Jadwal KA Bandara YIA Xpress Minggu 26 Juli 2026, Tarif Rp50.000
Cek jadwal KA Bandara YIA Xpress Minggu 26Juli 2026 rute Stasiun Tugu Yogyakarta-Bandara YIA lengkap dengan tarif dan waktu perjalanan.
Ilustrasi Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, WASHINGTON—Pemerintah Amerika Serikat (AS) di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump mengambil langkah baru untuk membatasi masuknya teknologi asal Tiongkok. Melalui kebijakan yang diumumkan Komisi Komunikasi Federal (FCC), Washington resmi melarang impor robot humanoid, robot berkaki empat (quadruped), serta inverter daya generasi terbaru buatan Tiongkok guna melindungi infrastruktur kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan keamanan nasional.
Keputusan yang diumumkan pada Selasa sore waktu setempat tersebut menandai langkah lanjutan AS dalam memperketat pengawasan terhadap rantai pasok teknologi strategis. Aturan baru itu langsung menutup akses masuk bagi model-model robot dan inverter baru asal Negeri Tirai Bambu ke pasar Amerika.
Selain robot humanoid dan robot quadruped, kebijakan ini juga menyasar inverter daya yang terhubung ke jaringan. Perangkat tersebut memiliki fungsi penting dalam menyalurkan listrik dari sumber energi terbarukan maupun baterai menuju jaringan listrik utama serta pusat data (data center).
Laporan yang pertama kali diungkap Reuters menyebut kebijakan tersebut menjadi bagian dari strategi Gedung Putih untuk mengurangi risiko keamanan pada ekosistem AI domestik. Pemerintah AS juga dinilai ingin mendorong pelaku industri memindahkan aktivitas manufakturnya ke wilayah Amerika Serikat.
FCC menilai perangkat buatan Tiongkok berpotensi menciptakan celah pada rantai pasok nasional. Risiko tersebut dikhawatirkan dapat memengaruhi stabilitas ekonomi sekaligus mengancam keamanan infrastruktur penting di Amerika Serikat.
"FCC akan terus melakukan bagian kami untuk mengamankan rantai pasokan kritis Amerika," ujar Ketua FCC Brendan Carr.
Hingga berita ini ditulis, Kedutaan Besar Tiongkok di Washington belum memberikan tanggapan resmi terkait kebijakan tersebut.
Kekhawatiran Terhadap Ancaman Siber
Pasar robot humanoid berbasis AI diproyeksikan berkembang pesat dalam beberapa tahun mendatang, baik untuk kebutuhan konsumen maupun industri manufaktur. Pada saat yang sama, pembangunan pusat data baru di AS juga terus meningkat sehingga membutuhkan pasokan inverter yang dinilai aman dari potensi gangguan siber.
Posisi Tiongkok sebagai pemain utama pasar inverter global melalui perusahaan seperti Sungrow Power Supply dan Huawei menjadi salah satu perhatian regulator Amerika. Persaingan harga yang agresif di pasar Barat turut memperkuat kekhawatiran pemerintah AS terhadap dominasi teknologi asal Tiongkok.
Menteri Keuangan AS Scott Bessent bahkan membuka peluang pemberian sanksi tambahan terhadap perusahaan AI asal Tiongkok apabila terbukti melanggar hak kekayaan intelektual milik Amerika Serikat.
Pemerintah AS juga berupaya menghindari ketergantungan seperti yang pernah terjadi pada komoditas mineral tanah jarang (rare earth), ketika dominasi Tiongkok atas bahan baku strategis tersebut menjadi instrumen tekanan dalam hubungan geopolitik kedua negara.
Berlaku untuk Produk Baru
FCC memperkirakan akan memberikan pengecualian bagi pemasok dari negara selain Tiongkok. Skema serupa sebelumnya telah diterapkan dalam pembatasan impor drone dan router buatan luar negeri.
Aturan terbaru ini langsung berlaku untuk seluruh model robot dan inverter yang belum dipasarkan di Amerika Serikat. Meski demikian, FCC tetap memiliki kewenangan mencabut izin edar produk lama yang sebelumnya telah memperoleh persetujuan penjualan.
Unitree Berpotensi Terdampak
Salah satu perusahaan yang diperkirakan terkena dampak besar ialah Unitree, produsen robot humanoid asal Tiongkok yang menguasai hampir seperlima pangsa pasar global. Perusahaan tersebut sebelumnya pernah bekerja sama dengan Nvidia dalam pemanfaatan cip Blackwell dan telah masuk daftar hitam Pentagon karena diduga memiliki keterkaitan dengan militer Tiongkok.
Otoritas keamanan AS mengkhawatirkan robot-robot canggih tersebut dapat dimanfaatkan untuk memata-matai fasilitas vital, mengambil data sensitif, hingga berpotensi dikendalikan dari jarak jauh oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Langkah FCC memperoleh dukungan dari Anggota DPR AS John Moolenaar yang juga menjabat Ketua Komite Khusus DPR untuk Tiongkok.
"[Keputusan ini] melindungi negara kita dan memperkuat industri robotika bangsa kita," ungkap John Moolenaar.
Antisipasi Kasus Peretasan
Pemerintah AS menyebut kebijakan tersebut juga menjadi langkah pencegahan agar insiden seperti serangan siber Volt Typhoon pada 2023 tidak kembali terjadi. Dalam kasus itu, peretas yang disebut berafiliasi dengan pemerintah Tiongkok mengambil alih router pribadi untuk membobol infrastruktur vital Amerika.
Saat ini Departemen Pertahanan AS juga telah melarang pembelian perangkat sel surya maupun inverter dari entitas asing yang dinilai berisiko, termasuk perusahaan asal Tiongkok.
Hingga kini, pihak Unitree, Sungrow, maupun Huawei belum memberikan tanggapan atas kebijakan pembatasan terbaru yang diterapkan pemerintah Amerika Serikat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cek jadwal KA Bandara YIA Xpress Minggu 26Juli 2026 rute Stasiun Tugu Yogyakarta-Bandara YIA lengkap dengan tarif dan waktu perjalanan.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya berdasarkan data resmi KAI Access.
Jalan Jetis-Karangsemut Bantul ditutup 29-31 Juli 2026 untuk pemasangan box culvert dan pengaspalan. Simak jadwal serta jalur alternatifnya.
Produksi perikanan budidaya Sleman mencapai 29.167 ton dengan nilai Rp810,7 miliar hingga Juni 2026. Pemkab mewaspadai dampak musim kemarau.
Seorang PNS Dinkes Kulonprogo rutin bersepeda ontel ke kantor untuk menjaga kebugaran sekaligus mendukung efisiensi BBM usai harga Pertamax naik.
Pelajari cara membuat gambar dan mengedit foto dengan Gemini AI menggunakan prompt yang tepat agar hasil visual lebih akurat dan menarik.