Mendiktisaintek Minta Kampus Dirikan UPZ untuk Bantu Mahasiswa
Mendiktisaintek Brian Yuliarto meminta PTN mendirikan UPZ untuk mengoptimalkan zakat sebagai sumber bantuan pendanaan mahasiswa.
Tata Harrier/Ist-auto.ndtv.com
Harianjogja.com, JAKARTA-Pabrikan mobil India, Tata Motor, akan meluncurkan model Harrier yang ditunggu-tunggu. Harrier akan diluncurkan pada 23 Januari 2019, demikian dilansir Times of India, Senin (24/12/2018) waktu setempat.
Harrier akan menjadi saingan langsung untuk Jeep Compass, sementara varian yang lebih rendah akan bersaing dengan mobil-mobil seperti Hyundai Creta dan Mahindra XUV500. Harrier diperkirakan dibanderol di kisaran Rs 15 lakh hingga Rs 21 lakh (Rp311 juta hingga Rp436 juta).
Mobil Sport Utility Vehicle (SUV) berbasis konsep H5X dibangun pada platform D8 Jaguar Land Rover, yang menopang SUV seperti Land Rover Discovery Sport dan Range Rover Evoque. Mobil tersebut akan ditenagai mesin diesel 2.0 liter turbocharged baru yang dipasangkan dengan transmisi manual enam percepatan, menghasilkan tenaga 140 PS (Pferdestarke) dan torsi puncak 350Nm.
Tata Harrier juga dilengkapi beberapa fitur mode mengemudi (Eco, City dan Sport) bersama dengan tiga mode Respon Terrain dari Electronic Stability Program (ESP) - Normal, Basah dan Kasar.
Pada bagian depan, mobil ini dilengkapi lampu LED siang hari terintegrasi dan di bawahnya terdapat lampu depan proyektor jenis intensitas tinggi (HID), serta lampu kabut dengan fungsi menikung. Tata Harrier memiliki panjang 4,598 mm, lebar 1,894 mm (tanpa spion), dan tinggi 1,706 mm. Bagian belakang mobil menampilkan cluster lampu ekor LED yang cocok dengan desain SUV.
Untuk interior, Harrier menggunakan dual-tone premium berwarna hitam dan cokelat. Pada mobil ini juga disematkan layar sentuh TFT 8,8 inci pada konsol tengah yang dilengkapi dengan suite infotainment ConnectNext Tata dan sistem audio sembilan speaker dari JBL, mendukung penggunaan Android Auto dan Apple CarPlay.
Tata Harrier akan diluncurkan dalam desain lima kursi, tetapi diharapkan akan diikuti juga oleh versi tujuh kursi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Mendiktisaintek Brian Yuliarto meminta PTN mendirikan UPZ untuk mengoptimalkan zakat sebagai sumber bantuan pendanaan mahasiswa.
Bagayoko yakin PSS Sleman tampil lebih baik saat menghadapi Madura United pada pekan kedua BRI Super League di Stadion Maguwoharjo.
Bupati Gunungkidul meluncurkan Puslatkab sebagai persiapan atlet menghadapi Porda dan Peparda DIY di Kulonprogo tahun depan.
Herbalife dan Yayasan Cita Sehat meluncurkan program pencegahan stunting di Kedungkeris Gunungkidul yang menyasar 275 penerima manfaat.
Wacana peleburan BMKG dan Badan Geologi dinilai bisa memperkuat mitigasi bencana, tetapi regulasi dan anggaran perlu disiapkan.
DPRD Kota Jogja mendorong optimalisasi parkir melalui penataan titik, evaluasi tarif, turnover kendaraan, dan teknologi digital.