AI Muse Tembus 1,8 Juta Unduhan, Ini Keunggulannya

Magnis Pasko Tjopa
Magnis Pasko Tjopa Kamis, 24 September 2026 08:47 WIB
AI Muse Tembus 1,8 Juta Unduhan, Ini Keunggulannya

Ilustrasi Artificial Intelligence - Freepik

Harianjogja.com, JAKARTA— Aplikasi kecerdasan artifisial atau AI Muse besutan Meta mencatat pertumbuhan pengguna yang cukup signifikan sejak dirilis. Dalam 12 hari pertama, Muse diperkirakan mengantongi 1,8 juta unduhan di iOS Amerika Serikat dan Kanada.

Angka tersebut berdasarkan laporan Apptopia. Pada periode yang sama, ChatGPT tercatat memperoleh 1,3 juta unduhan di iOS AS dan Kanada.

Meta merilis Muse pada Rabu (8/9/2026). Aplikasi tersebut dikembangkan sebagai model AI yang dapat beradaptasi dengan kebutuhan pengguna dan mengakomodasi beragam permintaan.

Muse dirancang untuk mengerjakan berbagai jenis permintaan, mulai dari tugas sederhana hingga pekerjaan dengan tingkat kompleksitas yang lebih tinggi. Meta juga mengklaim Muse dapat membantu pengguna menyelesaikan tugas dengan beragam tingkat kesulitan.

Selain pertumbuhan unduhan, sejumlah fitur menjadi pembeda Muse dengan model AI dari perusahaan teknologi lainnya.

1. Fleksibilitas Model AI

Muse dikembangkan untuk menjangkau berbagai segmen pengguna dalam skala global. Model tersebut dirancang agar dapat memenuhi dan mengerjakan permintaan yang berbeda-beda.

Muse dapat digunakan untuk penugasan sederhana maupun kompleks. Untuk permintaan yang membutuhkan waktu pengerjaan lebih lama, Muse tetap dapat beroperasi meskipun pengguna menutup atau memberhentikan aplikasi.

Muse juga tetap berjalan ketika pengguna sedang menggunakan aplikasi lain.

Kemampuan tersebut menjadi bagian dari konsep Muse sebagai AI yang dapat menyesuaikan diri dengan kebutuhan dan pekerjaan pengguna.

2. Privasi dan Keamanan

Muse juga dilengkapi fitur Muse Secure VM yang ditujukan untuk menjaga privasi dan keamanan data pengguna AI.

Melalui fitur tersebut, data dan kredensial pengguna disimpan dan tidak dapat diakses oleh pengguna lain. Muse juga tidak dapat mengakses internet tanpa otoritas agen Sentinel dan pengguna.

Pengguna memiliki fleksibilitas untuk menentukan aplikasi serta fitur yang dapat diakses Muse.

Selain itu, Muse tidak membagikan data dan informasi pengguna yang berada dalam fitur Muse Secure VM kepada pengguna lain. Pengguna juga dapat mengubah izin akses maupun memberhentikan layanan yang terhubung dengan Muse.

3. Kapabilitas Model AI

Dari sisi kemampuan, Muse dapat menelusuri internet secara langsung untuk mengakses berbagai situs serta mengekstrak informasi dan konten yang dinamis.

Muse juga dapat memperoleh informasi dari situs yang tidak memiliki API.

Kemampuan lainnya adalah membuat dan menjalankan skrip Bash serta Python miliknya sendiri. Skrip tersebut dapat disempurnakan berdasarkan hasil yang diperoleh apabila konektor standar tidak memadai.

Untuk permintaan dengan tingkat kompleksitas tinggi, Muse dapat membagi pekerjaan menjadi beberapa bagian. Selanjutnya, model tersebut mengalokasikan sub-agen untuk mengerjakan setiap tugas secara bersamaan agar proses berjalan optimal dan efisien.

Pertumbuhan unduhan Muse pada 12 hari pertama menunjukkan perkembangan awal aplikasi AI besutan Meta tersebut di pasar AS dan Kanada. Perbandingan dengan ChatGPT pada periode yang sama menjadi salah satu indikator yang disoroti dalam laporan Apptopia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online