Dapur MBG Berpotensi Tambah Volume Limbah, SPPG Wajib Penuhi Standar
KLH memperketat pengelolaan air limbah SPPG Program Makan Bergizi Gratis agar tidak mencemari lingkungan. Setiap dapur wajib memenuhi baku mutu.
Foto ilustrasi. Panorama permukaan Pluto yang difoto oleh astronot NASA pada Juli 2015./NASA
Harianjogja.com, JAKARTA - Sekelompok astronom internasional merilis foto pertama lubang hitam dalam sejarah. Foto ini sekaligus menandai revolusi dalam cara umat manusia memahami objek misterius di alam semesta.
Gambar yang dirilis pada Rabu (10/4/2019) itu memperlihatkan lingkaran debu dan gas berwarna jingga yang mengelilingi lubang hitam supermasif yang berada di jantung galaksi Messier 87. Galaksi tersebut berjarak 55 juta tahun cahaya dari Bumi.

Foto pertama lubang hitam yang berhasil ditangkap dalam sejarah/EHT
Lubang hitam sendiri merupakan merupakakan bagian dari alam semesta yang memiliki gravitasi sangat kuat, cahaya dan materi bahkan tak bisa lepas dari objek ini. Lubang hitam sejatinya tak bisa dilihat, namun pengamatan terbaru ini justru hadir sebagai pendobrak hal tersebut.
Foto bersejarah lubang hitam ini ditangkap oleh Event Horizon Telescope (EHT), sebuah jaringan delapan teleskop radio yang tersebar di Antartika, Spanyol, Hawaii, Arizona, Meksiko dan Chili. Jaringan ini diprogram pada 2017 dan melibatkan lebih dari 200 ilmuwan.
"Lubang hitam adalah benda paling misterius di alam semesta. Kami telah melihat apa yang kami pikir tidak dapat dilihat. Kami telah mengambil gambar lubang hitam," ungkap Direktur EHT sekaligus peneliti senior Universitas Harvard, Sheperd Doeleman sebagaiman dikutip The Guardian.
Fakta bahwa lubang hitam tidak memungkinkan cahaya untuk lolos membuat upaya untuk menangkap visualnya sulit. Para ilmuwan harus mencari cincin cahaya, sebuah materi yang terganggu dan radiasi yang berputar dengan kecepatan luar biasa di tepi horizon di sekitar wilayah gelap yang mewakili lubang hitam sebenarnya. hal ini dikenal sebagai bayangan atau siluet lubang hitam.
Ahli astrofisika Dimitrios Psaltis dari University of Arizona, salah satu ilmuwan proyek EHT, mengatakan, "Ukuran dan bentuk bayangan cocok dengan prediksi yang tepat dari teori relativitas umum Einstein. Hal ini membuat kami semakin yakin dengan teori yang dicetuskan Einstein seabad yang lalu."
“Pencitraan lubang hitam hanyalah awal dari upaya kami untuk mengembangkan alat baru yang akan memungkinkan kami untuk menafsirkan data yang sangat kompleks yang diberikan alam semesta kepada kita,” tambah Psaltis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
PSEL DIY ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 18-20 MW untuk sekitar 15.000 rumah.
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.