3 Pelajar Sleman Masuk Timnas Anggar Indonesia di Kejuaraan Asia 2026
Mereka akan menjadi andalan Indonesia pada kategori senjata Degen. Selain atlet, terpilih juga Faidillah Kurniawan sebagai tim pelatih inti skuat anggar Garuda.
Asus Vivobook S S430
Harianjogja.com, JOGJA-Seiring perkembangan tren dan zaman, laptop modern kini sudah tidak dapat lagi tampil kaku dengan satu warna saja. Generasi milenial yang sarat dengan tren kerja mobile juga tidak hanya membutuhkan laptop yang sekadar kencang tetapi juga mudah dibawa bepergian serta memiliki penampilan yang menarik.
Sebagai produsen laptop terdepan di Indonesia, Asus memahami tren laptop dan apa yang dibutuhkan oleh konsumen saat ini. Menjawab hal tersebut Asus memperkenalkan VivoBook S S430, sebuah laptop ringkas dengan performa tinggi yang hadir dengan tampilan penuh gaya dan cocok untuk kaum milenial.
Asus VivoBook S S430 hadir dalam lima pilihan kombinasi warna, yaitu Firmament Green, Starry Grey-Red, Silver Blue-Yellow, Gun Metal serta Icicle Gold. Kelima pilihan warna elegan tersebut membalut desain bodi yang ringkas dan ringan dengan ketebalan hanya 18 milimeter serta bobot hanya 1,4 kilogram, menjadikannya sangat mudah untuk dibawa bepergian.
Kombinasi warna ini juga merepresentasikan jiwa muda yang kreatif dan dinamis. “Laptop ini juga didesain khusus agar penggunanya bisa tampil beda melalui kombinasi warnanya yang unik dan stylish,” ujar Product Marketing Asus, Davina Larissa Rolos, dalam rilis kepada Harian Jogja, Jumat (22/3/2019).
Asus VivoBook S S430 tampil semakin mewah berkat fitur NanoEdge Display. Fitur tersebut memungkinkan layar pada VivoBook S S430 tampil dengan bezel yang sangat tipis. Tidak sampai di situ, tampilan bezel yang tipis ini dihadirkan lewat tiga sisi layar, yaitu bagian atas dan samping, sehingga tampilannya terlihat lebih lega dibandingkan laptop lainnya.
Selain NanoEdge Display, laptop ini juga dibekali fitur eksklusif ErgoLift Design. ErgoLift Design merupakan salah satu inovasi ASUS yang memungkinkan bodi bagian bawah VivoBook S S430 terangkat dan membentuk sudut 3,5° ketika layarnya dibuka. Desain ini membuat kegiatan mengetik menjadi lebih nyaman. Apalagi keyboard-nya sudah dilengkapi dengan LED backlight yang memungkinkan penggunaan dalam kondisi gelap.
Asus VivoBook S S430 hadir dengan sistem operasi Windows 10 yang sudah dilengkapi sistem keamanan terkini termasuk Windows Hello yang sudah terintegrasi dengan sensor sidik jari. Windows Hello merupakan sistem keamanan yang memungkinkan pengguna untuk masuk ke dalam sistem Windows 10 tanpa perlu memasukkan password, cukup dengan memindai sidik jari di sensor fingerprint saja.
Tidak hanya tampil penuh gaya, VivoBook S S430 juga hadir dengan performa kencang. Penggunaan prosesor Intel Core generasi ke-8 yang dikombinasikan dengan RAM DDR4 2400MHz sebesar 8GB membuat laptop ini memiliki performa yang luar biasa. Sementara kehadiran SSD sebesar 256GB di laptop ini memastikan aplikasi dapat berjalan lebih kencang dan tidak memiliki waktu loading yang lama.
Melengkapi konektivitasnya, VivoBook S S430 sudah memiliki 3 port USB Type-A yang salah satunya merupakan USB 3.1. Selain itu terdapat juga port USB Type-C, HDMI, MicroSD Card Reader dan Combo Audio Jack di bodinya. Semua itu memungkinkan pengguna laptop ini tetap terkoneksi dan bisa menggunakan berbagai peripheral tambahan secara leluasa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seskab Teddy mendorong anak putus sekolah kembali belajar melalui Sekolah Rakyat. Program ini disebut telah memberi akses pendidikan bagi 43.000 anak.
BGN mewajibkan ompreng MBG mencantumkan batas waktu konsumsi mulai pekan depan untuk memperkuat keamanan pangan dan mencegah keracunan.
Kekeringan kembali melanda Padukuhan Tirto, Kulonprogo. Warga berharap dropping air dan pembangunan sumur bor menjadi solusi jangka panjang.
Polisi menangkap pengedar sabu di Sukoharjo. Sebanyak 23 paket sabu seberat 9,37 gram dan sejumlah barang bukti disita.
Apindo memproyeksikan ekspor Indonesia membaik pada Juli 2026, tetapi biaya produksi dan permintaan global masih menjadi tantangan.