GIIAS 2018 : Pemerintah Siapkan Insentif Bagi Industri yang Bina SMK

Thomas Mola
Thomas Mola Senin, 06 Agustus 2018 20:33 WIB
GIIAS 2018 : Pemerintah Siapkan Insentif Bagi Industri yang Bina SMK

Pemerintah berencana menambah 1.000 SMK lagi untuk program link and match pada tahun ini./Bisnis.com

Harianjogja.com, TANGERANG—Pemerintah menjanjikan insentif bagi industri yang mengembangkan pelatihan SDM melalui SMK ataupun politeknik. Pemerintah berencana menambah 1.000 SMK lagi untuk program link and match pada tahun ini.

Kepala Pusdiklat Kementerian Perindustrian Mujiyono mengatakan Kementerian Perindustrian sedang mengusulkan kepada Kementerian Keuangan agar perusahaan industri yang membina SMK dabln politeknik mendapatkan insentif.

"Pada prinsipnya industri tidak mau rugi, Thailand sudah melakukan itu, kita mau legalkan [pengaturan insentif]," ujarnya pada Fokus Group Discussion bertema Peningkatan SDM dalam Menyongsong Revolusi Industri 4.0, di Tangerang, Senin (6/8/2018).

Mujiyono menuturkan pemerintah sangat mendukung langkah pelaku industri untuk mengembangkan pelatihan SMK. Pasalnya, dengan pertumbuhan industri pada kisaran 5% hingga 6% dibutuhkan tenaga kerja sebanyak 600.000 orang.

Pemerintah jelasnya, mengapresiasi langkah beberapa pelaku otomotif yang telah, sedang, dan akan membantu meningkatkan kompetensi SMK dan Politeknik. Pasalnya, perkembangan teknologi di industri sangat cepat, sementara kurikulum sekolah cenderung terlambat mengikuti.

"Menteri kami [Kementerian Perindustrian] diperintahkan lagi MKM link and match dengan tambah 1.000 SMK lagi," tambahnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis Indonesia

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online