Mobil Listrik BYD Yangwang U9 Xtreme Pecahkan Batas 500 Km/Jam

Jumali
Jumali Sabtu, 07 November 2026 11:07 WIB
Mobil Listrik BYD Yangwang U9 Xtreme Pecahkan Batas 500 Km/Jam

BYD Yangwang U9 Xtreme / Yangwang

Harianjogja.com, JOGJA—Kecepatan 503,17 km/jam yang dicapai Yangwang U9 Xtreme menandai keberhasilan mobil produksi menembus batas 500 km/jam. Namun, angka tersebut perlu dibaca dengan memperhatikan metode pengujiannya karena rekor itu diperoleh melalui satu kali lintasan dalam satu arah, bukan rata-rata kecepatan dari dua arah berlawanan.

Mobil listrik dari merek premium BYD itu mencatatkan pencapaian tersebut di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, pada 1 November 2026. Pebalap Jerman, Marc Basseng, berada di balik kemudi saat kendaraan melaju di ruas Jalan Internasional Sheikh Khalifa Bin Zayed (E11), kawasan Al Dhafra.

Federasi Otomotif Internasional (FIA) mengakui hasil pengujian tersebut. Guinness World Records juga mencatat dua kategori yang diraih U9 Xtreme, yakni kecepatan tertinggi mobil produksi dalam pengujian satu arah dan kecepatan tertinggi mobil listrik produksi dengan metode yang sama.

Rekor 503,17 Km/Jam Dicapai di Abu Dhabi

Pengujian berlangsung di ruas jalan yang ditutup sementara untuk menjamin keamanan percobaan. Otoritas setempat menyiapkan lintasan sepanjang 10 kilometer, dengan bagian lurus sekitar 7 kilometer sebagai lokasi mobil mencapai kecepatan puncaknya.

Sebelum angka 503,17 km/jam tercatat, tim melakukan dua percobaan pada 31 Oktober 2026. Kecepatan tertinggi yang diperoleh saat itu mencapai 490 km/jam.

Tim teknisi kemudian melakukan penyetelan selama semalam. Perubahan dilakukan pada aspek aerodinamika, pengaturan suspensi, dan tekanan ban untuk mendukung kestabilan kendaraan saat melaju dalam kecepatan sangat tinggi.

Dua percobaan kembali dilakukan pada 1 November. Pada kesempatan kedua hari itu, Basseng berhasil membawa U9 Xtreme mencapai 503,17 km/jam. Hasil tersebut melampaui catatan sebelumnya, yakni 496,22 km/jam yang diperoleh mobil yang sama di Jerman pada September 2025.

Mengapa Rekor Satu Arah Perlu Diperhatikan?

Pencapaian U9 Xtreme tidak bisa begitu saja dibandingkan dengan rekor kecepatan mobil yang menggunakan pengujian dua arah. Perbedaan metode tersebut berpengaruh terhadap cara hasil kecepatan dicatat dan diklaim.

Dalam pengujian dua arah, kendaraan melaju pada lintasan yang sama dari arah berlawanan. Hasil dari kedua percobaan kemudian dirata-ratakan untuk mengurangi pengaruh faktor eksternal, seperti arah angin dan kemiringan lintasan.

Sementara itu, pengujian satu arah hanya mencatat kecepatan tertinggi pada satu kali lintasan. Karena tidak menggunakan rata-rata dari dua arah, hasilnya memiliki batasan tersendiri ketika dibandingkan dengan rekor yang mensyaratkan metode dua arah.

Dengan demikian, capaian 503,17 km/jam menempatkan U9 Xtreme sebagai pemegang dua rekor Guinness dalam kategori pengujian satu arah. Klaim tersebut tidak serta-merta berarti mobil ini telah mengungguli seluruh rekor kecepatan mobil produksi yang menggunakan protokol pengujian berbeda.

Empat Motor Listrik Menghasilkan 2.220 kW

Di balik pencapaian tersebut, Yangwang U9 Xtreme mengandalkan empat motor listrik yang bekerja secara independen. Masing-masing motor menghasilkan daya 555 kW dengan putaran maksimum mencapai 30.000 rpm.

Jika digabungkan, keempat motor tersebut menghasilkan daya 2.220 kW atau sekitar 2.978 hp. Rasio daya terhadap bobot kendaraan mencapai 1.217 PS per ton, menjadi salah satu faktor pendukung performanya.

Sistem penggeraknya menggunakan arsitektur kelistrikan 1.200 volt dan baterai Blade khusus untuk kebutuhan lintasan. Baterai tersebut mendukung pelepasan daya 30C, sedangkan sistem e4 mengatur distribusi tenaga ke masing-masing motor secara independen.

Untuk menjaga kendali kendaraan, BYD membekali model ini dengan sistem pengendalian bodi aktif DiSus-X. Sistem pengeremannya menggunakan material karbon-keramik dengan paduan titanium.

Bagian ban juga mendapat perhatian khusus. U9 Xtreme memakai ban semi-slick hasil pengembangan bersama Giti Tire yang dirancang untuk menghadapi kecepatan lebih dari 500 km/jam.

Pernah Mencatat Waktu di Bawah Tujuh Menit

Kemampuan U9 Xtreme tidak hanya diuji melalui kecepatan tertinggi di lintasan lurus. Pada September 2025, mobil ini juga mencatat waktu 6 menit 59,157 detik di Nürburgring Nordschleife, Jerman.

Catatan tersebut menjadikan U9 Xtreme sebagai mobil listrik produksi pertama yang menyelesaikan putaran sirkuit itu dalam waktu kurang dari tujuh menit. Pencapaian di Nürburgring menjadi bagian dari rangkaian pengembangan performa model tersebut.

Sebelumnya, pengujian U9 Xtreme juga menghasilkan kecepatan 309 km/jam pada Januari 2024. Angkanya meningkat menjadi 391,94 km/jam pada Oktober 2024, lalu mencapai 472,41 km/jam pada Agustus 2025.

Pada September 2025, kecepatannya kembali meningkat menjadi 496,22 km/jam di Jerman. Hasil terbaru di Abu Dhabi menambah 6,95 km/jam dari pencapaian tersebut.

Produksi Global Dibatasi 30 Unit

Yangwang memperkenalkan U9 Xtreme sekaligus membuka pemesanannya pada 20 September 2025. Versi produksinya kemudian ditampilkan dalam Beijing Auto Show pada April 2026.

Mobil listrik berperforma tinggi ini dibanderol lebih dari 20 juta yuan. BYD membatasi produksinya hanya sebanyak 30 unit untuk pasar global.

Sebagai pembanding, Yangwang U9 versi standar telah dipasarkan sejak Februari 2024 dengan harga mulai 1,8 juta yuan. Model tersebut juga menggunakan empat motor listrik, tetapi masing-masing menghasilkan daya 240 kW.

Perbedaan spesifikasi itu memperlihatkan posisi U9 Xtreme sebagai varian berperforma lebih tinggi dibandingkan U9 standar. Selain peningkatan daya motor, pengembangan baterai, sistem penggerak, suspensi, pengereman, dan ban turut menjadi bagian dari persiapan untuk menghadapi pengujian kecepatan ekstrem.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online