Penjualan Mobil September Turun, tapi Masih Tumbuh 28,1 Persen
Penjualan mobil September 2026 turun dari Agustus, tetapi tumbuh 28,1% secara tahunan. Simak data Gaikindo hingga September.
Surface Laptop Ultra/Microsoft
Harianjogja.com, JOGJA— Microsoft resmi membuka pre-order Surface Laptop Ultra, laptop premium yang mengandalkan NVIDIA RTX Spark Superchip untuk menangani pekerjaan AI secara lokal, grafis 3D, pengembangan perangkat lunak, hingga kebutuhan kreator. Perangkat ini mulai ditawarkan dengan harga US$2.599,99 atau sekitar Rp46,5 juta.
Surface Laptop Ultra menjadi salah satu perangkat paling bertenaga yang pernah dibuat Microsoft dalam lini Surface. Perusahaan menempatkan laptop ini untuk pengguna profesional yang membutuhkan kemampuan komputasi besar tanpa selalu bergantung pada pemrosesan di cloud.
Pre-order dibuka mulai 7 Oktober 2026 melalui Microsoft.com dan sejumlah peritel. Surface Laptop Ultra dijadwalkan mulai tersedia pada 16 Oktober 2026.
Daya utama laptop ini berasal dari NVIDIA RTX Spark Superchip. Platform tersebut menggabungkan CPU NVIDIA Grace hingga 20 inti dengan GPU NVIDIA Blackwell RTX hingga 6.144 inti. Microsoft juga menyediakan konfigurasi dengan memori terpadu hingga 128 GB.
Kombinasi tersebut membuat sumber daya CPU dan GPU dapat berbagi memori terpadu sesuai kebutuhan pekerjaan. Bagi pengguna AI, kemampuan ini menjadi penting karena ukuran model yang dapat dijalankan secara lokal sangat bergantung pada kapasitas memori dan kemampuan komputasi perangkat.
Microsoft mengklaim Surface Laptop Ultra mampu mencapai performa AI hingga 1 petaflop. Perusahaan juga menyebut perangkat ini dapat menjalankan model AI dengan ukuran hingga 120 miliar parameter secara lokal.
Dengan kemampuan tersebut, laptop tidak hanya ditujukan untuk menjalankan aplikasi AI berbasis cloud. Developer dapat menggunakan model lokal untuk mengembangkan dan menguji aplikasi, sementara kreator dapat memanfaatkan akselerasi GPU untuk pekerjaan grafis dan produksi konten.
Surface Laptop Ultra menggunakan layar sentuh PixelSense Ultra berukuran 15 inci dengan resolusi 3.270 x 2.180 piksel dan rasio aspek 3:2. Panel tersebut mendukung refresh rate adaptif hingga 120Hz serta cakupan warna DCI-P3 100 persen.
Microsoft juga membekali layar dengan dukungan HDR dan Dolby Vision IQ. Untuk pekerjaan kreatif, perusahaan menekankan akurasi warna serta kemampuan layar menampilkan konten dengan tingkat kecerahan tinggi.
Kecerahan puncak HDR mencapai 2.000 nit. Microsoft bahkan mengklaim layar tersebut 25 persen lebih terang dibandingkan MacBook Pro M5 dalam pengujian yang digunakan perusahaan.
Namun, angka perbandingan tersebut merupakan klaim berdasarkan pengujian Microsoft. Karena itu, performa layar dalam penggunaan sehari-hari tetap dapat berbeda bergantung pada konten, pengaturan, dan perangkat pembanding.
Besarnya kemampuan komputasi tidak membuat Surface Laptop Ultra menjadi laptop berukuran besar. Microsoft menyebut perangkat tersebut memiliki ketebalan kurang dari 18 mm dengan bobot kurang dari 4,5 pound atau sekitar 2 kg.
Microsoft juga mendesain ulang sistem termalnya untuk menangani beban kerja berat. Sistem pendingin tersebut diklaim memiliki kapasitas termal hingga 2,5 kali lebih besar dibandingkan Surface Laptop 15 inci generasi kedelapan.
Dua kipas berukuran lebih besar digunakan untuk membantu mengalirkan udara dengan kecepatan lebih rendah. Desain tersebut ditujukan untuk menjaga performa saat laptop menjalankan pekerjaan berat sekaligus menekan kebisingan kipas.
Surface Laptop Ultra tersedia dalam pilihan warna Platinum dan Nightfall. Desainnya tetap mempertahankan karakter Surface dengan bodi yang relatif tipis meski membawa perangkat keras kelas workstation.
Microsoft turut memperbesar touchpad Surface Laptop Ultra hingga sekitar 30 persen dibandingkan generasi sebelumnya. Touchpad tersebut menggunakan teknologi haptic untuk memberikan umpan balik ketika digunakan.
Salah satu keunggulan lain adalah penyimpanan SSD yang dapat dilepas. Pengguna dapat mengganti atau meningkatkan kapasitas penyimpanan tanpa harus mengganti seluruh laptop.
Akses komponen berada di bagian bawah perangkat dan ditutup oleh kaki laptop. Fitur tersebut menjadi perhatian bagi pengguna profesional yang membutuhkan fleksibilitas dalam pengelolaan penyimpanan sekaligus keamanan data.
Untuk pengisian daya, Microsoft memperkenalkan Magnetic Connect, sistem pengisian menggunakan kabel USB-C yang menempel secara magnetis pada port di sisi kanan perangkat. Kabel dapat dilepas dengan mudah, sedangkan port tersebut tetap dapat digunakan untuk kebutuhan data maupun video.
Surface Laptop Ultra juga menyediakan dua port USB-C tambahan. Port lainnya terdiri atas HDMI, USB-A, pembaca kartu SD, serta jack headphone 3,5 mm.
Kelengkapan port tersebut membuat perangkat lebih praktis bagi kreator yang sering menggunakan monitor eksternal, penyimpanan eksternal, kamera, kartu memori, atau perangkat audio.
Microsoft menempatkan kreator, developer, dan pengguna AI sebagai target utama Surface Laptop Ultra. Kapasitas memori besar dan GPU Blackwell ditujukan untuk mendukung pekerjaan yang membutuhkan sumber daya komputasi tinggi.
Developer dapat menjalankan model AI secara lokal dan memanfaatkan GitHub Copilot untuk kebutuhan agentic coding. Perangkat tersebut juga ditujukan untuk membuat prototipe agen AI, meninjau kode, serta menguji model berukuran lebih besar tanpa harus mengirim seluruh proses ke cloud.
Sementara bagi kreator, GPU NVIDIA menyediakan dukungan untuk pekerjaan grafis dan aplikasi yang membutuhkan akselerasi GPU. Arsitektur RTX Spark juga mendukung ray tracing, DLSS, dan NVIDIA Reflex pada game yang kompatibel.
Windows on Arm menjadi fondasi perangkat ini karena RTX Spark menggunakan arsitektur Arm. Microsoft juga terus memperluas dukungan aplikasi Windows pada platform tersebut sehingga kompatibilitas menjadi salah satu aspek penting bagi calon pengguna.
Surface Laptop Ultra dibanderol mulai US$2.599,99 atau sekitar Rp46,5 juta jika menggunakan kurs Rp17.900 per dolar AS. Microsoft membuka pre-order melalui situs resminya dan sejumlah peritel terpilih di berbagai negara, dengan ketersediaan mulai 16 Oktober 2026.
Microsoft juga secara terbuka menyasar pengguna MacBook Pro melalui kampanye bertajuk “Break up with your MacBook”. Pemilik MacBook Pro yang memenuhi syarat dapat memperoleh cashback hingga US$1.000 ketika melakukan tukar tambah untuk membeli Surface Laptop Ultra.
Strategi tersebut menunjukkan posisi Surface Laptop Ultra yang ingin dibangun Microsoft: bukan hanya laptop Windows berperforma tinggi, tetapi perangkat untuk pengguna profesional yang membutuhkan AI lokal, grafis kuat, dan kemampuan komputasi besar dalam bentuk laptop.
Dengan harga awal sekitar Rp46,5 juta, Surface Laptop Ultra jelas menyasar segmen premium. Tantangan Microsoft berikutnya adalah membuktikan bahwa kemampuan AI lokal dan RTX Spark cukup menarik bagi kreator serta developer untuk mempertimbangkan perangkat tersebut sebagai alternatif MacBook Pro.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penjualan mobil September 2026 turun dari Agustus, tetapi tumbuh 28,1% secara tahunan. Simak data Gaikindo hingga September.
Persib dan Borneo FC langsung ke perempat final League Cup 2026/2027. Sebanyak 36 klub berebut enam tiket tersisa.
Suzuki V-Strom SX mendapat warna baru di India dengan harga sekitar Rp38 juta. Mesin 249 cc tetap dipertahankan.
Debit mata air Sungai Mudal Kulonprogo menyusut saat kemarau. Pengelola mengutamakan air untuk warga, sementara kunjungan wisata ikut turun.
Ramon Vega menyatakan maju dalam pemilihan Presiden FIFA 2027 untuk menantang Gianni Infantino dan membawa agenda reformasi.
Surface Laptop Ultra resmi pre-order mulai US$2.599,99. Laptop ini membawa RTX Spark, RAM hingga 128GB, dan kemampuan AI lokal.