AI Tak Sekadar Teknologi, Ini Tantangan Bagi Perguruan Tinggi
Perkembangan AI dinilai harus tetap berpijak pada martabat manusia, kemampuan berpikir kritis, etika, dan tanggung jawab.
Ilustrasi./Honda
Harianjogja.com, JAKARTA -- Saat mengendarai sepeda motor posisi tubuh perlu diperhatikan dengan benar agar nyaman saat berkendara. Posisi tubuh yang baik memberikan manfaat bagi kesehatan pengendara.
Namun, tidak banyak orang yang tahu posisi berkendara yang benar. Tak heran, banyak orang yang mengeluh selalu pegal-pegal usai mengendarai sepeda motor.
Berikut tips mengendarai sepeda motor yang benar.
Ride on Position
Pada posisi ini, tubuh bagian atas pengendara lebih santai. Ini karena posisi punggung tegak sehingga dapat menurunkan stres pada bagian bahu, punggung dan leher. Selain itu, posisi lutut yang relatif rata dengan pinggul dapat mengurangi stres atau ketegangan pada paha, ditunjang dengan desain jok yang mampu menyangga dengan baik.
Leasure Position
Leasure position merupakan posisi di mana kaki dapat berpindah ke bagian depan ketika sedang berkendara. Posisi ini dapat digunakan untuk menurunkan ketegangan pada kaki bagian bawah atau betis saat perjalanan jarak jauh.
Manfaat bagi kesehatan bila berkendara dengan benar:
1. Memperkuat Otot Perut dan Pinggang
Posisi tubuh yang tepat saat aktivitas berkendara seperti berbelok, menempuh jalan lurus, berkendara melewati medan yang berat, dan sebagainya akan memperkuat otot perut dan pinggang pengendara. Ini membuat tulang punggung mendapatkan penopang yang kokoh dan kuat, sehingga tidak cepat pegal..
2. Memperkuat Leher dan Tulang Belakang
Posisi berkendara yang tepat dapat menjadi terapi yang sangat baik untuk leher dan tulang belakang? Ini berhubungan dengan posisi leher saat mengenakan helm.
Jika posisi duduk benar, helm yang menjadi beban tambahan dapat dijadikan latihan kekuatan leher pengendara. Sebab itu, posisi berkendara yang tegap dan tidak loyo akan memperkuat otot leher dan tulang belakang.
3. Mendukung Metabolisme
Meski hanya duduk di atas jok, berkendara adalah aktivitas yang cukup melelahkan karena menuntut tenaga dan tingkat kebugaran. Ini membuat proses metabolisme/pembakaran dalam tubuh semakin meningkat.
Postur tubuh yang baik tidak hanya akan mendukung peningkatan metabolisme, tapi juga meredam feedback negatif yang dirasakan tubuh setelah berkendara, seperti capai dan pegal.
4. Memperkuat Paha dan Lutut
Postur tubuh yang benar dan stabil saat berkendara motor akan memperkuat paha dan lutut. Ini dikarenakan aktivitas berkendara membuat otot-otot penunjang sendi menjadi lebih kuat dan lentur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perkembangan AI dinilai harus tetap berpijak pada martabat manusia, kemampuan berpikir kritis, etika, dan tanggung jawab.
Hari Jadi ke-75 Kulonprogo resmi dimulai. Bupati Agung Setyawan mendorong akselerasi pembangunan, investasi, ruang publik, dan ekonomi warga.
China siap mengambil alih keketuaan BRICS pada 2027. Xi Jinping mengajukan empat usulan untuk memperkuat kerja sama Selatan Global.
Basarnas mencari tujuh pendaki yang terjebak di Pos 3 Gunung Nokilalaki, Sigi, Sulteng, setelah kehabisan logistik makanan.
India dan China sepakat mengupayakan penyelesaian sengketa perbatasan serta menjaga perdamaian dan ketenangan di kawasan Himalaya.
Basarnas memusatkan pencarian jurnalis hilang di Sektor X selatan Gunung Anak Krakatau dengan area pencarian mencapai 6.024 NM persegi.