Kaspersky Ungkap Phishing Menyamar Jadi Email Zoom dan DocuSign

Pernita Hestin Untari
Pernita Hestin Untari Rabu, 16 September 2026 20:07 WIB
Kaspersky Ungkap Phishing Menyamar Jadi Email Zoom dan DocuSign

Online Scam - Ilustrasi Freepik

Harianjogja.com, JAKARTA—Kaspersky menemukan kampanye phishing yang menyamar sebagai email resmi Zoom dan DocuSign. Serangan tersebut menyasar akun perusahaan di sejumlah wilayah dan masih berlangsung hingga saat ini.

Kampanye phishing itu berlangsung dalam dua gelombang. Gelombang pertama menyasar akun perusahaan di Timur Tengah, Amerika Latin, Eropa Barat, Rusia, Armenia, dan Azerbaijan dengan email yang mengatasnamakan DocuSign.

Setiap email dilengkapi tautan phishing yang dirancang untuk mencuri kredensial pengguna. Lebih dari sepekan kemudian, pelaku melancarkan gelombang kedua yang masih aktif hingga saat ini dengan mengatasnamakan Zoom.

Dalam kampanye kedua, email dikirim dengan peringatan bahwa akun penerima akan dinonaktifkan. Pesan tersebut digunakan untuk mendorong pengguna membuka tautan atau mengisi informasi yang diminta pelaku.

Dua Modus Phishing

Manajer Grup Perlindungan Ancaman Email di Kaspersky, Andrey Kovtun, mengatakan kampanye tersebut menggunakan dua umpan sederhana untuk menjebak korban.

Umpan pertama berupa tautan phishing yang mengarahkan penerima ke halaman pencurian kredensial. Umpan kedua menggunakan formulir yang disematkan langsung dalam email dan meminta informasi pribadi serta detail kartu kredit.

“Hingga tanggal 11 September, lebih dari seribu email phishing telah terdeteksi sebagai bagian dari kampanye ini,” kata Kovtun dalam keterangan pada Rabu (16/9/2026).

Menurut Kovtun, metode phishing sederhana masih dapat efektif meski perkembangan teknologi dan penggunaan kecerdasan buatan (AI) semakin pesat. Perusahaan memang kerap memberikan edukasi kepada karyawan agar mampu membedakan email penipuan yang canggih dengan komunikasi yang sah.

Namun, banyaknya email yang diterima karyawan dapat membuat tanda-tanda phishing terlewatkan. Di sisi lain, pelaku memanfaatkan merek yang umum digunakan di lingkungan perusahaan agar pesan palsu terlihat lebih meyakinkan.

“Bahkan, taktik berteknologi rendah seperti ini pun seharusnya dapat dideteksi oleh solusi keamanan khusus sehingga keamanan siber perusahaan tidak hanya bergantung pada faktor manusia,” katanya.

Enam Langkah Hadapi Phishing

Untuk memperkuat keamanan lingkungan perusahaan, Kaspersky merekomendasikan sejumlah langkah pencegahan. Salah satunya menerapkan solusi keamanan khusus untuk melindungi email dari spam, infeksi yang disebarkan melalui email, dan berbagai bentuk phishing, termasuk Kaspersky Security for Mail Server.

Solusi tersebut menggunakan pendekatan heuristik untuk mendeteksi metode phishing, termasuk upaya yang dibuat dengan bantuan AI.

Perusahaan juga disarankan memberikan pelatihan keamanan kepada karyawan untuk meningkatkan kesadaran siber dan mengurangi risiko insiden yang disebabkan faktor manusia.

Selain itu, sistem pertahanan perusahaan dapat diintegrasikan dengan perlindungan ancaman pada perangkat sekaligus mitigasi risiko yang berkaitan dengan faktor manusia. Kaspersky menyebut Kaspersky Small Office Security Premium sebagai salah satu solusi untuk bisnis berskala kecil yang dapat mencegah staf menjadi korban phishing, memblokir tautan berbahaya, dan menyediakan platform kesadaran keamanan bagi karyawan.

Karyawan juga perlu mendapatkan informasi secara berkala mengenai potensi ancaman siber. Informasi tersebut mencakup ciri-ciri pesan berbahaya serta kemungkinan phishing yang menyamar sebagai komunikasi resmi.

Langkah berikutnya adalah melakukan simulasi atau kampanye phishing terkendali. Cara ini dapat digunakan untuk menguji kewaspadaan karyawan sekaligus mengidentifikasi kelompok pengguna yang memiliki risiko lebih tinggi.

Kaspersky juga merekomendasikan penerapan autentikasi multi-faktor (MFA) pada seluruh akun email, terutama akun dengan hak akses khusus atau privileged users. Jika tersedia, perusahaan disarankan menggunakan metode autentikasi tanpa kata sandi seperti token atau push notification ke ponsel.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online