Google Maps Bisa Dipakai Tanpa Internet, Begini Caranya

Jumali
Jumali Selasa, 06 Oktober 2026 18:47 WIB
Google Maps Bisa Dipakai Tanpa Internet, Begini Caranya

Maps, peta pada ponsel - Ilustrasi/Freepik

Harianjogja.com, JOGJA—Kehilangan sinyal internet saat perjalanan tidak selalu berarti pengguna harus kehilangan akses ke Google Maps. Dengan mengunduh peta offline terlebih dahulu, pengguna tetap dapat melihat peta dan mendapatkan navigasi berkendara meski koneksi seluler sedang lemah atau tidak tersedia.

BGR mengungkapkan, fitur ini berguna ketika perjalanan melewati kawasan dengan jaringan yang tidak stabil, seperti daerah pegunungan, wilayah terpencil, atau ketika pengguna berada di area yang mengalami gangguan jaringan.

Google menyediakan fitur Peta offline (Offline Maps) yang memungkinkan area tertentu disimpan langsung ke perangkat. Setelah diunduh, peta tersebut dapat digunakan tanpa koneksi internet selama perjalanan masih berada di dalam area yang telah disimpan.

Namun, ada batasannya. Saat perangkat benar-benar offline, Google Maps tidak dapat menampilkan informasi lalu lintas secara langsung maupun rute alternatif berdasarkan kondisi terbaru. Navigasi berjalan kaki, bersepeda, dan transportasi umum juga tidak tersedia dalam mode offline.

Cara Download Peta Offline di Google Maps

Untuk menghindari kehilangan navigasi ketika sinyal menghilang, peta sebaiknya diunduh sebelum berangkat saat perangkat masih terhubung internet.

Pada aplikasi Google Maps, pengguna dapat mencari lokasi yang akan dituju. Setelah membuka informasi lokasi, pilih opsi Download peta offline, lalu tentukan area yang ingin disimpan.

Cara lainnya adalah membuka foto profil atau inisial akun, kemudian memilih Peta offline dan mengetuk Pilih peta Anda sendiri (Select your own map). Setelah area yang dibutuhkan ditentukan, ketuk Download.

Area yang diunduh akan tersimpan di perangkat. Karena ukuran file bergantung pada luas wilayah dan detail peta, pengguna sebaiknya memastikan ruang penyimpanan masih mencukupi sebelum melakukan pengunduhan.

Semakin luas area yang dipilih, semakin besar pula ruang penyimpanan yang dibutuhkan. Karena itu, pengguna tidak harus mengunduh satu wilayah yang sangat luas jika hanya membutuhkan peta untuk satu rute perjalanan.

Sebaiknya area unduhan juga dibuat sedikit lebih luas daripada rute utama. Dengan begitu, navigasi tetap dapat digunakan apabila pengguna keluar sedikit dari jalur yang telah direncanakan tetapi masih berada dalam wilayah peta yang tersimpan.

Apa yang Bisa Dilakukan Saat Google Maps Offline?

Peta offline terutama berguna untuk melihat peta dan mendapatkan navigasi berkendara tanpa koneksi internet. Syaratnya, seluruh rute dari titik awal hingga tujuan berada di dalam area yang sudah diunduh.

Pengguna juga dapat membuka peta yang sudah tersimpan ketika ponsel berada dalam mode pesawat. Artinya, fitur ini dapat menjadi cadangan ketika sinyal seluler tiba-tiba hilang di tengah perjalanan.

Meski demikian, jangan menganggap peta offline sebagai pengganti penuh Google Maps versi online. Kemacetan terkini, penutupan jalan, perubahan rute secara langsung, serta informasi transportasi umum membutuhkan koneksi internet.

Hal tersebut penting diperhatikan terutama ketika perjalanan dilakukan melalui jalur yang kondisi lalu lintasnya cepat berubah.

Peta Offline Tidak Berlaku Selamanya

Peta yang sudah diunduh bukan data yang dapat disimpan tanpa batas waktu. Google menyatakan pengguna perlu memperbarui peta offline sebelum masa berlakunya habis.

Jika masa berlaku peta tinggal 15 hari atau kurang dan perangkat tersambung ke Wi-Fi, Google Maps akan mencoba memperbaruinya secara otomatis. Pengguna juga dapat mengaktifkan opsi pembaruan otomatis melalui menu pengaturan Peta offline.

Artinya, pengguna yang hendak melakukan perjalanan jauh sebaiknya mengecek peta offline beberapa hari sebelumnya. Pastikan area yang dibutuhkan masih tersedia dan sudah menggunakan data peta terbaru.

Google juga menyediakan menu untuk memperbarui, mengganti nama, atau menghapus peta yang sudah tidak diperlukan. Pengaturan tersebut dapat diakses melalui menu Peta offline dan ikon tiga titik di samping peta yang tersimpan.

Google Maps Bisa Merekomendasikan Peta untuk Perjalanan

Pengguna tidak selalu harus mencari sendiri area yang perlu diunduh. Google Maps dapat memberikan rekomendasi berdasarkan perjalanan yang akan datang.

Google menyebut informasi perjalanan tersebut dapat berasal dari Gmail, Google Travel, dan sumber lainnya. Rekomendasi akan muncul di bagian peta yang disarankan sehingga pengguna dapat memilih area yang akan diunduh.

Fitur ini bisa membantu pengguna yang sudah memiliki rencana perjalanan tetapi belum sempat menyiapkan peta offline.

Bagi pengguna yang akan bepergian ke daerah dengan koneksi internet tidak stabil, mengunduh peta sebelum berangkat merupakan langkah sederhana untuk mengurangi risiko kehilangan navigasi. Yang perlu diingat, area perjalanan harus masuk dalam peta yang tersimpan dan sejumlah fitur real-time tetap membutuhkan koneksi internet.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online