IHSG Melemah 0,12 Persen, Sektor Energi Jadi Penopang Penguatan Bursa
IHSG ditutup melemah 0,12% ke level 6.343,71. Di tengah koreksi bursa, saham sektor energi dipimpin CUAN, DSSA, dan PTRO justru menguat.
Ponsel layar lipat (Reuters-Stephen Lam)
Harianjogja.com, JAKARTA - ZTE dilaporkan telah mengajukan paten desain layar lipat kepada regulator Hak Kekayaaan Intelektual Tiongkok (CNIPA) pada awal tahun ini, yang baru saja diterbitkan oleh organisasi tersebut.
Sebelumnya, ZTE telah meluncurkan ponsel layar lipat ZTE Axon M 2017 yang menggunakan dua layar terpisah 5,2 inci yang dihubungkan dengan engsel. Desain seperti ini jelas bukan teknologi yang sama dengan Samsung, Huawei, LG yang diharapkan akan diluncurkan tahun depan.
Rupanya, ZTE ingin bergabung dalam daftar pabrikan ponsel yang akan menawarkan perangkat ponsel layar lipat.
Dikutip dari Phone Arena, Senin, desain yang diajukan ZTE tersebut berbeda dari Axon M, namun mirip dengan bentuk yang diluncurkan Samsung bulan lalu. Hasil tangkap layar paten ZTE untuk desain layar lipat (mobielkopen.net) Paten ZTE tersebut mengungkap layar eksternal di bagian depan di mana ketika terbuka penuh perangkat akan menjadi tablet.
Sementara, di bagian belakang, terdapat dua kamera dan pemindai sidik jari. ZTE tidak memasukkan ukuran layar dalam paten tersebut, namun ukuran layar akan dua kali ukuran layar eksternal.
Dan, tidak seperti perangkat Samsung yang ditampilkan bulan lalu, layar eksternal dan internal sama tingginya. Perlu dicatat bahwa ZTE telah mengajukan permohonan paten pada 27 Februari tahun ini.
Selama kuartal pertama 2018, ZTE adalah produsen smartphone terbesar keempat di Amerika Serikat. Namun, karena larangan ekspor yang terjadi selama musim semi dan musim panas, Motorola mengambil alih posisi itu selama kuartal kedua dan ketiga tahun ini, menurut data Counterpoint.
Dengan tuduhan pemerintah Amerika Serikat yang menyebut Huawei dan ZTE sebagai ancaman keamanan nasional, perangkat lipat ZTE tersebut diragukan dapat sampai ke Amerika Utara, demikian Phone Arena.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
IHSG ditutup melemah 0,12% ke level 6.343,71. Di tengah koreksi bursa, saham sektor energi dipimpin CUAN, DSSA, dan PTRO justru menguat.
Tim SAR masih mencari lima penumpang KMP Putri Yasmin yang belum ditemukan setelah kapal terbakar di Selat Lombok, NTB.
KPK menggeledah Kanwil Pajak Surakarta dan sejumlah lokasi di empat daerah terkait kasus pajak Banjarmasin. Emas 1,3 kg turut disita.
Gelombang tinggi kembali menyumbat aliran air di Sanden dan Kretek, Bantul. Sekitar 55 hektare lahan pertanian kembali tergenang.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan pemilik 98 kg sabu di Kampung Bahari. Sejumlah aset dan barang bukti turut disita.
AIcosystem Buka Cara Baru dalam Mengelola Pengalaman Pelanggan hingga Pengembangan Asisten Virtual