Ganti Kartu SIM Saat HP Menyala, Apakah Aman?
Ganti kartu SIM saat HP menyala bisa dilakukan pada banyak ponsel. Simak risiko, langkah aman, dan hal yang perlu diperhatikan.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA — Setiap orang pasti ingin sistem operasional Windows yang ada di laptop dan PC awet. Namun, terkadang kita melalukan beberapa hal yang justru membuat Windows tersebut tidak bertahan lama. Padahal, niat awal dari kita adalah agar Windows tersebut bisa berjalan secara maksimal. Lalu apa saja yang bakal membuat Windows Anda cepat jebol? Simak penjelasan di bawah ini :
Mengubah registry editor Windows seperti untuk menonaktifkan pengaturan tertentu, membuat perangkat lunak berjalan lebih lancar, atau memecahkan masalah tertentu. Tapi, langkah ini jangan Anda lakukan. Sebab, akan, mengganggu kinerja driver, membatasi akses ke fitur yang sering dipakai.
Keberadaan Windows Update penting untuk mengakses fitur baru yang diperkenalkan oleh Microsoft, mempercepat kinerja OS, menghilangkan bug, dan membuat OS melawan malware jahat. Jika Windows Update dimatikan penurunan kinerja akan terjadi.
Microsoft Defender Firewall ini berfungsi memblokir berbagai akses mencurigakan ke Windows. Jika Microsoft Defender Firewall dimatikan, maka Anda akam membiarkan virus dan malware masuk ke Windows.
Memberikan perintah sesukanya di Command Prompt akan menimbulkan error pada sistem Windows
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ganti kartu SIM saat HP menyala bisa dilakukan pada banyak ponsel. Simak risiko, langkah aman, dan hal yang perlu diperhatikan.
Agrinas Palma Nusantara menggandeng Smart Batik Indonesia di Sleman untuk mengembangkan batik berbahan turunan kelapa sawit yang lebih ramah lingkungan.
Pemerintah menyiapkan insentif 2027 berupa magang nasional 150.000 peserta, pelatihan vokasi, PPh DTP pekerja, dan fasilitas perumahan.
DPRD Bantul bersama Disdikpora dan BKPSDM mengkaji ulang penempatan guru. Pendataan kebutuhan tenaga pendidik direncanakan mulai tahun depan.
Bahlil Lahadalia mengkaji penambahan kuota Pertalite pada akhir Oktober 2026 menyusul lonjakan konsumsi akibat peralihan dari BBM nonsubsidi.
Gerakan Pangan Murah Bantul menjual beras premium Rp14.000 per kg dan telur Rp22.000 per kg untuk membantu menjaga daya beli masyarakat.