40 Penumpang Masih di KM Mutiara Sentosa II, Menunggu Evakuasi
Kebakaran KM Mutiara Sentosa II di perairan utara Sumenep menyisakan 40 penumpang di kapal. Sebanyak 218 orang selamat dan 4 meninggal dunia.
Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Reuters)
Harianjogja.com, JAKARTA —Samsung dan BlackBerry mengumumkan kerja sama strategis. Dalam kesepakatan itu, BlackBerry akan menyediakan solusi keamanan mobile-nya untuk perangkat Android raksasa elektronik Korea tersebut.
Hasil dari kerja sama antara kedua perusahaan itu akan tersedia mulai awal 2015. Kerja sama ini akan menggabungkan solusi EMM lintas-platform BES12 BlackBerry dan Samsung KNOX ke dalam sebuah sistem keamanan tunggal untuk smartphone dan tablet Galaxy.
Samsung KNOX dan BES12 akan menyediakan pemisahan lengkap data bisnis dan pribadi. Paket keamanan terbaru itu juga akan menawarkan perbaikan terhadap sejumlah isu keamanan Android tertentu.
Kesepakatan itu dinilai menguntungkan bagi kedua belah pihak. Langkah ini akan langsung menjadikan Samsung pemain utama di pasar enterprise. Di lain pihak, BlackBerry akan mendapatkan aliran dana segar ke dalam bisnisnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran KM Mutiara Sentosa II di perairan utara Sumenep menyisakan 40 penumpang di kapal. Sebanyak 218 orang selamat dan 4 meninggal dunia.
Pemkot Jogja belum menerima informasi perubahan pengawasan SPPG setelah BGN memperketat sanksi kasus keracunan MBG dan menetapkannya sebagai kejadian fatal.
Maroon 5 dipastikan kembali konser di Jakarta pada 5 Februari 2027 di JIS. Simak jadwal Asia Tour 2027 dan informasi terbarunya.
Global Finance merilis daftar negara termiskin di dunia 2026. Burundi, Sudan Selatan, hingga Yaman masih bergelut dengan kemiskinan ekstrem.
Dukcapil mengungkap tren nama unik warga Indonesia, mulai dari Naruto, Taylor Swift, hingga nama pahlawan nasional. Nama-nama tradisional juga mulai tergeser ol
Pendapatan retribusi Pantai Parangtritis dan Depok mencapai Rp2,4 miliar pada Juli 2026. Pemkal Parangtritis mengevaluasi layanan dan optimistis target PAD wisa