapa pekerjaan yang sebaiknya diserahkan kepada teknisi berpengalaman antara lain:

  • Penggantian oli transmisi
  • Spooring dan balancing (penyetelan roda)
  • Servis rem menyeluruh
  • Pemeriksaan suspensi
  • Tune-up mesin
  • Pemeriksaan menggunakan alat diagnostik elektronik

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online