Pelaku UMKM Gunungkidul Didorong Manfaatkan Pembayaran Digital

Newswire
Newswire Senin, 09 November 2026 04:27 WIB
Pelaku UMKM Gunungkidul Didorong Manfaatkan Pembayaran Digital

Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Pelaku Usaha Mikro Naik Kelas Angkatan 31. Ist

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pelaku usaha mikro di Gunungkidul mendapatkan edukasi mengenai transaksi digital dan akses pembiayaan melalui kegiatan Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Pelaku Usaha Mikro Naik Kelas Angkatan 31. Dalam kegiatan tersebut, BRI Branch Office (BO) Wonosari memperkenalkan penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) serta fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Santika Gunungkidul itu diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan UKM Daerah Istimewa Yogyakarta. BRI BO Wonosari turut ambil bagian dengan memberikan materi mengenai pemanfaatan layanan keuangan formal untuk mendukung pengembangan usaha mikro dan UMKM.

Dalam sosialisasi tersebut, pelaku usaha diperkenalkan pada QRIS sebagai alternatif pembayaran nontunai. Sistem pembayaran digital ini dapat membantu pedagang melayani transaksi secara lebih praktis sekaligus menyesuaikan diri dengan kebiasaan pembayaran masyarakat yang semakin beragam.

Selain pembayaran digital, peserta juga memperoleh informasi mengenai fasilitas KUR yang disampaikan melalui Relationship Manager (RM) KUR BRI. Materi tersebut mencakup pemahaman mengenai akses pembiayaan untuk memenuhi kebutuhan produktif dan mengembangkan kapasitas usaha sesuai persyaratan yang berlaku.

Branch Office Head BRI Wonosari, M. Sayid N. Sidik, mengatakan pengembangan UMKM tidak hanya membutuhkan tambahan modal, tetapi juga pemahaman pengelolaan keuangan dan kemampuan memanfaatkan teknologi.

“BRI berkomitmen untuk terus mendampingi pelaku usaha mikro dan UMKM agar mampu mengembangkan usahanya secara berkelanjutan. Melalui edukasi QRIS, kami mendorong pelaku usaha untuk mulai mengoptimalkan transaksi digital. Sementara melalui sosialisasi KUR, kami berharap pelaku usaha memperoleh pemahaman mengenai akses pembiayaan yang dapat mendukung produktivitas dan pengembangan bisnis,” ujar Sayid dikutip Senin (9/11/2026)

Menurutnya, edukasi keuangan dan pemanfaatan layanan digital perlu berjalan beriringan agar pelaku usaha dapat mengelola bisnis secara lebih baik. Pemahaman mengenai pilihan pembiayaan juga diharapkan membantu pelaku UMKM menentukan sumber pendanaan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan usahanya.

Keterlibatan BRI dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari kolaborasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha mikro. Melalui sinergi tersebut, UMKM diharapkan semakin mengenal layanan keuangan formal, memanfaatkan pembayaran digital, serta memiliki peluang lebih besar untuk mengembangkan bisnis.

BRI BO Wonosari menyatakan akan melanjutkan dukungan kepada pelaku UMKM melalui layanan perbankan, edukasi keuangan, solusi digital, dan akses pembiayaan. Upaya tersebut diharapkan dapat mendorong usaha mikro di Gunungkidul menjadi lebih produktif dan memiliki daya saing.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online