Dipakai 1,5 Miliar Pengguna, Tik Tok Jadi yang Terpopuler setelah Whatsapp & Messenger
Pengguna aplikasi digital Tik Tok menembus angka 1,5 miliar. Tik Tok menjadi aplikasi non-game terpopuler di dunia setelah Whatsapp dan Messenger.
Ilustrasi Google Chrome dark mode (Youtube)
Harianjogja.com, JOGJA – Google kini tengah menggarap mode gelap alias dark mode untuk browser Chrome Android guna mengurangi konsumsi baterai ponsel. Fitur ini bakal hadir di semua browser Chrome yang dipasang di Android.
Dikutip dari Time Now, Kamis (10/1/2019), warna tampilan layar yang gelap dipercaya dapat menghemat baterai ponsel. Sebelumnya, mode gelap ini tersedia di Chrome Windows dan Mac Os. Hal itu membuat pengguna Android mendesak Google membuat fitur dark mode di Android.
Selain menghemat baterai, model gelap juga ramah mata. Sayangnya, mode gelap ini belum bisa dinikmati semua pengguna. Sebab, Google belum merilis resmi mode gelap tersebut. Dark mode tampaknya menjadi tren yang tengah berkembang di sistem operasi Android.
Sebelumnya, Youtube telah meluncurkan fitur dark mode untuk Android. Fitur ini membuat tampilan Youtube yang biasanya putih menjadi hitam gelap. Meski cukup aneh, lama-kelamaan fitur ini disukai pengguna karena lebih nyaman dilihat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
Pengguna aplikasi digital Tik Tok menembus angka 1,5 miliar. Tik Tok menjadi aplikasi non-game terpopuler di dunia setelah Whatsapp dan Messenger.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.
KAI Commuter menambah 4 perjalanan KRL Jogja-Palur selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 14–17 Mei 2026.
Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping di Beijing membahas Taiwan, AI, tarif dagang, hingga Selat Hormuz.
Semen Padang siap tampil maksimal melawan Persebaya Surabaya meski sudah dipastikan terdegradasi dari BRI Super League 2026.