Viral Pendaki Naiki Tugu Triangulasi Gunung Merbabu, Ini Sanksinya
Dua pendaki yang viral karena menaiki Tugu Triangulasi Gunung Merbabu diberi sanksi pembinaan oleh BTNGMb dan diwajibkan membuat video permintaan maaf.
Marketing Manager Huawei Device Indonesia Andi M. Rendi, Regional East and Central Java General Manager Huawei Indonesia Brady Liu dan Area Sales Manager Central Java Huawei Indonesia Rendy Herera saat mengenalkan Huawei Y3 di Diexie Resto Jogja, Selasa (9/6/2015). (Harian Jogja/Abdul Hamied Razak)
Ponsel pintar Huawei Y3 baru dirilis. Smartphone entry level tersebut didesain khusus untuk Indonesia
Harianjogja.com, JOGJA- PT Huawei Tech Investment (Huawei Indonesia) merilis ponsel pintar Huawei Y3. Smartphone entry level tersebut didesain khusus untuk Indonesia. Mengusung tema dan design batik yang terdapat pada theme dan packaging ponsel tersebut, Huawei siap menggebrak pasar ponsel pintar di Jogja.
Regional East and Central Java General Manager Huawei Indonesia Brady Liu mengatakan, ponsel tersebut masuk dalam kelas low end dengan fitur high end. Di dalamnya, terdapat sejumlah teknologi mutakhir, seperti quick snapshot, dual LED dan humidity. Menariknya, semua teknologi itu terintegrasi dan dikemas dengan harga terjangkau.
“Ponsel pintar ini dibuat dengan high end dan harga terjangkau. Harganya Rp799.000,- namun spesifikasinya cukup komplit. Ponsel ini menyasar segmen pengguna usia antara 16 -25 tahun. Ini cocok bagi market Jogja di mana banyak kampus dan sekolah,” ujarnya di sela peluncuran Huawei Y3 di Dixie Jogja, Selasa (9/6/2015).
Huawei Y3, sambungnya, menyajikan kemudahan seperti user interface sederhana. Perangkat ini juga memberikan kemudahan tidak hanya bagi pengguna pemula tetapi juga para lansia. Sebab, model user interface Huawei Y3 ini bisa diset untuk semua kalangan.
“Ponsel ini bekerja pada tingkat kelembapan tinggi, 5-95 persen. Fungsi dual LED memudahkan pengguna mengambil foto dalam kondisi pencahayaan yang rendah,” terangnya.
Marketing Manager Huawei Device Indonesia Andi M. Rendi menambahkan, fitur quick snapshot yang terdapat pada Ponsel ini membuat pemakai tidak akan melewatkan momen penting. Selain dibekali sensor layar sentuh berukuran 4 inci, Huawei Y3 juga dilengkapi dengan kamera depan 2MP dan belakang 5MP.
“Fitur quick snapshot biasanya disematkan pada ponsel pintar dengan harga mahal. Tetapi dengan Huawei Y3, teknologi itu bisa dimanfaatkan,” katanya.
Sedangkan Area Sales Manager Central Java Huawei Indonesia Rendy Herera menegaskan, ponsel ini sudah dilaunching pada 6 Juni lalu dan sudah beredar di seluruh Indonesia. Untuk DIY, ada 11 modern market, yakni lewat Global Telecom dan Oke Shop.
“Juga ada di pusat telepon di Plaza Ambarrukmo, Jogjatronik dan toko ponsel yang ada di beberapa titik di Jogja. Kami pastikan, merata di seluruh tempat di DIY,” katanya.
Dia menegaskan, kehadiran Huawei Y3 di kelas low end bertujuan mengajak para kompetitor untuk menaikkan kualitas smartphone. Huawei Y3 juga diperkenalkan di beberapa kota besar lainnya di Indonesia seperti Bandung, Medan, dan Surabaya.
“Huawei ingin meningkatkan kualitas ponsel low end dan kami bisa melakukan itu. Dengan fitur-fitur berkelas dalam satu Ponsel, harga Huawei Y3 tetap terjangkau,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua pendaki yang viral karena menaiki Tugu Triangulasi Gunung Merbabu diberi sanksi pembinaan oleh BTNGMb dan diwajibkan membuat video permintaan maaf.
KAI Daop 6 Yogyakarta menutup pelintasan tak terjaga di Petak Sentolo-Rewulu. Total 10 perlintasan liar telah ditutup sepanjang 2026.
IHSG diperkirakan menguat didorong rilis PDB kuartal II/2026. Simak rekomendasi saham TINS, BRMS, MEDC, dan TMPO dari BRI Danareksa.
KPK menyebut dugaan korupsi proyek digitalisasi SPBU PT Pertamina 2018–2023 menyebabkan kerugian negara Rp322,18 miliar berdasarkan audit BPK.
BMKG memprakirakan cuaca DIY cerah pada Rabu 5 Agustus 2026. Simak prakiraan suhu dan kelembapan di Kota Jogja hingga Gunungkidul.
Pemkab Gunungkidul menargetkan predikat A pada SAKIP 2026 setelah tahun lalu meraih BB. Reformasi birokrasi dan kinerja nyata menjadi fokus.