BPPTKG Tegaskan Pendakian Gunung Merapi Belum Aman Dilakukan
BPPTKG belum merekomendasikan pembukaan pendakian Gunung Merapi karena ancaman awan panas, erupsi, dan lontaran material masih tinggi.
Huawei Mate 20. (Istimewa)
Harianjogja.com, BEIJING—Huawei tampaknya telah menetapkan inovasi baru dalam layar smartphone miliknya, Huawei Mate 20. Inovasi baru tersebut merupakan layar notch mini yang mirip dengan tetes air atau "waterdrop". Tampilan ini memang bukan yang pertama, sebelumnya Oppo F9 juga menampilkan desain tersebut.
Dikutip Jaringan Informasi Bisnis Indonesia dari T3, Selasa (9/10/2018), tidak hanya sampai di situ, ponsel juga tampaknya akan memiliki desain bezel tipis. Sementara itu, ponsel yang lebih unggul, Mate 20 Pro akan mengusung layar lebih besar yakni LCD 6,4 inci dengan resolusi 2244 x 1080.
Handset juga akan dibekali dengan prosesor terbaru yakni, Kirin 980 octa core, serta konfigurasi penyimpanan RAM 8GB dan memori internal 512GB. Untuk kapasitas baterainya, ponsel akan dibekali daya 4.000 mAh.
Namun sayangnya, ponsel kabarnya tak dilengkapi dengan pengenalan wajah (Face ID) karena kurangnya sensor. Sebaliknya akan ada sensor sidik jari yang terletak di bawah kamera belakang. Kamera belakangnya sendiri disisipi 3 lensa dengan lampu kilat LED.
Huawei Mate 20 dan Mate 20 Pro diharapkan akan diluncurkan pada 16 Oktober.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
BPPTKG belum merekomendasikan pembukaan pendakian Gunung Merapi karena ancaman awan panas, erupsi, dan lontaran material masih tinggi.
Fabio Quartararo resmi ke Honda HRC dengan kontrak 2 musim! Juara dunia 2021 ini gantikan Joan Mir dan siap hadapi era 850cc MotoGP. Simak selengkapnya.
Istana Kepresidenan menegaskan Presiden Prabowo Subianto belum berencana melakukan reshuffle Kabinet Merah Putih meski evaluasi terus berjalan.
Final Piala AFF 2026: Timnas putri Indonesia vs Laos di Kuala Lumpur, Rabu 22 Juli pukul 19.45 WIB. Indonesia incar gelar kedua, Laos debut final.
Menjaga bumi tidak selalu dimulai dari langkah besar. Terkadang, cukup dengan menanam satu pohon yang kelak memberi kehidupan bagi banyak orang
Teknologi OTA pada mobil listrik dinilai membuka celah serangan siber. Pakar mengingatkan risiko peretasan kendaraan dan pentingnya perlindungan data pengguna.