Erupsi Anak Krakatau Batalkan 5 Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru
Lima penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru dibatalkan akibat abu vulkanik erupsi Anak Gunung Krakatau.
Ponsel layar lipat (Reuters-Stephen Lam)
Harianjogja.com, JAKARTA - ZTE dilaporkan telah mengajukan paten desain layar lipat kepada regulator Hak Kekayaaan Intelektual Tiongkok (CNIPA) pada awal tahun ini, yang baru saja diterbitkan oleh organisasi tersebut.
Sebelumnya, ZTE telah meluncurkan ponsel layar lipat ZTE Axon M 2017 yang menggunakan dua layar terpisah 5,2 inci yang dihubungkan dengan engsel. Desain seperti ini jelas bukan teknologi yang sama dengan Samsung, Huawei, LG yang diharapkan akan diluncurkan tahun depan.
Rupanya, ZTE ingin bergabung dalam daftar pabrikan ponsel yang akan menawarkan perangkat ponsel layar lipat.
Dikutip dari Phone Arena, Senin, desain yang diajukan ZTE tersebut berbeda dari Axon M, namun mirip dengan bentuk yang diluncurkan Samsung bulan lalu. Hasil tangkap layar paten ZTE untuk desain layar lipat (mobielkopen.net) Paten ZTE tersebut mengungkap layar eksternal di bagian depan di mana ketika terbuka penuh perangkat akan menjadi tablet.
Sementara, di bagian belakang, terdapat dua kamera dan pemindai sidik jari. ZTE tidak memasukkan ukuran layar dalam paten tersebut, namun ukuran layar akan dua kali ukuran layar eksternal.
Dan, tidak seperti perangkat Samsung yang ditampilkan bulan lalu, layar eksternal dan internal sama tingginya. Perlu dicatat bahwa ZTE telah mengajukan permohonan paten pada 27 Februari tahun ini.
Selama kuartal pertama 2018, ZTE adalah produsen smartphone terbesar keempat di Amerika Serikat. Namun, karena larangan ekspor yang terjadi selama musim semi dan musim panas, Motorola mengambil alih posisi itu selama kuartal kedua dan ketiga tahun ini, menurut data Counterpoint.
Dengan tuduhan pemerintah Amerika Serikat yang menyebut Huawei dan ZTE sebagai ancaman keamanan nasional, perangkat lipat ZTE tersebut diragukan dapat sampai ke Amerika Utara, demikian Phone Arena.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Lima penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru dibatalkan akibat abu vulkanik erupsi Anak Gunung Krakatau.
Kelok 23 Gunungkidul-Bantul mulai uji coba 14-20 September. Simak jam operasional dan kendaraan yang boleh melintas.
Scam wisatawan makin canggih. Kenali pembajakan reservasi hotel dan pesan penerbangan palsu agar tidak kehilangan uang saat liburan.
Agenda Jogja Senin 14 September 2026 diramaikan FKY Sleman Day, Festival Literasi, hingga cek kesehatan gratis.
Riwayat pembayaran kredit kini menjadi salah satu informasi yang diperhatikan lembaga jasa keuangan ketika menilai pengajuan pembiayaan. Data tersebut tercatat
PSIM Jogja tertahan di posisi ke-12 klasemen sementara Super League seusai kalah 0-1 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo.