Klasemen Super League 2026/2027, Arema FC di Puncak
Klasemen Super League 2026/2027 usai pekan pertama menempatkan Arema FC di puncak, Persib kedua dan Persija keenam.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA — Setiap orang pasti ingin sistem operasional Windows yang ada di laptop dan PC awet. Namun, terkadang kita melalukan beberapa hal yang justru membuat Windows tersebut tidak bertahan lama. Padahal, niat awal dari kita adalah agar Windows tersebut bisa berjalan secara maksimal. Lalu apa saja yang bakal membuat Windows Anda cepat jebol? Simak penjelasan di bawah ini :
Mengubah registry editor Windows seperti untuk menonaktifkan pengaturan tertentu, membuat perangkat lunak berjalan lebih lancar, atau memecahkan masalah tertentu. Tapi, langkah ini jangan Anda lakukan. Sebab, akan, mengganggu kinerja driver, membatasi akses ke fitur yang sering dipakai.
Keberadaan Windows Update penting untuk mengakses fitur baru yang diperkenalkan oleh Microsoft, mempercepat kinerja OS, menghilangkan bug, dan membuat OS melawan malware jahat. Jika Windows Update dimatikan penurunan kinerja akan terjadi.
Microsoft Defender Firewall ini berfungsi memblokir berbagai akses mencurigakan ke Windows. Jika Microsoft Defender Firewall dimatikan, maka Anda akam membiarkan virus dan malware masuk ke Windows.
Memberikan perintah sesukanya di Command Prompt akan menimbulkan error pada sistem Windows
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Klasemen Super League 2026/2027 usai pekan pertama menempatkan Arema FC di puncak, Persib kedua dan Persija keenam.
Mediator Timur Tengah, termasuk Qatar, menyiapkan elemen kesepakatan Iran-AS di tengah negosiasi jalur pelayaran Selat Hormuz.
BGN menutup 1.999 dapur SPPG pelaksana MBG karena belum mendaftarkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi atau SLHS.
Cuaca hari ini, BMKG mengingatkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Aceh dan Sumatera Utara. DIY diprediksi cerah.
Prabowo meminta penambahan pesawat modifikasi cuaca dan menyiapkan drone berkapasitas 50 kg air untuk mitigasi karhutla.
Yusril Ihza Mahendra menilai tak ada persoalan mendasar dalam isi buku Islam ala Prabowo dan meminta publik memahami isinya secara utuh.