CKG Bantul Diburu 460.000 Warga, Dinkes Gencarkan Jemput Bola
Dinkes Bantul menargetkan 460.000 warga mengikuti Program Cek Kesehatan Gratis 2026 dengan strategi jemput bola hingga komunitas.
Semuel Abrijani Pangerapan (kiri) memberikan cinderamata kepada Delegasi G20 asal India, Naman Upadhyaya dalam acara penutupan forum Digital Innovation Network (DIN) G20 di Nusa Dua, Badung, Bali, Minggu (2/9/2022)./Antara
Harianjogja.com, BALI—Indonesia secara simbolis menyerahkan keberlanjutan dari Digital Innovation Network (DIN) G20 kepada India yang pada 2023 akan melanjutkan Presidensi G20 di negaranya.
Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Direktur Jendral Aplikasi dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Dirjen Aptika Kemenkominfo, Semuel Abrijani Pangerapan, kepada Under Secretary Ministry of External Affairs India, Naman Upadhyaya.
Semuel percaya bahwa kolaborasi merupakan kunci pengembangan ekosistem startup secara global. “Dan kami mengharapkan bahwa hasil nyata yang menjadi warisan dari Digital Innovation Network selama tiga hari membahas inovasi dan kolaborasi bisa tersebar di seluruh dunia. Kami juga mengharapkan akan ada kelanjutan dari upaya kami menyelenggarakan acara ini dalam presidensi selanjutnya," kata Semuel sebelum menyerahkan keberlanjutan DIN G20 kepada perwakilan India di Nusa Dua, Bali, Minggu (4/9/2022).
Under Secretary Ministry of External Affairs India, Naman Upadhyaya, juga mengemukakan pendapat serta mengapresiasi berlangsungnya DIN G20 2022 di Indonesia. Ia menilai bahwa acara itu telah memberikan perspektif baru dalam pengembangan ekosistem startup dan inovasi digital di tengah transformasi digital global.
BACA JUGA: Ilmuwan Temukan Cara Berkirim Pesan Teks Ketika Berada di Bawah Air
"Acara ini menghadirkan serta menghubungkan banyak startup serta modal ventura. Menampilkan inovasi menarik lewat Digital Innovation Network, dan saya mengucapkan selamat kepada Indonesia karena telah berhasil mengatur dan menciptakan acara yang sukses," ujar Naman Upadhyaya.
Naman lebih lanjut mengungkapkan bahwa India dalam G20 tahun depan juga akan mengangkat beberapa topik yang telah dibawa Indonesia dalam Presidensi G20 di 2022 terutama dalam membahas transformasi digital.
Beberapa fokus bahasannya di antaranya terkait inovasi teknologi digital, keamanan siber dan digital, konektivitas digital, dan literasi digital. Diharapkan dengan pembahasan-pembahasan tersebut akan lebih banyak pemikiran, ide, dan solusi baru untuk menjawab tantangan global di era digitalisasi masa kini.
"Mewakili Pemerintah India dan masyarakat di India, saya mengundang anda semua untuk datang ke India dan bisa memberikan inovasi digital yang lebih baik lagi," tutup Naman.
BACA JUGA: Rilis 7 September, Ada 3 Hal Baru di iPhone 14 Pro dan Pro Max
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Dinkes Bantul menargetkan 460.000 warga mengikuti Program Cek Kesehatan Gratis 2026 dengan strategi jemput bola hingga komunitas.
Wali Kota Jogja luncurkan SAKTI PURNABAKTI, program senior living dan health tourism untuk tingkatkan kualitas hidup lansia.
Messi samai rekor Klose di Piala Dunia, Mbappe mengancam. Siapa jadi top skor sepanjang masa?
Rupiah diproyeksi menguat hari ini di tengah pelemahan dolar AS dan sentimen damai AS-Iran meski masih tertekan isu tarif.
Sedikitnya 12 kapanewon di Gunungkidul rawan kekeringan di musim kemarau tahun ini. Upaya droping sudah dipersiapkan untuk membantu warga yang kesulitan air.
Qodari tegaskan dialog kunci demokrasi usai aksi mahasiswa UGM, sekaligus bela program MBG sebagai mandat rakyat.