Apple Rilis Kamera dan Kunci Pintar, Ini Fitur Home Collection

Jumali
Jumali Rabu, 14 Oktober 2026 21:37 WIB
Apple Rilis Kamera dan Kunci Pintar, Ini Fitur Home Collection

Apple Home/Apple

Harianjogja.com, JOGJA— Apple memperluas ekosistem rumah pintarnya melalui Apple Home Collection, rangkaian perangkat yang memungkinkan pengguna memantau kondisi rumah, mengatur akses pintu, dan menyesuaikan suhu ruangan melalui aplikasi Rumah di perangkat Apple.

Namun, konsumen Indonesia belum masuk dalam daftar pasar peluncuran awal. Dalam pengumuman resminya pada 13 Oktober 2026, Apple menyebut perangkat tersebut mulai tersedia pada Desember 2026 di Amerika Serikat, Inggris, dan Kanada. Sejumlah aksesori lainnya dijadwalkan menyusul pada awal 2027.

Apple mengembangkan rangkaian aksesori ini bersama LG Electronics dan Schneider Electric. Produk yang diperkenalkan meliputi empat kamera pengawas, kunci pintu pintar, termostat, serta sensor suhu dan kelembapan.

Perangkat tersebut dirancang untuk terhubung dengan ekosistem Apple Home. Pengguna dapat melakukan pengaturan awal dengan satu ketukan melalui iPhone, kemudian mengelola aksesori dari aplikasi Rumah atau menggunakan Siri tanpa perlu mengunduh aplikasi terpisah maupun membuat akun baru.

Meski demikian, kemudahan tersebut tetap memiliki persyaratan. Pengaturan awal membutuhkan iPhone yang menjalankan perangkat lunak terbaru, sedangkan sejumlah fitur memerlukan hub rumah yang kompatibel. Fitur penyimpanan riwayat rekaman dan pencarian video berbasis Apple Intelligence juga bergantung pada paket iCloud+ yang memenuhi syarat.

Empat Kamera untuk Memantau Rumah

Salah satu bagian utama Apple Home Collection adalah empat kamera pengawas buatan LG Electronics. Seluruh kamera mendukung perekaman video dengan resolusi hingga 2,5K dan kemampuan mengenali orang, wajah yang dikenal, hewan peliharaan, kendaraan, serta paket kiriman.

Fitur tersebut dapat membantu pengguna memeriksa aktivitas di sekitar rumah, termasuk ketika sedang bepergian. Rangkaian kameranya terdiri atas Video Doorbell, Floodlight Cam, Outdoor Cam, dan Indoor Cam.

Video Doorbell LG memiliki dua kamera untuk memantau tamu dan paket secara terpisah.

Kamera depan mendukung resolusi 2,5K, sedangkan kamera bawah merekam dalam Full HD. Perangkat ini juga dilengkapi lampu sorot dan bel yang dapat berbunyi melalui HomeView, HomePod, maupun HomePod mini.

Sementara itu, Floodlight Cam memiliki dua lampu sorot adaptif yang menyala otomatis ketika mendeteksi gerakan. Kamera ini mendukung penglihatan malam berwarna dalam kondisi minim cahaya untuk membantu pengguna melihat aktivitas di luar rumah.

Outdoor Cam juga dilengkapi penglihatan malam berwarna dan sudut kamera yang dapat disesuaikan. Fitur tersebut memungkinkan pengguna mengatur area pemantauan sesuai kebutuhan.

Adapun Indoor Cam menawarkan pendekatan privasi berbeda. Kamera dapat mengubah arah pandang ketika pengguna memeriksa kondisi rumah, kemudian mengarah ke bawah untuk menghentikan pemantauan saat anggota rumah tangga pertama tiba. Pengguna tetap dapat mengatur arah kamera secara manual melalui aplikasi Rumah.

Apple menyebut rekaman aktivitas kamera dapat diakses selama 10 hari melalui iCloud+, dengan ketentuan paket yang sesuai. Penyimpanan internal juga memungkinkan kamera tetap merekam ketika koneksi Wi-Fi terputus, sehingga gangguan jaringan tidak selalu menghentikan perekaman.

Bagi pengguna yang ingin mencari kejadian tertentu, Apple Intelligence dapat membuat deskripsi otomatis dari klip video dan mendukung pencarian rekaman menggunakan bahasa sehari-hari. Namun, fitur tersebut hanya tersedia dengan perangkat, pengaturan, dan paket iCloud+ yang memenuhi syarat.

Kunci Pintu Bisa Terbuka Otomatis

Apple juga memperkenalkan Smart Deadbolt Lock dari LG Electronics. Kunci ini menggunakan teknologi Ultra Wideband (UWB) untuk mendeteksi keberadaan pengguna yang mendekati pintu.

Ketika pemilik rumah membawa iPhone atau Apple Watch yang kompatibel dan telah memiliki kunci digital, pintu dapat terbuka secara otomatis tanpa perlu mengetuk perangkat.

Selain mekanisme otomatis, pengguna dapat membuka pintu dengan mengetuk iPhone atau Apple Watch, memasukkan PIN melalui keypad, maupun memakai kunci fisik cadangan.

Kunci pintar tersebut juga dapat mendeteksi kondisi pintu, termasuk ketika pintu dibuka, ditutup, atau dirusak. Pengguna dapat menerima pemberitahuan jika pintu masih terbuka meskipun dalam keadaan terkunci.

Fitur berbagi akses melalui aplikasi Rumah memungkinkan pemilik memberikan izin masuk kepada anggota keluarga atau orang lain yang dipercaya. Perangkat ini mendukung Matter dan standar Aliro, serta dapat menjalankan fungsi akses utama secara lokal ketika internet tidak tersedia.

Termostat Pintar Menyesuaikan Suhu Rumah

Untuk pengaturan suhu, Apple bekerja sama dengan LG Electronics dan Schneider Electric. Keduanya menghadirkan termostat pintar yang dapat terintegrasi dengan aplikasi Rumah.

Fitur Suhu Adaptif dapat menyesuaikan pengaturan termostat berdasarkan kondisi penghuni, seperti ketika berada di rumah, bersiap tidur, atau sedang bepergian. Dengan demikian, pengguna tidak harus selalu mengatur jadwal suhu secara manual.

Termostat tersebut juga dapat memanfaatkan sensor suhu dan kelembapan terpisah untuk membaca kondisi di beberapa ruangan. Aplikasi Rumah turut menampilkan informasi penggunaan energi dari waktu ke waktu.

Di wilayah daratan Amerika Serikat, fitur Panduan Energi Bersih dapat membantu mengalihkan penggunaan pemanas dan pendingin ke periode yang lebih ramah lingkungan serta berpotensi lebih hemat biaya. Ketersediaannya bergantung pada layanan utilitas yang kompatibel.

Apple menyebut termostat dan sensor barunya mendukung Matter serta dirancang agar dapat dipasang sendiri. Namun, kompatibilitas dengan sistem pemanas, ventilasi, dan pendingin udara atau HVAC tetap perlu diperiksa sebelum perangkat digunakan.

Apple Menekankan Keamanan Data Pengguna

Privasi menjadi salah satu aspek yang ditonjolkan Apple dalam rangkaian perangkat ini. Perusahaan menyatakan rekaman kamera dan data pribadi dalam aplikasi Rumah dilindungi dengan enkripsi menyeluruh sehingga tidak dapat dibaca oleh Apple, LG Electronics, maupun Schneider Electric.

Rekaman diproses secara lokal melalui hub rumah yang kompatibel atau menggunakan Private Cloud Compute. Bagi pengguna iCloud+ yang memenuhi persyaratan, rekaman juga disimpan secara terenkripsi selama 10 hari.

Meski demikian, konsumen perlu memperhatikan kompatibilitas perangkat, kebutuhan hub rumah, dan persyaratan langganan sebelum membeli aksesori. 

Hingga pengumuman 13 Oktober 2026, Apple belum mencantumkan Indonesia sebagai negara peluncuran awal Apple Home Collection. Karena itu, jadwal ketersediaan dan dukungan resmi untuk pasar Indonesia masih perlu menunggu pengumuman lebih lanjut.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online