FAD DIY Siapkan Suara Anak Daerah 2026
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Ponsel layar lipat (Reuters-Stephen Lam)
Harianjogja.com, JAKARTA - ZTE dilaporkan telah mengajukan paten desain layar lipat kepada regulator Hak Kekayaaan Intelektual Tiongkok (CNIPA) pada awal tahun ini, yang baru saja diterbitkan oleh organisasi tersebut.
Sebelumnya, ZTE telah meluncurkan ponsel layar lipat ZTE Axon M 2017 yang menggunakan dua layar terpisah 5,2 inci yang dihubungkan dengan engsel. Desain seperti ini jelas bukan teknologi yang sama dengan Samsung, Huawei, LG yang diharapkan akan diluncurkan tahun depan.
Rupanya, ZTE ingin bergabung dalam daftar pabrikan ponsel yang akan menawarkan perangkat ponsel layar lipat.
Dikutip dari Phone Arena, Senin, desain yang diajukan ZTE tersebut berbeda dari Axon M, namun mirip dengan bentuk yang diluncurkan Samsung bulan lalu. Hasil tangkap layar paten ZTE untuk desain layar lipat (mobielkopen.net) Paten ZTE tersebut mengungkap layar eksternal di bagian depan di mana ketika terbuka penuh perangkat akan menjadi tablet.
Sementara, di bagian belakang, terdapat dua kamera dan pemindai sidik jari. ZTE tidak memasukkan ukuran layar dalam paten tersebut, namun ukuran layar akan dua kali ukuran layar eksternal.
Dan, tidak seperti perangkat Samsung yang ditampilkan bulan lalu, layar eksternal dan internal sama tingginya. Perlu dicatat bahwa ZTE telah mengajukan permohonan paten pada 27 Februari tahun ini.
Selama kuartal pertama 2018, ZTE adalah produsen smartphone terbesar keempat di Amerika Serikat. Namun, karena larangan ekspor yang terjadi selama musim semi dan musim panas, Motorola mengambil alih posisi itu selama kuartal kedua dan ketiga tahun ini, menurut data Counterpoint.
Dengan tuduhan pemerintah Amerika Serikat yang menyebut Huawei dan ZTE sebagai ancaman keamanan nasional, perangkat lipat ZTE tersebut diragukan dapat sampai ke Amerika Utara, demikian Phone Arena.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Arab Saudi akan mendenda hingga Rp93 juta bagi jemaah haji ilegal tanpa izin resmi dan memberi sanksi deportasi serta larangan masuk 10 tahun.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian hari ini 18 Mei 2026 terpantau stabil. Simak daftar lengkap harga jual dan buyback.
Jadwal DAMRI YIA ke Jogja hari ini, tarif Rp80.000, rute lengkap menuju Sleman dan pusat kota.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA Senin 18 Mei 2026 dari pagi hingga malam, rute Tugu Yogyakarta dan Wates.
MK menggelar sidang lanjutan uji materi KUHP Baru. Pasal penghinaan presiden hingga pidana zina menjadi sorotan.