Korupsi KONI Solo, Uang Rp355 Juta Disita Kejari
Kejari Solo menyita total Rp355 juta dalam kasus korupsi dana hibah KONI, penyidikan kini hampir rampung.
NEW DELHI?Produsen mobil asal India Tata Motors kembali meluncurkan kendaraan murah terbarunya Nano. Peluncuran ini dimaksudkan untuk mendorong penjualan Nano di negeri tersebut dan seluruh dunia.
Berdasarkan laporan Reuters, Nano diperkenalkan sejak tahun 2009 namun penjualannya pada tahun 2012 turun lebih dari 27%. Akibat penurunan penjualan tersebut, TM mulai melakukan beberapa perubahan fitur yang lebih bagus dan maksimal.
Pengamat otomotif India Mahantesh Sabarad menerangkan dengan menambah perubahan pada fitur terbarunya diharapkan Nano bisa hadir dengan perubahan baru dan mampu mendongkrak penjualan.
Dia mengatakan salah satu perubahan Nano adalah akan hadir produk Nano dengan bahan bakar CNG (Compressed Natural Gas). Dalam rencananya produk tersebut akan diperkenalkan tiga bulan mendatang.
Nano CNG ini akan diberi nama E-Max yang akan diluncurkan di Pabrik Tata Motors daerah Pune, India. Pada acara tersebut juga akan diperkenalkan produk hatchback Indica dan SUV Sumo. Untuk Produk E-Max akan dilengkapi dengan interior yang berbeda dan mewah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kejari Solo menyita total Rp355 juta dalam kasus korupsi dana hibah KONI, penyidikan kini hampir rampung.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 29 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 dengan 16 jadwal keberangkatan.
BPS menjamin data Sensus Ekonomi 2026 hanya untuk statistik, bukan pajak. Pendataan menjadi dasar kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Menteri Rosan Roeslani menilai kolaborasi riset dan industri menjadi kunci mempercepat hilirisasi serta memperkuat daya saing ekonomi nasional.
Mensos Syaifullah Yusuf menegaskan validitas data menjadi kunci Program Sekolah Rakyat agar bantuan pendidikan tepat sasaran bagi keluarga miskin.
Serangan babi hutan dan monyet merusak 5 hektare ladang petani Badui di Lebak. Kerugian diperkirakan mencapai Rp25 juta.