Dipakai 1,5 Miliar Pengguna, Tik Tok Jadi yang Terpopuler setelah Whatsapp & Messenger
Pengguna aplikasi digital Tik Tok menembus angka 1,5 miliar. Tik Tok menjadi aplikasi non-game terpopuler di dunia setelah Whatsapp dan Messenger.
Harry Potter (Youtube)
Harianjogja.com, SOLO – Para penggemar Harry Potter tentu tidak asing lagi dengan tongkat berkekuatan sihir itu. Selama ini, banyak toko yang menjual aksesori berupa tiruan tongkat sakti tesebut. Hal itu menjadi inspirasi bagi Apple untuk membuat tongkat canggih Harry Potter.
Dikutip dari Business Insider, Jumat(23/11/2018), Apple bekerja sama dengan perusahaan startup asal Inggris, Kano. Perangkat canggih yang diberi nama Harry Potter Kano Coding Kit tersebut berbentuk tongkat yang disinkronkan dengan aplikasi di Ipad.
Meski demikian, tongkat sihir Harry Potter itu tetap berfungsi di perangkat yang menjalankan sistem operasi Windows dan Android. Aplikasi tersebut dapat dipakai oleh anak-anak. Nantinya, mereka dapat membaca mantra sambil mengayunkan tongkat layaknya Harry Potter.
Dari sekian banyak mantra itu, pengguna dapat membuat bulu terbang, gelembung, dan puff pygmy yang berubah warna. Tongkat sihir Harry Potter tersebut bakal dipasarkan oleh Apple mulai Desember 2018 hingga Januari 2019. Adapun harga tongkat tersebut dibanderol sekitar 100 Euro atau setara Rp1,6 juta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Pengguna aplikasi digital Tik Tok menembus angka 1,5 miliar. Tik Tok menjadi aplikasi non-game terpopuler di dunia setelah Whatsapp dan Messenger.
Jemaah haji asal Solo menjalani amputasi jempol kaki di Makkah akibat komplikasi diabetes saat ibadah haji 2026.
Harga minyak mentah Indonesia April 2026 melonjak menjadi 117,31 dolar AS per barel akibat konflik Timur Tengah dan Selat Hormuz.
Dewan Pers mendesak pemerintah Indonesia menempuh jalur diplomatik untuk membebaskan tiga jurnalis yang ditahan Israel.
Sri Wagiyati, pedagang asongan stadion di Jogja, menemukan keluarga baru lewat kedekatannya dengan suporter BCS, Brajamusti, dan Slemania.
Megawati Soekarnoputri dan Dubes Kuwait membahas konflik Timur Tengah, Palestina, hingga stabilitas Selat Hormuz di Jakarta.