Sindikat Meterai Palsu Dibongkar, Kerugian Negara Capai Rp1,03 Triliun
Polda Metro Jaya membongkar sindikat meterai palsu lintas provinsi. Sebanyak 16 tersangka ditangkap dengan barang bukti 3,4 juta meterai.
Mobil otonom Blackberry. /BlackBerry
Harianjogja.com, JAKARTA – Tak mau ketinggalan tren, produsen handphone yang kini fokus ke pengembangan perangkat lunak, BlackBerry, akan mempercepat pengembangan kendaraan kemudi otomatis, hal ini disampaikan pihak BlackBerry dalam cuitannya.
“Dengan antisipasi menuju #Tokyo2020, BlackBerry memperluas ekosistem mitra Jepangnya yang kuat untuk mempercepat pengembangan mobil swakemudi” cuitnya.
Dilansir Inside BlacBerry, Jumat (4/1/2019), saat ini, ada \'kebisingan\' yang signifikan tentang kendaran yang bisa mengemudi sendiri atau mobil otonom.
Olimpiade yang akan dilaksanakan di Jepang pada musim panas 2020, akan menjadi ajang perusahaan seperti Toyota yang sudah bersiap untuk menggunakan Olimpiade \'sebagai platform guna memamerkan mobil-mobil self-driving ke dunia, hal ini juga didukung oleh kemitraan dengan perusahaan seperti NVidia untuk perangkat keras dan teknologi perangkat lunak AI.
Dalam hal ini Toyota lebih suka mobil \'otomatis\' melihat mobil sebagai \'mitra\' untuk pengemudi manusia, daripada pengganti. Mereka juga menekankan mengemudi mandiri untuk orang-orang yang tidak bisa mengemudi sendiri, seperti orang tua atau orang cacat. Ini penting untuk masyarakat lanjut usia seperti Jepang.
Pertumbuhan mobil otonom dan terhubung diperkirakan akan meningkat dengan cepat selama 15 tahun 20 tahun ke depan dengan sebagian besar berasal dari wilayah Asia Pasifik, diikuti oleh Amerika Utara dan Eropa.
Bila hal ini bisa menjadi kenyataan, BlackBerry tidak akan meninggalkan akselerator di Jepang. Pihaknya sangat bangga berperan dalam membantu bangsa ini untuk memamerkan inovasi transportasi canggih dan keunggulannya ke dunia melalui Olimpiade Musim Panas 2020!
Jepang secara global terkenal dengan keunggulannya dalam desain, teknik dan manufaktur - terutama di industri otomotif. Negara ini telah menjadi salah satu dari tiga negara teratas untuk pembuatan mobil sejak tahun 1960-an - dengan hampir 8,5 juta kendaraan diproduksi pada 2017 dan merek-merek seperti Toyota, Honda, Nissan, Suzuki, Mazda, Mitsubishi dan Subaru sekarang menjadi nama-nama keburuhan rumah tangga di seluruh dunia, digerakkan oleh jutaan keluarga dan penggemar motor.
BlackBerry juga akan hadir di Consumer Electronics Show (CES) di Las Vegas mulai 8 - 11 Januari 2019. Nantinya BlackBerry akan berada di stan # 7523 (LVCC North Hall) tempat teknologi dan perangkat lunak otomotif canggih dipamerkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
Polda Metro Jaya membongkar sindikat meterai palsu lintas provinsi. Sebanyak 16 tersangka ditangkap dengan barang bukti 3,4 juta meterai.
Benfica dan Anderlecht meraih kemenangan penting pada leg pertama play-off Liga Europa dan membuka peluang lolos ke fase utama.
Ronaldinho tiba di Italia untuk bergabung dengan Ravenna. Legenda Brasil itu membuka peluang tampil lagi dalam laga resmi.
Liga Inggris musim 2026-2027 menerapkan sembilan aturan baru, mulai dari batas waktu restart hingga perluasan kewenangan VAR.
Lando Norris menegaskan McLaren menjadi alasan utama dirinya optimistis menghadapi persaingan Formula 1 pada paruh kedua musim.
Instagram meluncurkan fitur notifikasi untuk orang tua jika remaja berulang kali mencari istilah terkait bunuh diri atau menyakiti diri sendiri.