Advertisement

Meski Penjualan Agustus Tumbuh Signifikan, Pasar Sepeda Motor Masih Tertekan

Khadijah Shahnaz
Minggu, 11 September 2022 - 03:37 WIB
Sirojul Khafid
Meski Penjualan Agustus Tumbuh Signifikan, Pasar Sepeda Motor Masih Tertekan Sepeda motor - Bisnis.com

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Penjualan sepeda motor pada Agustus tercatat naik 60, 8 persen (month to month/mtm) atau sebanyak 524.821 unit dibandingkan penjualan bulan sebelumnya sebanyak 326.457 unit.

Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), penjualan sepeda motor domestik pada periode Agusuts mencatatkan kenaikan 11,6 persen (year on year/yoy) dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu sebanyak 470.065 unit. Dari sisi ekspor, kinerja itupun menunjukan pertumbuhan tipis. 

Advertisement

Ekspor sepeda motor pada Agustus naik 5,7 persen mtm atau sebanyak 75.481 unit dibandingkan ekspor sepeda motor pada Juli sebanyak 71.420 unit. Ekspor pada Agustus pun lebih tinggi 2,7 persen yoy atau naik 1.960 unit dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.

Adapun, penjualan domestik selama Januari-Agustus 2022 itu turun 6 persen dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak 3.296.796 unit. Realisasi ekspor pada periode sama juga mengalami penurunan 8,9 persen yoy menjadi 493.448 unit, dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak 541.749 persen.

BACA JUGA: Mobil Listrik Pertama Wuling Air ev Sudah Mengaspal di Jogja

Sebelumnya, Ketua Bidang Komersial Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), Sigit Kumala, mengatakan penurunan penjualan sepeda motor diakibatkan pasokan semikonduktor yang tersendat. Ini membuat produksi motor terhambat, khususnya untuk model skuter matik.

Padahal, permintaan konsumen cukup tinggi. Para pelaku industri sepeda motor yang tidak bisa menyuplai permintaan sehingga berakibat pada panjangnya daftar antrian pengiriman.

Masalah tersebut, tambah Sigit, terjadi sejak Maret. Hal tersebut diperparah Tiongkok yang kembali memberlakukan lockdown untuk mencegah penularan Covid-19.

AISI pun menargetkan target konservatif pada tahun ini sebanyak 5,1 juta hingga 5,4 juta atau tumbuh 2 sampai 8 persen dibandingkan penjualan tahun lalu.

BACA JUGA: Istana Kepresidenan di IKN Bakal Gunakan Mobil Listrik

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Bisnis

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Perkuat Penerapan Hukum Lingkungan, KLHK Luncurkan I-Lead

News
| Jum'at, 27 Januari 2023, 14:37 WIB

Advertisement

alt

Menengok Lava Bantal, Destinasi yang Dahulu Hanya Jadi Objek Penelitian Mahasiswa

Wisata
| Jum'at, 27 Januari 2023, 11:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement