Bluetooth 7.0 Bawa Kecepatan 7,5 Mbps, Galaxy Buds Menyusul?
Bluetooth 7.0 membawa teknologi HDT dengan kecepatan 7,5 Mbps. Simak peluang hadirnya fitur ini di Galaxy Buds terbaru.
Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Reuters)
Harianjogja.com, JAKARTA -- Google pelan tapi pasti mulai berusaha memasuki kembali pasar Negeri Tirai Bambu, Tiongkok. Salah satunya dengan membuka kesempatan bagi developer lokal untuk menghasilkan uang dari Google Play Store.
Menurut Liputan6.com yang mengutip laporan Tech Crunch, Selasa (25/11/2014), Google mengumumkan bahwa developer yang menetap di Tiongkok kini bisa menghasilkan uang dari aplikasi Google Play Store. Para developer lokal bisa mengekspor dan menjual aplikasi mereka kepada pengguna Google Play di lebih dari 130 negara, di luar Tiongkok.
Langkah ini akan memberikan kesempatan developer Tiongkok untuk menjangkau ratusan juta perangkat Android yang ada di dunia. Selain itu, mereka juga bisa mendapatkan uang dari in-app purchase, aplikasi gratis berlangganan, serta menjual aplikasi berbayar.
Google mengatakan bahwa developer lokal bisa menerima pembayaran secara langsung melalui rekening bank Tiongkok.
Sebelumnya, para developer Android Tiongkok memang telah bisa menghasilkan uang dari aplikasi mereka. Tapi melalui toko aplikasi pihak ketiga, yang populer di negara tersebut sejak toko aplikasi Google tidak disertakan di dalam perangkat Android yang ada di Tiongkok, serta menggunakan akun developer Google yang terdaftar di luar negeri.
Berita ini muncul tak lama setelah The Information melaporkan bahwa para eksekutif Google sedang membahas peluang kerjasama dengan sejumlah mitra potensial dan pemerintah Tiongkok, untuk meluncurkan layanan Google Play khusus di negara tersebut. Pihak Google menolak mengomentari laporan ini.
Laporan ini sekaligus memberikan indikasi kembalinya Google ke Tiongkok, pasca merelokasi mesin pencari dan layanan lainnya ke luar negara itu pada 2010.
Langkah Google yang tampak ingin menguatkan pijakan di Tiongkok ini dinilai tidak mengherankan, mengingat negara itu adalah pasar smartphone terbesar berdasarkan jumlah pengapalan. Dengan absennya Google, perusahaan telah kehilangan kesempatan untuk meraup untung dari jutaan smartphone dan tablet yang tidak bisa mengakses layanan dan toko aplikasinya di negara itu selama ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bluetooth 7.0 membawa teknologi HDT dengan kecepatan 7,5 Mbps. Simak peluang hadirnya fitur ini di Galaxy Buds terbaru.
Piala Ketua DPRD DIY diikuti peserta berbagai daerah. Ajang lomba burung berkicau ini diharapkan menggerakkan ekonomi dan mendukung konservasi.
JJLS Gunungkidul-Bantul ditargetkan dibuka untuk umum pada 2027. Kelok 23 akan dilengkapi rest area, gardu pandang, dan patung ikonik.
Ketua DPD PSI Kota Jogja, Heri Nugroho, menyesalkan penurunan foto Wapres Gibran di Ruang Banggar DPRD DIY dan meminta aparat menindaklanjuti.
Mentan Andi Amran Sulaiman memastikan stok beras nasional aman. Bulog mencatat cadangan 4,5 juta ton dan serapan gabah lebih dari 4,4 juta ton.
Sejumlah tokoh nasional dan pimpinan ormas menyampaikan lima tuntutan dalam Aksi Rakyat Bela Indonesia di Jakarta, Minggu (8/11/2026).