Pemberdayaan Masyarakat dan Semangat Pembangunan Indonesia
Pemberdayaan masyarakat menjadi strategi penting transformasi ekonomi menuju Indonesia Emas 2045 melalui kolaborasi dan pendampingan berkelanjutan.
Google Photos. (Istimewa)
Harianjogja.com, NEW YORK—Google membuat perbaruan pada aplikasi Google Photos sehingga pengguna bisa menyukai gambar, video atau album yang dibagikan. Caranya sama seperti di media sosial, pengguna tinggal mengklik ikon di bawah gambar yang dibagikan.
Dikutip Jaringan Informasi Bisnis Indonesia dari Phone Arena, Sabtu (9/6/2018), pengguna yang mengirimkan foto tersebut akan mendapat notifikasi fotonya disukai. Untuk merasakan fitur baru ini, pengguna harus mengunduh versi terbaru Google Photos atau memperbarui aplikasi yang sudah ada.
Beberapa pengguna Android bahkan sudah mendapatkan fitur ini sejak bulan lalu. Untuk diketahui, Google Photos menyediakan penyimpanan gratis, sehingga bisa menghemat kapasitas ponsel untuk menyimpan foto.
Foto, video dan album yang disimpan di Google Photos bisa dibagikan ke orang lain melalui alamat email, nomor ponsel atau kontak yang sudah tersimpan, langsung dari aplikasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Pemberdayaan masyarakat menjadi strategi penting transformasi ekonomi menuju Indonesia Emas 2045 melalui kolaborasi dan pendampingan berkelanjutan.
Kunjungi Kontingen Sleman di Jamnas XII, Bupati Sleman Harap Peserta Mendulang Ilmu dan Pengalaman
Stunting pada anak masih dapat dioptimalkan jika ditemukan dan ditangani sedini mungkin. Dokter gizi menjelaskan tanda dan langkah penanganannya.
361 siswa di Karo diduga keracunan usai menyantap MBG. Satu siswa dirawat intensif di RSU Haji Medan karena mengalami penurunan kesadaran.
Polisi mengamankan pria yang diduga berkaitan dengan pelemparan benda diduga molotov di dua Pos Lantas Surabaya. Kota dipastikan kondusif.
RSUP Dr. Sardjito, UGM, dan PERKI Cabang Jogja menggelar deteksi dini penyakit jantung di Gunungkidul untuk menemukan faktor risiko warga.