Terlalu Lama Main Gadget Bisa Rusak Mata, Kenali 8 Tandanya
Terlalu lama menatap layar gadget dapat menyebabkan mata lelah, kering, hingga meningkatkan risiko rabun jauh. Kenali gejalanya dan cara mencegahnya.
Mazda2 versi sedan (JIBI/Harian Jogja/Newmazda.info)
Harianjogja.com, TOKYO -- Setelah merilis model hatchback-nya dengan perubahan yang cukup signifikan, kini Mazda diisukan bakal memperkenalkan Mazda2 versi sedan di Thailand International Motor Expo 2014.
Berdasarkan desas-desus yang berkembang, sebagaimana disadur Liputan6.com dari Inatuonews, Senin (3/11/2014), versi sedan ini hadir dengan mewarisi desain dari Mazda2 terbaru yang beberapa waktu lalu turut dipajang di panggung Indonesia International Motor Show (IIMS) 2014.
Dikatakan, Mazda2 sedan bakal tersedia di sejumlah pasar Asia. Tak hanya itu, mobil juga bakal ekspansi ke Australia dan Eropa.
Adapun, Mazda2 sedan bakal diproduksi di Thailand dan dikemas dengan mesin 1,5 liter SKYACTIV-D, yang mampu menyemburkan tenaga 105 horse power (HP) dan torsi 220 Nm.
Tak cuma itu, mobil turut tersedia dalam varian 1,5 liter SKYACTIV-G dengan output 75 HP dan torsi 135 Nm, atau 90 HP dan 148 Nm.
Jika tak ada aral melintang, Mazda2 sedan bakal melakoni debutnya pada 28 November tahun ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Terlalu lama menatap layar gadget dapat menyebabkan mata lelah, kering, hingga meningkatkan risiko rabun jauh. Kenali gejalanya dan cara mencegahnya.
Kegiatan ini menjadi “magnet” bagi para komunitas dan konsumen pencinta Honda Vario untuk merayakan kebersamaan dan mempererat solidaritas.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang
Astra Motor Yogyakarta melatih 25 karyawan PT Bayer Indonesia menjadi duta safety riding untuk meningkatkan budaya keselamatan berkendara.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Perceraian akibat judi di Indonesia mencapai 4.623 kasus sepanjang 2025. Angkanya melonjak 365 persen dalam lima tahun terakhir.