Ekspor Batu Bara dan CPO Lewat Danantara Dimulai 1 Juni, Ini Skemanya
Pemerintah mulai menerapkan ekspor satu pintu melalui PT DSI pada 1 Juni 2026. Batu bara, CPO, dan ferroalloy masuk tahap transisi.
JOGJA-Google telah melakukan pengembangan kemampuan untuk membangun pemberitahuan push ke aplikasi web untuk browser Chrome dan Chrome OS.
Seperti diwartakan Techradar, Minggu (12/5/2013), aplikasi baru itu diberinama Google Cloud Messaging Servise (GCM). Lewat teknologi baru ini memungkinkan para pengguna browser melakukan pengembangan web. Dimana secara realtime pemberitahuan akan langsung dikirimkan ke server Google.
Hal ini berarti pemberitahuan akan dapat melakukan pengiriman secara instan mengenai item yang sama, seperti aplikasi Android. Pada aplikasi Android, pemberitahuan secara langsung bisa diterima para penggunanya.
Adapun pemberitahuan yang akan diberikan berupa skor pertandingan olahraga, harga saham dan layanan cuaca.
Dalam sebuah posting di blog Chromium, Google mengatakan roll dari GCM (yang diumumkan untuk Android di Google I / O tahun lalu) untuk Chrome akan membuat hidup lebih mudah dalam penerapan dan pengembang aplikasi.
Sementara untuk memanfaatkan notifikasi layanan baru ini , pengguna Chrome harus masuk ke account mereka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemerintah mulai menerapkan ekspor satu pintu melalui PT DSI pada 1 Juni 2026. Batu bara, CPO, dan ferroalloy masuk tahap transisi.
Jadwal KRL Jogja-Solo 2 Juni 2026, rute, tarif, dan daftar keberangkatan lengkap dari Yogyakarta hingga Palur.
Jadwal KRL Solo–Jogja 2 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta, tarif Rp8.000 dan rute stasiun utama.
PSSI menargetkan Timnas Indonesia juara Piala ASEAN 2026. Persiapan dilakukan melalui dua tahap pemusatan latihan di Jakarta dan Bali.
Timnas Indonesia U-19 menang 3-0 atas Myanmar di laga perdana Piala AFF U-19 2026 di Deli Serdang.
Biaya tambahan perjalanan luar negeri Presiden Prabowo Subianto ditanggung pribadi, kata Seskab Teddy Indra Wijaya.