Samsung Wujudkan Konsep Ponsel Lipat

Jafar Sodiq Assegaf
Jafar Sodiq Assegaf Minggu, 22 Juli 2018 22:00 WIB
Samsung Wujudkan Konsep Ponsel Lipat

Konsep "Project Valey" smartphone lipat Samsung (Istimewa/Weibo)

Harianjogja.com, SEOUL—Samsung bakal mengusung konsep telepon seluler (ponsel) lipat (foldable phone) untuk produk teranyarnya yang akan diluncurkan pada awal 2019. Ponsel lipat asal vendor raksasa yang berbasis di Seoul, Korea Selatan ini akan menjadi penawaran ketiga Samsung, di samping seri Galaxy S dan Galaxy Note.

Dikutip Jaringan Informasi Bisnis Indonesia dari The Verge, Minggu (22/7/2018), produk teranyar dari Samsung ini memiliki kode nama internal Winner. Lengkapnya dia menampilkan tablet tujuh inci, yang akan terlihat seperti smartphone pada umumnya.

Pada awalnya, ponsel tersebut ditargetkan di pasar tertentu, termasuk para gamer mobile. Setelah umpan balik, peluncuran yang lebih luas diharapkan pada paruh kedua tahun 2019.

Sayangnya, sebuah laporan menyebutkan untuk sementara ponsel ini mungkin tidak sukses besar di awal. Namun, Samsung memiliki tujuan untuk menjadi produsen ponsel pertama yang berhasil dengan teknologi semacam ini di pasar global.

Pada Januari 2018, Samsung telah menyebutkan dalam roadmap produknya fokus pada teknologi smartphone yang dapat dilipat. Setelah itu, bos Samsung DJ Koh , di sela-sela peluncuran Galaxy S9 di Barcelona, telah mengklaim jika smartphone yang dapat dilipat bukan hanya ponsel OLED yang mudah digandeng dan dilipat.

Terlebih, ponsel ini akan memiliki layar kecil di satu sisi eksterior dan kamera di sisi lain. Terkait harga, kabarnya dibanderol US$1.500 atau sekitar Rp21 juta. Sebagai informasi, Samsung telah menggoda para penggemarnya dengan konsep ponsel lipat pada 2013. Mereka mengungkap prototipe lipat yang disebut Youm.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Solopos

Share

Galih Eko Kurniawan
Galih Eko Kurniawan Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online