Juergen Klopp Mulai Era Baru Timnas Jerman, Apa Prioritas Pertamanya?
Juergen Klopp resmi memulai tugas sebagai pelatih Timnas Jerman dan langsung menyiapkan langkah membangun kembali Die Mannschaft.
Ilustrasi. /Solopos-Sunaryo Haryo Bayu
Harianjogja.com, JOGJA — Jas hujan memiliki segudang fungsi, utamanya saat musim penghujan. Sayangnya, meski memiliki banyak fungsi, kita cenderung abai terkait perawatan jas hujan.
Kebanyakan dari kita akan memilih menyimpan jas hujan di box usai dipakai. Alhasil jas hujan akan menjadi bau apek. Padahal, perawatan dari jas hujan sangatlah mudah, yakni tinggal cuci-bilas.
Anda tinggal menyiapkan ember berisi air bersih. Bilas jas hujan terlebih dahulu di kucuran air keran. Setelah kotoran terangkat, agar lebih bersih gunakan sabun cair untuk lebih membersihkan permukaan jas hujan.
Sebisa mungkin saat jangan dikucek karena akan merusak jas hujan. Sebab jas hujan akan rusak. Setelah itu, kibas-kibaskan agar air yang masih banyak di jas hujan terbuang. Lalu gantungkan sampai kering.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Juergen Klopp resmi memulai tugas sebagai pelatih Timnas Jerman dan langsung menyiapkan langkah membangun kembali Die Mannschaft.
Sidang perdana Little Aresha mengungkap dugaan kekerasan terhadap anak, termasuk kepala anak yang disebut ditenggelamkan ke bak mandi.
Anggaran pendidikan RI 2027 mencapai Rp820,9 triliun. Simak perbandingan rasio pendidikan Indonesia dengan negara ASEAN.
DPR menyetujui Nuzran Joher sebagai Ketua Ombudsman RI periode 2026–2031 menggantikan Hery Susanto yang diberhentikan tidak dengan hormat.
Eks Direktur Teknis Kepabeanan Fadjar Donny Tjahjadi didakwa merugikan negara Rp7,37 triliun dalam kasus ekspor CPO.
Bansos beras Gunungkidul naik menjadi 162.274 keluarga penerima manfaat. Penyaluran dimulai 18 Agustus dan ditarget selesai 18 September 2026.