Cek Daftar Kalori Kue Kering Lebaran, Mana Paling Tinggi?
Kue kering menjadi menu favorit saat Lebaran. Meski demikian, makanan yang digemari masyarakat Indonesia initinggi kalori.
Konsep Samsung Galaxy S10 (Tom's Guide)
Harianjogja.com, JOGJA—Fitur telepon seluler (ponsel) pintar terus mengalami perkembangan. Pada 2018 ini, ponsel dengan notch alias poni di bagian layar depan menjadi tren. Namun, agaknya tren itu bakal tergantikan dengan pemindai sidik jari di layar pada ponsel pintar generasi seterusnya seperti Samsung Galaxy S10.
Dikutip Jaringan Informasi Bisnis Indonesia dari Tech Radar, Jumat (31/8/2018), tren sensor pemindai sidik jari di dalam layar alias in-screen fingerprint diramalkan bakal semakin ramai pada produk smartphone 2019 mendatang.
Salah satu vendor yang ikut meramaikan tren ini adalah Samsung. Perusahaan asal Korea Selatan itu bakal menyematkan teknologi biometrik khusus pada tiga varian Galaxy S yang menjadi edisi spesial ulang tahun ke-10.
Samsung Galaxy S10 diramalkan menjadi ponsel paling menarik pada 2019. Smartphone ini merupakan peningkatan dari pendahulunya, Samsung Galaxy S9. Belum banyak rumor yang beredar tentang ponsel terbaru besutan vendor Korea Selatan tersebut. Namun, kabarnya ponsel ini akan dibekali scanner ultrasonik yang ditanam di layar.
Teknologi sensor ultrasonik tersebut bakal menghasilkan sensor yang berbeda. Pemindai ini memetakan sidik jari tiga dimensi. Berbeda dengan pemindai optik yang hanya mampu memetakan gambar datar atau dua dimensi.
Kinerja pemindai ultrasonik tidak akan terganggu oleh kotoran seperti minyak, keringat, debu, hingga cahaya. Tingkat akurasinya jauh lebih tinggi dari pemindai optik yang umum dipakai di sejumlah ponsel.
Selain pemindai sidik jari terbaru, Samsung Galaxy S10 bakal dilengkapi dengan berbagai fitur menarik lainnya. Salah satunya adalah kamera tiga dimensi. Semua teka-teki soal ponsel terbaru dari Samsung ini bakal terjawab setelah dirilis sekitar Februari 2019 mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Kue kering menjadi menu favorit saat Lebaran. Meski demikian, makanan yang digemari masyarakat Indonesia initinggi kalori.
Kasus daycare Jogja, 32 anak mulai divisum. Dugaan kekerasan fisik dan psikis, korban diperkirakan capai 130 anak.
Dua ASN Kementerian PU dipanggil dari luar negeri karena dugaan suap dan pelanggaran etik. Menteri PU tegaskan disiplin.
Jogja jadi tuan rumah Kongres XV HIMPSI 2026. Bahas kesehatan mental, SDM, hingga ketangguhan bangsa di era global.
PPIH siapkan jalur khusus lansia di Terminal Ajyad Makkah. Bus shalawat ditambah hingga 140 armada jelang puncak haji.
Imigrasi Yogyakarta gagalkan 3 calon haji non-prosedural di Bandara YIA. Total 6 orang dicegah, modus jalur ilegal terendus sistem.