Penembakan di Islamic Center San Diego Tewaskan 5 Orang
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.
IT & Mobile Business Vice President Samsung Electronics Indonesia Bernard Ang (kiri) dan Head of IT & Mobile Product Marketing Samsung Electronics Indonesia Denny Galant (kanan) menunjukkan unit Samsung Galaxy A9 saat peluncuran di Jakarta, Rabu (21/11/2018)/Bisnis-Dhiany Nadya Utami
Harianjogja.com, JAKARTA - Samsung Galaxy M memulai produksi smartphone seri terbarunya di India dengan rencana peluncuran ke pasar pada awal 2019.
Dikutip dari GSM Arena, Selasa (4/12/2018), informasi tersebut dilaporkan telah disampaikan oleh sumber terdekat dalam industrai, dan menurut mereka, Galaxy M10, M20 dan M30 akan dirakit di pabrik Samsung di Noida.
Jajaran Samsung Galaxy M disebut akan menggantikan seri Galaxy J dan Galaxy On yang lama dan akan hadir dengan banyak pilihan penyimpanan.
Galaxy M10 kabarnya akan menggunakan Exynos 7870 milik Samsung sendiri dengan RAM 3GB. Bahkan, ada kabar yang menyebutkan bahwa beberapa ponsel Galaxy M akan mengusung desain layar notch.
Belum diketahui desain poni seperti apa yang dimaksud, namun pada awal November, dalam gelaran Samsung Developer Conference, Samsung memperkenalkan tiga desain layar poni yaitu Infinity-V, Infinity-U dan Infinity-O.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.