Pajero Kembali! Mitsubishi Rilis 3 Model, Mulai 2026

Jumali
Jumali Jum'at, 21 Agustus 2026 07:47 WIB
Pajero Kembali! Mitsubishi Rilis 3 Model, Mulai 2026

Ilustrasi/Dok

Harianjogja.com, JOGJA—Nama Pajero yang legendaris tampaknya akan kembali mengguncang pasar otomotif global. Mitsubishi Motors dikabarkan tidak hanya menghidupkan kembali SUV ikonik tersebut, tetapi juga mengembangkannya menjadi sebuah keluarga model yang terdiri atas tiga kelas berbeda.

Rencana besar ini terungkap dari laporan Nikkei Asia yang menyebutkan bahwa pabrikan asal Jepang itu tengah mempertimbangkan dua model Pajero yang lebih kecil setelah kemunculan model unggulannya.

Keluarga Pajero masa depan diprediksi akan mencakup tiga varian yang sangat beragam. Mulai dari SUV besar berkonstruksi body-on-frame yang tangguh, crossover kompak untuk pasar perkotaan, hingga model kecil yang memenuhi regulasi kei car Jepang. Strategi ini menunjukkan ambisi Mitsubishi untuk menjangkau lebih banyak segmen pasar dengan mengusung nama yang sudah sangat dikenal luas.

Model pertama yang paling dinantikan tentu saja adalah Pajero generasi terbaru yang akan menjadi andalan dalam keluarga ini. SUV tersebut kabarnya sedang dikembangkan menggunakan platform body-on-frame yang juga menjadi dasar bagi Mitsubishi Triton generasi saat ini.

Keputusan ini memberikan sinyal kuat bahwa Pajero baru akan kembali ke jati dirinya sebagai SUV tangguh sejati, berbeda dengan tren penggunaan platform crossover monokok yang banyak diterapkan pada SUV modern saat ini.

Produksi Pajero baru diperkirakan akan dilakukan di Thailand, sementara debut globalnya dijadwalkan pada bulan September 2026. Setelah itu, Mitsubishi dikabarkan berencana untuk meluncurkan model tersebut di pasar Jepang pada bulan Desember 2026. Bagi para penggemar setia Pajero di Indonesia, kabar ini tentu menjadi angin segar karena model ini sangat diminati di Tanah Air.

Namun, rencana Mitsubishi tidak berhenti pada model utama saja. Pajero yang lebih kompak juga dikabarkan sedang direncanakan untuk bersaing di segmen yang saat ini dihuni oleh model-model populer seperti Toyota RAV4 dan Mazda CX-5.

Berbeda dengan Pajero utama, model ini dikembangkan menggunakan platform crossover tersendiri dan diperkirakan akan diproduksi di Jepang. Langkah ini menunjukkan bahwa Mitsubishi serius ingin memperluas basis konsumen Pajero ke kalangan yang lebih luas.

Menariknya, Mitsubishi juga dikabarkan ingin menggunakan beberapa komponen dari Outlander PHEV untuk menekan biaya pengembangan dan mempercepat waktu peluncuran model tersebut ke pasar. Hal yang tak kalah menarik, model ini berpotensi menggunakan sistem full hybrid alih-alih plug-in hybrid (PHEV).

Jika rencana ini terealisasi, Pajero kompak tersebut bisa menjadi salah satu model yang membuka jalan bagi Mitsubishi untuk memasuki pasar full hybrid di Jepang, sebuah kategori sistem penggerak yang belum pernah ditawarkan oleh merek tersebut di pasar domestiknya.

Penjualan Pajero versi kompak kabarnya ditargetkan akan dimulai antara akhir tahun 2028 dan awal tahun 2029. Dengan jadwal tersebut, konsumen di berbagai negara, termasuk Indonesia, masih harus bersabar beberapa tahun lagi untuk dapat memiliki SUV kompak bergengsi ini.

Yang lebih menarik lagi, Mitsubishi juga dikabarkan sedang merencanakan model Pajero lain yang jauh lebih kecil dan dikembangkan sesuai dengan regulasi kei car Jepang. Ukurannya diperkirakan setara dengan Suzuki Jimny, sehingga memberikan Mitsubishi sebuah model 4x4 kecil yang dapat menghidupkan kembali konsep Pajero Mini.

Nama Pajero Mini sendiri bukanlah hal baru dalam sejarah Mitsubishi. Model ini sebelumnya dipasarkan di Jepang antara tahun 1994 hingga 2012 sebagai alternatif yang lebih kecil dibandingkan Pajero standar.

Jika rencana terbaru ini terealisasi, Pajero versi kei car kabarnya dapat diperkenalkan pada tahun 2030. Meskipun ukurannya lebih kecil, baik Pajero versi kompak maupun versi kei car tersebut kabarnya akan tetap mengusung karakter yang melekat pada nama Pajero.

Salah satunya adalah penggunaan sistem penggerak empat roda (four-wheel drive) yang dikontrol secara elektronik, yang dirancang untuk menyesuaikan kinerja kendaraan dengan kondisi permukaan jalan dan penggunaan off-road.

Rencana ambisius ini juga sejalan dengan pernyataan sebelumnya dari Mitsubishi Motors Corporation (MMC) yang menegaskan niat mereka untuk mengembangkan Pajero dari sekadar satu model tunggal menjadi sebuah keluarga model.

Jika semua rencana ini berjalan sesuai harapan, pada akhir dekade ini nama Pajero berpotensi mencakup setidaknya tiga jenis kendaraan: SUV berkonstruksi body-on-frame berbasis Triton, crossover kompak yang bersaing dengan RAV4 dan CX-5, serta kendaraan 4x4 kelas kei car yang menghidupkan kembali konsep Pajero Mini.

Bagi para pecinta otomotif di Indonesia, kabar ini tentu sangat dinantikan. Pajero memiliki basis penggemar yang kuat di Tanah Air, dan kehadiran tiga varian berbeda akan memberikan lebih banyak pilihan bagi konsumen. Apakah Anda termasuk salah satu yang menantikan kehadiran Pajero generasi terbaru?

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online