Judi Online Picu Ribuan Perceraian, Jawa Timur Jadi Wilayah Tertinggi
Perceraian akibat judi di Indonesia mencapai 4.623 kasus sepanjang 2025. Angkanya melonjak 365 persen dalam lima tahun terakhir.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA — Setiap orang pasti ingin sistem operasional Windows yang ada di laptop dan PC awet. Namun, terkadang kita melalukan beberapa hal yang justru membuat Windows tersebut tidak bertahan lama. Padahal, niat awal dari kita adalah agar Windows tersebut bisa berjalan secara maksimal. Lalu apa saja yang bakal membuat Windows Anda cepat jebol? Simak penjelasan di bawah ini :
Mengubah registry editor Windows seperti untuk menonaktifkan pengaturan tertentu, membuat perangkat lunak berjalan lebih lancar, atau memecahkan masalah tertentu. Tapi, langkah ini jangan Anda lakukan. Sebab, akan, mengganggu kinerja driver, membatasi akses ke fitur yang sering dipakai.
Keberadaan Windows Update penting untuk mengakses fitur baru yang diperkenalkan oleh Microsoft, mempercepat kinerja OS, menghilangkan bug, dan membuat OS melawan malware jahat. Jika Windows Update dimatikan penurunan kinerja akan terjadi.
Microsoft Defender Firewall ini berfungsi memblokir berbagai akses mencurigakan ke Windows. Jika Microsoft Defender Firewall dimatikan, maka Anda akam membiarkan virus dan malware masuk ke Windows.
Memberikan perintah sesukanya di Command Prompt akan menimbulkan error pada sistem Windows
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perceraian akibat judi di Indonesia mencapai 4.623 kasus sepanjang 2025. Angkanya melonjak 365 persen dalam lima tahun terakhir.
KPK buka peluang pengembangan kasus pemerasan imigrasi ke daerah. Total kerugian capai Rp145,5 miliar.
Harga cabai rawit merah tembus Rp65.000/kg. Cek daftar lengkap harga pangan terbaru 18 Juni 2026 dari PIHPS.
Menjaga komitmen untuk terus tumbuh secara sehat dan berkelanjutan, Bank Jateng menyambut nahkoda baru di jajaran dewan komisaris.
Muhammadiyah dorong evaluasi Program Makan Bergizi Gratis agar lebih efektif, transparan, dan berdampak bagi SDM Indonesia.
Gibran ajak 5 mahasiswa ikut kunjungan kerja ke NTT hingga Papua untuk meninjau program prioritas pemerintah dan serap aspirasi.