Dipakai 1,5 Miliar Pengguna, Tik Tok Jadi yang Terpopuler setelah Whatsapp & Messenger
Pengguna aplikasi digital Tik Tok menembus angka 1,5 miliar. Tik Tok menjadi aplikasi non-game terpopuler di dunia setelah Whatsapp dan Messenger.
CEO Facebook, Mark Zuckerberg. (Reuters)
Harianjogja.com, SOLO--Facebook berupaya memudahkan pengguna dalam berkirim pesan. sala satunya dengan mengintegrasikan layanan pesan di Whatsapp, Instagram, dan Messenger.
Dikutip dari Engadget, Senin (6/5/2019), Head of Consumer Product Facebook, Asha Sharma, mengatakan nantinya pengguna Whatsapp, Instagram, dan Messenger bisa mengirim pesan lintas platform. Asha Sharma mengklaim kemampuan ini menjadi salah satu fitur baru yang dihadirkan Facebook pada Messenger.
Meski demikian, belum diketahui pasti kapan fitur anyar dari Facebook itu diluncurkan. CEO Facebook, Mark Zuckerberg, menegaskan butuh waktu lama untuk mengintegrasikan kemampuan berkirim pesan lintas platform tersebut.
Jadi, sampai saat ini belum Facebook mengungkapkan jadwal penyatuan layanan pesan di Instagram, Messenger, dan Whatsapp. Saat ini, integrasi ketiga layanan itu masih dalam tahap awal. Proses tersebut dilaporkan selesai pada akhir 2019 atau awal 2020 mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : solopos.com
Pengguna aplikasi digital Tik Tok menembus angka 1,5 miliar. Tik Tok menjadi aplikasi non-game terpopuler di dunia setelah Whatsapp dan Messenger.
Daftar mobil listrik murah 2026 di Jogja mulai Rp100 jutaan, cocok untuk mobilitas harian dan hemat biaya BBM
Lima pendaki tersambar petir di puncak Gunung Monrolo, Maros. Satu orang meninggal dunia dan empat lainnya selamat.
Pemkab Sleman bekerja sama dengan 34 perguruan tinggi DIY untuk memperluas akses pendidikan melalui Beasiswa Sleman Pintar 2026.
Harga cabai rawit merah nasional mencapai Rp81.300 per kg berdasarkan data PIHPS Bank Indonesia, Senin (25/5/2026)
Kemenkes mencatat 1.443 kasus pemasungan penderita skizofrenia hingga triwulan I 2026 dan mendorong penguatan layanan jiwa