KPK Dalami Aliran Rp106,3 Miliar yang Diduga ke Nusron Wahid
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Ponsel layar lipat (Reuters-Stephen Lam)
Harianjogja.com, JAKARTA - ZTE dilaporkan telah mengajukan paten desain layar lipat kepada regulator Hak Kekayaaan Intelektual Tiongkok (CNIPA) pada awal tahun ini, yang baru saja diterbitkan oleh organisasi tersebut.
Sebelumnya, ZTE telah meluncurkan ponsel layar lipat ZTE Axon M 2017 yang menggunakan dua layar terpisah 5,2 inci yang dihubungkan dengan engsel. Desain seperti ini jelas bukan teknologi yang sama dengan Samsung, Huawei, LG yang diharapkan akan diluncurkan tahun depan.
Rupanya, ZTE ingin bergabung dalam daftar pabrikan ponsel yang akan menawarkan perangkat ponsel layar lipat.
Dikutip dari Phone Arena, Senin, desain yang diajukan ZTE tersebut berbeda dari Axon M, namun mirip dengan bentuk yang diluncurkan Samsung bulan lalu. Hasil tangkap layar paten ZTE untuk desain layar lipat (mobielkopen.net) Paten ZTE tersebut mengungkap layar eksternal di bagian depan di mana ketika terbuka penuh perangkat akan menjadi tablet.
Sementara, di bagian belakang, terdapat dua kamera dan pemindai sidik jari. ZTE tidak memasukkan ukuran layar dalam paten tersebut, namun ukuran layar akan dua kali ukuran layar eksternal.
Dan, tidak seperti perangkat Samsung yang ditampilkan bulan lalu, layar eksternal dan internal sama tingginya. Perlu dicatat bahwa ZTE telah mengajukan permohonan paten pada 27 Februari tahun ini.
Selama kuartal pertama 2018, ZTE adalah produsen smartphone terbesar keempat di Amerika Serikat. Namun, karena larangan ekspor yang terjadi selama musim semi dan musim panas, Motorola mengambil alih posisi itu selama kuartal kedua dan ketiga tahun ini, menurut data Counterpoint.
Dengan tuduhan pemerintah Amerika Serikat yang menyebut Huawei dan ZTE sebagai ancaman keamanan nasional, perangkat lipat ZTE tersebut diragukan dapat sampai ke Amerika Utara, demikian Phone Arena.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Pemkab Sleman dan Klaten menyepakati pembagian PBJT Candi Prambanan untuk mengoptimalkan PAD dan pengembangan kawasan wisata.
Lomba menyanyi Manunggal Fair Kulonprogo batal mendadak. Peserta kecewa karena sudah datang dan menyiapkan penampilan.
Biaya Haji 2027 berpotensi naik. Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf menyebut kenaikan harga avtur dan situasi geopolitik jadi pertimbangan.
Turki vs Italia di Nations League 2026 digelar di Bursa. Simak jadwal, kondisi pemain, perkiraan susunan, dan rekor pertemuan kedua tim.
Presiden Prabowo Subianto memberhentikan sementara Wagub Babel Hellyana terkait kasus pidana. Gubernur kini menjalankan tugas wakil gubernur.