Serangan Siber Sasar 3 Fasilitas Bank Darah di Prancis
Serangan siber mengubah pengaturan suhu tiga fasilitas bank darah di Prancis. Sistem alarm berhasil mencegah kerusakan plasma dan produk darah.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA — Setiap orang pasti ingin sistem operasional Windows yang ada di laptop dan PC awet. Namun, terkadang kita melalukan beberapa hal yang justru membuat Windows tersebut tidak bertahan lama. Padahal, niat awal dari kita adalah agar Windows tersebut bisa berjalan secara maksimal. Lalu apa saja yang bakal membuat Windows Anda cepat jebol? Simak penjelasan di bawah ini :
Mengubah registry editor Windows seperti untuk menonaktifkan pengaturan tertentu, membuat perangkat lunak berjalan lebih lancar, atau memecahkan masalah tertentu. Tapi, langkah ini jangan Anda lakukan. Sebab, akan, mengganggu kinerja driver, membatasi akses ke fitur yang sering dipakai.
Keberadaan Windows Update penting untuk mengakses fitur baru yang diperkenalkan oleh Microsoft, mempercepat kinerja OS, menghilangkan bug, dan membuat OS melawan malware jahat. Jika Windows Update dimatikan penurunan kinerja akan terjadi.
Microsoft Defender Firewall ini berfungsi memblokir berbagai akses mencurigakan ke Windows. Jika Microsoft Defender Firewall dimatikan, maka Anda akam membiarkan virus dan malware masuk ke Windows.
Memberikan perintah sesukanya di Command Prompt akan menimbulkan error pada sistem Windows
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Serangan siber mengubah pengaturan suhu tiga fasilitas bank darah di Prancis. Sistem alarm berhasil mencegah kerusakan plasma dan produk darah.
TNI mengerahkan dua helikopter untuk patroli udara memantau pergerakan TPNPB-OPM di Intan Jaya, Papua Tengah, sekaligus mengunjungi pos pasukan.
Polisi membongkar sindikat pemalsuan tinta Epson di Jakarta setelah investigasi 18 bulan. Lebih dari 20 orang dibawa untuk dimintai keterangan.
Kejagung menggeledah enam lokasi di Jakarta terkait dugaan korupsi nikel Sulawesi Tenggara periode 2013-2025 dan menyita uang Rp11,795 miliar.
TNBTS mengingatkan wisatawan mematuhi batas aman kawah Bromo pascaerupsi Kamis (5/11/2026). Status gunung masih Level II atau waspada.
Wamenko Pangan Hanif Faisol menegaskan tidak ada PSN atau proyek cetak sawah di TN Wasur. Lahan bekas karhutla harus dikembalikan sesuai fungsi ruangnya.